Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Barelang dan Sunyi yang Menyisakan Luka
SP

Barelang dan Sunyi yang Menyisakan Luka

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



TanahRibathMedia.Com—Kabar duka kembali datang dari Kota Batam. Seorang pria yang diduga mengakhiri hidupnya dengan terjun dari Jembatan Barelang 5 akhirnya ditemukan setelah tiga hari pencarian. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus bunuh diri yang terjadi di Batam dalam beberapa waktu terakhir (Batamnews.co.id, 25 Maret 2026).

Jembatan Barelang, yang selama ini dikenal sebagai ikon kebanggaan kota, kini kerap menjadi saksi bisu berbagai tragedi kemanusiaan. Fenomena ini tidak bisa lagi dipandang sebagai peristiwa yang berdiri sendiri. Meningkatnya kasus bunuh diri menunjukkan adanya persoalan serius yang sedang dihadapi masyarakat.

Data yang beredar menyebutkan bahwa sejak awal tahun, telah terjadi beberapa kasus bunuh diri di Batam. Kondisi ini mengindikasikan adanya darurat kesehatan mental yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak (Batampos.jawapos.com, 31 Maret 2026).

Banyak individu yang mengalami tekanan psikologis berkepanjangan atau yang dikenal dengan istilah ruminasi. Tekanan ini bisa berasal dari berbagai faktor, seperti masalah ekonomi, beban hidup, konflik keluarga, hingga ketidakpastian masa depan. Dalam sistem kehidupan yang serba kompetitif, individu sering kali dipaksa menghadapi tekanan tanpa memiliki sandaran yang kuat.

Dalam sistem kapitalisme, kehidupan sering kali diukur dengan standar materi. Ketika seseorang gagal memenuhi standar tersebut, maka perasaan putus asa, rendah diri, dan kehilangan harapan dapat muncul. Kondisi ini semakin diperparah ketika tidak ada sistem yang mampu memberikan perlindungan secara menyeluruh terhadap kesejahteraan individu.

Karena itu, bunuh diri bukan semata-mata persoalan individu. Ia merupakan akumulasi dari berbagai tekanan yang bersifat sistemik. Ketika lingkungan sosial, ekonomi, dan nilai kehidupan tidak memberikan ruang bagi ketenangan jiwa, maka dampaknya akan dirasakan oleh individu dalam bentuk gangguan mental yang serius.

Dalam perspektif Islam, kehidupan manusia memiliki tujuan yang jelas, yaitu beribadah kepada Allah. Pemahaman ini menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Seorang Muslim diajarkan untuk bersabar, bertawakal, dan meyakini bahwa setiap kesulitan pasti disertai dengan kemudahan.

Keimanan yang kokoh akan membentuk ketahanan mental yang kuat. Individu tidak mudah putus asa karena memiliki keyakinan bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara dan setiap ujian memiliki hikmah.

Selain itu, negara dalam sistem Islam memiliki tanggung jawab untuk mengurusi urusan umat, termasuk dalam menjamin kebutuhan hidup masyarakat. Ketika kebutuhan dasar terpenuhi, tekanan hidup dapat diminimalkan sehingga kesehatan mental masyarakat lebih terjaga.
Peristiwa yang terjadi di Jembatan Barelang ini menjadi pengingat bahwa kesehatan mental adalah persoalan serius yang tidak boleh diabaikan. Dibutuhkan pendekatan yang tidak hanya menyentuh individu, tetapi juga memperbaiki sistem kehidupan secara menyeluruh.

Ilma Nafiah
(Sahabat Tanah Ribath Media)
Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ketika Ruang Hidup Anak Tak Lagi Aman, Tanggung Jawab Siapa?

Tanah Ribath Media- Juni 05, 2026 0
Ketika Ruang Hidup Anak Tak Lagi Aman, Tanggung Jawab Siapa?
Oleh: Annisa Nia  (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Menurut laporan KPAI yang bertajuk: “Darurat Perlindungan Anak" menyataka…

Most Popular

Rupiah Melemah, Beban Rakyat Semakin Berat

Rupiah Melemah, Beban Rakyat Semakin Berat

Mei 30, 2026
Indonesia dan Jerat Mafia Judol Internasional

Indonesia dan Jerat Mafia Judol Internasional

Mei 30, 2026
Rupiah Melemah, Beban Masyarakat Menengah-Bawah Makin Berat

Rupiah Melemah, Beban Masyarakat Menengah-Bawah Makin Berat

Mei 30, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Rupiah Melemah, Beban Rakyat Semakin Berat

Rupiah Melemah, Beban Rakyat Semakin Berat

Mei 30, 2026
Indonesia dan Jerat Mafia Judol Internasional

Indonesia dan Jerat Mafia Judol Internasional

Mei 30, 2026
Rupiah Melemah, Beban Masyarakat Menengah-Bawah Makin Berat

Rupiah Melemah, Beban Masyarakat Menengah-Bawah Makin Berat

Mei 30, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us