Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Mega Korupsi Terungkap Kembali, Problem Sistemik Kapitalisme
SP

Mega Korupsi Terungkap Kembali, Problem Sistemik Kapitalisme

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
21 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Kasus korupsi besar-besaran kembali terbongkar di kalangan para pejabat negeri ini. Setelah Polda Metro Jaya mengeledah dan menemukan barang bukti berupa emas sebanyak 74 kg gram, dan uang yang berjumlah ratusan miliar. Kasus tindakan korupsi yang dilakukan (Jampidsus) Febrie Ardiansyah sebagai pelaku korupsi tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang telah menjeratnya, bermula dari penggeledahan di 13 lokasi yang dilakukan oleh tim gabungan Kortastipidkor Porli dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (Liputan6.com (11-7-2026).

Korupsi yang dilakukan para pejabat di lembaga negara kembali berulang kali terjadi, semua ini menunjukkan bahwa korupsi bukan hanya kasus kerusakan individual, tetapi kerusakan yang bersifat sistemik, yang diakibatkan penerapan sistem sekuler kapitalisme, sehingga untuk penegakan hukum terhadap kasus korupsi lemah, yang pada akhirnya membuat para pelaku tak pernah takut dan tidak memiliki efek jera, bahkan korupsi seolah-olah menjadi budaya yang semakin merajalela dikalangan para pejabat. Budaya korupsi lahir dari paham kapitalisme sekuler yang melekat dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Ketika syariat Islam tidak dijadikan sebagai aturan kehidupan halal-haram tidak dipedulikan, dan hukum bisa jual belikan, revisi undang-undang pun kian berulang bergonta ganti sesuai kepentingan mereka. Itulah yang menyebabkan moral para pejabat dan masyarakat rusak.
Tak ketinggalan sistem politik demokrasi pun berbiaya tinggi juga berdampak pada normalisasi korupsi untuk mengembalikan modal politik.

Oleh karena itu paradigma berpikir kapitalisme sekuler yang berorientasi pada materi harus segera diubah dengan paradigma berpikir Islam, di mana orientasi aktivitas kehidupan untuk meraih ridho Allah. Karena Islam menempatkan jabatan sebagai amanah, bukan untuk berebut kekuasaan dan proyek untuk mengorupsi uang negara. 

Syariat Islam akan mengatur sanksi yang tegas pada pelaku koruptor. Dengan memberlakukan sistem pendidikan, ekonomi dan sistem politik sesuai ajaran Islam dalam institusi Khilafah. Negara akan mencegah dan mengontrol para pejabat lembaga negara, sehingga para pejabat tidak akan berani melakukan tindakan korupsi, karena negara khilafah akan memberikan sangki yang tegas dan membuat efek jera bagi pelaku korupsi sesuai dengan aturan Islam. Wallahu a'lam bishowwab.

Elih Lisnawati
(Sahabat Tanah Ribath Media)

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Tanah Ribath Media- Juli 21, 2026 0
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi
Oleh: Lina (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, terseret…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us