Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Tontonan yang Membawa Petaka
SP

Tontonan yang Membawa Petaka

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
25 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 
 
TanahRibathMedia.Com—Seorang bocah bernama Hamad Izan Wadi (8), di Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal dunia. Kematiannya diduga setelah melakukan aksi gaya bebas yang terinspirasi dari permainan dalam jaringan (game online). Siswa Sekolah Dasar (SD) itu kemudian mengalami cedera parah di bagian leher, diduga tulang lehernya patah. Korban sempat dirawat di rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan medis. Informasi ini disampaikan oleh Kapolsek Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, pada Ahad (3-5-2026) sebagaimana dikutip dari kumparan news.com (7-5-2026).

Sungguh sangat disayangkan, akibat meniru gerakan dari permainan daring Garena Free Fire yang populer saat ini, kita kehilangan salah satu generasi penerus bangsa. Pihak kepolisian, sekolah, Dinas Pendidikan, psikolog anak, hingga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pun telah menghimbau para orang tua agar lebih mengawasi penggunaan gawai dan media sosial oleh anak-anak.
 
Cara berpikir anak yang belum matang mendorong mereka untuk mencoba dan meniru apa pun yang mereka lihat dari tontonan yang dianggap menarik dan keren jika berhasil dilakukan. Mereka belum mampu memikirkan dan memahami dampak buruknya, padahal gerakan gaya bebas tersebut sejatinya hanya boleh dilakukan oleh orang yang sudah terlatih, memiliki keterampilan yang dibangun melalui proses latihan panjang, dan tentu saja dibimbing oleh ahlinya. Ditambah lagi, kurangnya pendampingan orang tua membuat anak leluasa mengakses berbagai informasi. Hal ini menyebabkan apa yang mereka tonton menjadi teladan dalam bertindak, padahal hal tersebut berpotensi merusak dan membahayakan. Belum lagi hilangnya kendali dari masyarakat dan lingkungan sekitar, sehingga anak-anak dibiarkan bermain sendiri tanpa pengawasan. Ditambah lagi, negara hingga saat ini belum mampu membatasi penyebaran konten daring yang berbahaya.
 
Berbeda dengan pandangan Islam, anak-anak dipandang sebagai aset peradaban dan tabungan pahala di akhirat kelak. Orang tua, lingkungan, dan negara akan dimintai pertanggungjawaban atas pengasuhan mereka. Islam menetapkan bahwa anak yang belum baligh belum dibebani kewajiban hukum agama karena akal mereka belum sempurna. Oleh karena itu, dalam setiap aktivitas kesehariannya, mereka memerlukan pengawasan dan pendampingan orang dewasa, terutama orang tuanya. Orang tua bertanggung jawab penuh untuk mendidik, mengasuh, dan memastikan anak-anak terhindar dari segala bentuk bahaya.
 
Dalam Islam, pendidikan dibagi menjadi tiga pilar utama, yaitu peran orang tua, lingkungan, dan negara. Ketiga pilar ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak secara optimal, bahkan mampu melahirkan generasi unggul pengisi peradaban. Hal ini terwujud karena adanya sinergi dengan negara yang akan membatasi secara ketat informasi yang tidak bermanfaat, apalagi yang berpotensi membahayakan generasi. Dalam sistem Islam, negara hadir sebagai pengurus dan pelindung yang memastikan rakyatnya aman dari segala macam bencana. Terutama dalam hal perlindungan bagi anak-anak, keselamatan fisik maupun mental mereka akan terjamin melalui mekanisme pencegahan, bukan dengan membuat peraturan hanya setelah jatuh korban. Wallahualam Bissawab

Ummu Sab’ah
(Sahabat Tanah Ribath Media)
Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Kontroversi yang Membuat Berbagai Reaksi dari Film Pesta Babi

Tanah Ribath Media- Mei 25, 2026 0
Kontroversi yang Membuat Berbagai Reaksi dari Film Pesta Babi
Oleh: Amy Sarahza (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Pesta Babi, salah satu judul film dokumenter karya anak negeri Dandhy Dwi Laks…

Most Popular

Lonjakan Pekerja Informal, Bukti Nyata Kegagalan Negara

Lonjakan Pekerja Informal, Bukti Nyata Kegagalan Negara

Mei 20, 2026
Ketika Aksi Freestyle Game Online Berujung Maut

Ketika Aksi Freestyle Game Online Berujung Maut

Mei 21, 2026
Buruknya Pendidikan Saat Ini, Buah dari Sistem Kapitalisme

Buruknya Pendidikan Saat Ini, Buah dari Sistem Kapitalisme

Mei 20, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023

Popular Post

Lonjakan Pekerja Informal, Bukti Nyata Kegagalan Negara

Lonjakan Pekerja Informal, Bukti Nyata Kegagalan Negara

Mei 20, 2026
Ketika Aksi Freestyle Game Online Berujung Maut

Ketika Aksi Freestyle Game Online Berujung Maut

Mei 21, 2026
Buruknya Pendidikan Saat Ini, Buah dari Sistem Kapitalisme

Buruknya Pendidikan Saat Ini, Buah dari Sistem Kapitalisme

Mei 20, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us