Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Peringatan HAN Hanya Seremonial di Balik Ilusi Sistem Kapitalisme
SP

Peringatan HAN Hanya Seremonial di Balik Ilusi Sistem Kapitalisme

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
30 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



TanahRibathMedia.Com—Dalam Momentum peringatan Hari Anak Nasional, kemen PPPA dan Gernas (RANA) berkolaborasi dalam menghimbau anak-anak Indonesia untuk menciptakan  lingkungan yang aman, peduli terhadap sesama, serta tumbuh menjadi generasi yang saling menjaga serta kuat dan mampu menolak berbagai bentuk kekerasan, dengan merujuk tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan."

Banyaknya lembaga pengaduan serta regulasi nyatanya tidak mampu secara efektif dalam mengatasi kekerasan karena nyatanya menurut Data Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) kasus kekerasan anak di sekolah maupun rumah  terus meningkat setiap bulannya, anak-anak tidak hanya menjadi korban tapi bahkan lebih parahnya lagi sampai ada juga yang menjadi pelaku kekerasan atau pun pemboman sekalipun (detikjatim.com, 20-7-2026).

Sistem kapitalisme yang menjadi tata kelola kehidupan yang diterapkan negara saat ini secara struktural melahirkan liberalisasi ekonomi sehingga kemiskinan tidak bisa terhindari, sebab modal, sumber daya alam, serta alat produksi hanya terfokus pada segelintir orang saja yaitu para kapitalis sehingga menciptakan oligarki sehingga secara otomatis membatasi peluang ekonomi masyarakat. Akibatnya pengangguran semakin meningkat dan kesenjangan ekonomi pun senantiasa melebar. Selain itu era digital tekanan ekonomi di satu sisi serta tekanan sosial disisi lain menuntut anak-anak berpikir hedonisme serta sering kali digital menjadi penggiring anak-anak menjadi pelaku kejahatan.

Setiap kebijakan negara dalam sistem kapitalis ini hanyalah formalitas, oleh karena itu berharap jaminan perlindungan anak pada sistem kapitalisme adalah kesia-siaan, sebab berbagai kebijakannya telah mencampakkan aturan sang pencipta, yang hanya menguntungkan segelintir orang dalam pusaran pembuat kebijakan, sedangkan rakyat atau anak-anak hanya menjadi tumbal dari kerusakan sistem ini.

Berbeda dengan sistem Islam, dalam Islam anak mempunyai hak dalam perlindungan dan penjagaan baik itu dari keluarga maupun negara, sebab secara umum perlindungan serta pemenuhan hak anak dalam Islam berlandaskan atas syariah, dan penjagaan tersebut terimplementasi dalam beberapa ranah yaitu kontrol individu, kontrol masyarakat, dan juga kontrol negara, selain itu Islam juga menerapkan seperangkat ketetapan sanksi yang menjerakan, sehingga baik masyarakat atau pun anak-anak yang melanggar akan berpikir kembali dalam melakukan kejahatan. Wallahu 'alam bissawab.

 Nurjanah 
(Sahabat Tanah Ribath Media)


Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Polemik Rempang dalam Perspektif Keadilan dan Islam

Tanah Ribath Media- Juli 29, 2026 0
Polemik Rempang dalam Perspektif Keadilan dan Islam
Oleh: Haufram Alfilaha (Pemerhati Sosial)  TanahRibathMedia.Com— Lahan Rempang telah menjadi perdebatan yang memunculkan polemik besar di tengah ma…

Most Popular

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Juli 23, 2026
Menyambut Perpres 111/2025: Mengapa Pendekatan Sekuler Gagal Membendung Badai Global LGBTQ?

Menyambut Perpres 111/2025: Mengapa Pendekatan Sekuler Gagal Membendung Badai Global LGBTQ?

Juli 23, 2026
Memutus Rantai Korupsi dari Akarnya

Memutus Rantai Korupsi dari Akarnya

Juli 21, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Juli 23, 2026
Menyambut Perpres 111/2025: Mengapa Pendekatan Sekuler Gagal Membendung Badai Global LGBTQ?

Menyambut Perpres 111/2025: Mengapa Pendekatan Sekuler Gagal Membendung Badai Global LGBTQ?

Juli 23, 2026
Memutus Rantai Korupsi dari Akarnya

Memutus Rantai Korupsi dari Akarnya

Juli 21, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us