SP
Ummun Warobbatul Bait yang Terganti oleh Masculine Woman
TanahRibathMedia.Com—Semakin lama kita terbawa arus dan terbawa zaman yang semakin maju yang terus bermetamorfosis menjadi era digital dan digitalisasi di segala aspek kehidupan. Tak ayal dari usia balita sampai lansia bahkan berlomba-lomba menjadi kreator dan mungkin juga pendobrak dari apapun yang menjadikan viral.
Bahkan makin meruaknya kasus kriminalitas remaja, tindakan pelecehan anak di bawah umur atau juga penganiayaan, bahkan pembuangan lansia di berbagai tempat belum menjadikan pergerakan yang signifikan untuk memperbaiki moral masyarakatnya. Kisah-kisah itu panas, tenggelam dan tergerus tergantikan hal yang viral lainnya.
Ternyata sosok "ummu wa rabbatul bait" yang seharusnya ada dan menjadi pilar bahkan fondasi yang seharusnya ada di keluarga dan masyarakat juga tonggak dari generasi telah sengaja dikikis dan oleh "masculine woman". Ternyata sipilis (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme) yang tadinya hanya grand design untuk menjauhkan muslim dari syari'at Islam telah berhasil merangsek di jantung-jantung para muslimah. Para ibu yang seharusnya menjadi fondasi bangsa kini sudah tersemat menjadi tulang punggung keluarga bahkan devisa negara.
Di era ini, banyak perempuan yang di tuntut untuk menjadi tulang punggung keluarga karena semakin dipersempit nya lapangan kerja untuk laki-laki dengan beribu alasan yang akhirnya menormalisasi keadaan, belum lagi pengabaian tanggung jawab negara terhadap rakyat nya yang terkadang dengan sengaja menutup mata atas banyaknya kasus pengangguran yang meningkat seiring dengan kasus kriminalitasnya juga.
Bagaimana bisa terwujud baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur serta terwujudnya generasi yang mustanir jika penjaga rumahnya di rongrong atas segala kekacauan? Beginilah ketika selangkah demi selangkah syariat Islam kita tinggalkan, maka yang terjadi keterpurukan di mana-mana. Ini adalah sedikit fakta yang ada di lingkungan keluarga tapi berdampak di seluruh lini kehilangan. Sebagaimana firman Allah Swt. dalam QS At Tahrim ayat 6:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
Ayat ini menekankan kepada orangtua untuk bertanggungjawab kepada keluarga nya tidak hanya bersifat materi tetapi mencakup Dunia dan akhirat. Sebagaimana Allah menjadikan Rasulullah saw. sebagai role mode untuk umatnya sepaket juga membekali kita dengan Al-Quran dan Sunnahnya sebagai solusi atau muallajah musykillah.
Faidah Alfiyah
(Sahabat Tanah Ribath Media)
Via
SP
Posting Komentar