SP
Tembok Raksasa Memperluas Pencaplokan Zionis terhadap Gaza: Saatnya Umat Sadar Perlunya Kepemimpinan Islam
TanahRibathMedia.Com—Baru-baru ini tersiar kabar bahwa Israel secara diam-diam telah membangun sebuah tembok tanah besar sepanjang 23 kilometer yang membelah separuh lebih Jalur Gaza. Dilansir dari Associated Pers pada hari Selasa 21 Juli lalu, hal ini terungkap melalui citra satelit yang menunjukkan proses pembangunannya yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir (kompas.id, 21-7-2026).
Proyek pembangunan tembok raksasa tersebut memperluas pemisahan wilayah di Jalur Gaza, melewati sejumlah pemukiman Palestina yang penghuninya lebih dari dua juta penduduk, yang sudah hancur akibat bombardir Zionis. Pembangunan tembok itu memperlihatkan secara gamblang bahwa ambisi zionis tidak pernah padam, yaitu ingin menguasai seluruh wilayah Gaza sampai tidak tersisa sedikit pun.
Israel sudah jelas tidak akan pernah sudi memberikan kemerdekaan bagi rakyat Palestina meskipun seluruh dunia memberikan pertentangan. Banyak solusi ditawarkan, dilakukan setengah-setengah, tetapi tetap tidak membuat Israel mundur. Misalnya saja BoP dan New Gaza. Mereka tidak lain hanyalah sebuah propaganda yang menipu dunia. Mereka tidak akan pernah menumpaskan kekejian zionis terhadap Palestina. Mereka tidak akan mengantar Palestina pada kemerdekaannya.
Jika dunia berharap terwujudnya kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel dengan adanya mereka-Bop dan New Gaza-, itu adalah suatu kebodohan. Karena tidak akan pernah terjadi. Umat Islam seharusnya tidak tertipu dengan propaganda negara kafir, seperti BoP dan New Gaza itu. Mereka memberi solusi yang bias. Berdamai dengan entitas Zionis Israel jelas merupakan hal yang haram. Sehingga ikut turut dalam propaganda untuk mengakui entitas tersebut itu pun dilarang.
Menegakkan pergerakan berjuang melawan entitas Zionis itu adahal hal yang wajib, hukumnya fardhu kifayah bagi seluruh umat Islam. Namun, saat ini pemimpin yang dapat menyerukan jihad untuk melawan Zionis sedang tidak ada. Ketiadaan pemimpin Islam inilah yang menyebabkan umat Islam tidak bisa menegakkan jihad secara sempurna.
Maka dari itu, seluruh umat harus terus diingatkan tentang adanya pengkhianatan penguasa muslim. Umat juga harus terus fokus pada perjuangan untuk menegakkan terlebih dahulu kepemimpinan Islam yang akan menjadi Junnah bagi rakyat Palestina dan seluruh umat Islam.
Persatuan umat di bawah kepemimpinan Islam atau Khilafah inilah yang menjadi kunci kemenangan Palestina dan seluruh dunia Islam, bukan solusi semu yang sudah-sudah didirikan. Di bawah Kepemimpinan Islam, umat tidak akan mudah tertipu, dipecah belah, dan juga dijajah.
Sarah Fauziah
(Sahabat Tanah Ribath Media)
Via
SP
Posting Komentar