OPINI
Urgensi Dakwah Islam Kaffah
Oleh: Lia Ummu Thoriq
(Aktivis Muslimah Peduli Generasi)
TanahRibathMedia.Com—Hari ini kemaksiatan sudah dipertontonkan tanpa rasa malu. Pelakunya sudah secara terang-terangan melakukan kemaksiatan di tempat umum. Jika dulu seseorang berbuat maksiat sembunyi-sembunyi karena malu dilihat orang, namun faktanya sekarang kemaksiatan dipertontonkan secara terang-terangan. Oleh karena itu, dakwah adalah kebutuhan yang sangat mendesak. Karena dengan dakwah yang akan menuntun manusia pada jalan yang lurus. Jika tidak ada dakwah maka umat akan tenggelam dalam kemaksiatan.
Sarana dakwah pun hari ini sangat beragam dari majelis taklim di masjid maupun di media sosial. Digitalisasi hari ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat tidak terkecuali dakwah. Konten dakwah bisa diakses dengan mudah dalam genggaman tangan. Selain itu juga bisa diakses di mana pun dan kapan pun. Dakwah digital hari ini menjadi kebutuhan penting, terutama untuk generasi muda. Karena generasi muda lebih banyak membentuk pola pikir dari media sosial dibanding majelis konvensional, sehingga ruang digital tidak boleh dibiarkan dikuasai narasi sekuler dan hedonis.
Namun faktanya hari ini sistem kapitalisme liberal telah "mengkebiri" konten dakwah itu sendiri. Dakwah hanya sebagai obat penenang jiwa, penyejuk hati. Materi-materi seputar ketenangan jiwa menjadi favorit dimasyarakat. Hal ini dikarenakan tekanan hidup masyarakat yang sudah semakin sulit. Jadi merah butuh ketenangan jiwa dengan materi dakwah seputar ketenangan jiwa dan penyejuk hati. Bukan materi dakwah yang berat yang membuat masyarakat semakin tertekan.
Selain itu dakwah juga hanya sebagai hiburan. Pemateri yang humoris serta konten-konten dakwah yang menghibur yang diminati oleh masyarakat. Bahkan tak sedikit materi dakwah yang lucu. Seharusnya dakwah tidak sekadar menghadirkan konten hiburan atau simbol persatuan formal, tetapi membangun kesadaran umat.
Di sisi lain Islam dicitrakan sebagai agama yang moderat yang menjunjung tinggi toleransi. Akibatnya nilai-nilai Islam yang sempurna tidak ditangkap oleh masyarakat atau generasi muda hari ini. Dikutip dari NU online (15-10-2019), Islam moderat atau Islam wasathiyah adalah Islam bukan agama yang mengusung arus keras, bukan pula agama yang cepat mengkafirkan, membid'ahkan. Sebaliknya Islam moderat sebagai agama yang 'rahmatan lil alamin selaras dengan ajaran Islam yang disampaikan oleh Baginda Rasulullah saw. Selain itu, Islam moderat agama yang menerapkan Islam secara sempurna dalam sebuah negara.
Dengan ajaran Islam moderat umat kehilangan gambaran benar terkait dengan Islam kaffah (sempurna). Umat hanya tahu bahwa Islam hanya pengatur ibadah mahdhah saja. Padahal Islam juga mengatur masalah ekonomi, pergaulan, politik, pendidikan dan lain sebagainya. Dakwah sejatinya mengajak umat kembali kepada Islam Kaffah bukan Islam sebagain. Namun realitasnya sistem kapitalisme liberal telah mengkebirinya. Oleh karena itu kebutuhan sistem Islam adalah hal yang mendesak yang dibutuhkan umat.
Sistem Islam Wadah Dakwah Islam Kaffah
Allah Swt. berfirman:
"Hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung." (TQS Ali Imran, 104)
Ayat ini mengingatkan kita harus ada golongan atau sekelompok manusia yang mengajak berbuat baik dan mencegah kemungkaran, kelompok inilah yang beruntung. Dalam pandangan Islam dakwah adalah kewajiban. Dakwah adalah bentuk cinta seseorang atau kelompok agar manusia kembali kepada aturan Allah. Jalan dakwah inilah jalan yang ditempuh oleh nabi, shahabat dan para ulama. Namun jika kita baca sejarah kembali jalan dakwah adalah jalan yang paling terjal, penuh tantangan dan tak sedikit berakhir dengan penyiksaan. Namun Allah berjanji dalam surat Ali Imran 104 bahwa orang yang berdakwah adalah orang yang beruntung.
Dalam Islam dakwah bukan sekedar obat penenang jiwa namun membangun harus membangun kesadaran umat terhadap kewajiban penerapan syariat Islam secara kaffah. Serta Persatuan umat wajib dibangun di atas akidah dan hukum Allah, bukan sekadar kepentingan stabilitas atau toleransi semu.
Wasilah atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan dakwah bisa bermacam-macam. Islam membuka diri untuk menerima kemajuan teknologi salah satu digitalisasi. Dakwah digital bisa digunakan untuk penyebaran Islam Kaffah agar umat semakin faham. Hari ini Umat membutuhkan kepemimpinan Islam yang menerapkan syariat dan menyatukan kaum muslimin dalam satu kepemimpinan Islam.
Via
OPINI
Posting Komentar