Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda PUISI Luka yang Dijaga Diam
PUISI

Luka yang Dijaga Diam

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Rianti Budi Anggara 

TanahRibathMedia.Com—Pernah kuanggap kalian rumah dalam perjalanan
Tempat pulang lelahku pada kehidupan
Kupercaya setiap tutur adalah ketulusan
Namun ternyata manusia mudah berubah oleh kepentingan

Aku menjaga batasan sebagaimana keimanan
Menjaga kata, sikap, dan pandangan
Sebab wanita bukan sekadar teman dalam percakapan
Ia kehormatan yang wajib dijaga dalam perlakuan
Bukan semata hiburan dalam sepi kehidupan 

Namun aku keliru, makna yang ku beri pada pertemanan
Yang kukira teduh ternyata hanya hujan
Kau hadir membawa banyak perhatian
Lalu hadir dengan luka tanpa penjelasan

Bukankah dahulu engkau memahami?
Bahwa hati perempuan mudah menyimpan arti
Sedang kedekatan yang dibiarkan tumbuh setiap hari
Menjelma harap yang sulit kembali mati

Aku tidak marah sebab perpisahan yang kurencanakan
Aku hanya kecewa pada caramu memperlakukan
Kedudukan mu sebagai wanita dalam peradaban
Yang semestinya kau jaga dengan adab dan penghormatan
Tapi suka rela kau beri tanpa harga yang sepadan

Kau bercanda seolah semuanya biasa
Membiarkan kedekatan berjalan tanpa arah
Sedang aku sibuk menjaga hati tetap terjaga
Agar langkah ini tak jatuh pada salah dan fitnah

Andai sejak awal aku dapat menarik batas denganmu
Memeluk jiwamu dalam dekapanku
Mungkin tak akan ada hati yang terluka dalam diamku
Sebab Islam mengajarkan kasih tanpa pandang bulu 
Bukan memberi harap lalu kembali dengan luka baru

Kini biarlah semua kembali pada tempatnya
Aku tak ingin menggugat takdir pada manusia
Mungkin Allah sedang menjagaku dari kecewa
Yang lebih dalam dari sekadar kehilangan sementara
Kalian bukan satu-satunya, tapi kalian pernah menjadi satu bagian di dalam jiwa

Aku belajar bahwa tidak semua yang datang membawa kebaikan
Tidak semua perhatian lahir dari kesungguhan
Allah memperlihatkan wajah pengkhianatan
Agar hati kembali bergantung hanya kepada Tuhan

Dan jika suatu hari namamu kembali terlintas di kepala ku
Semoga bukan lagi luka yang hadir menyapa ku
Melainkan pelajaran agar diri lebih baik pada-Mu
Menjaga hati sebelum berharap pada makhluk-Mu

Kini kubiarkan doa menjadi pengganti suara
Tak lagi ingin menuntut penjelasan panjang
Cukuplah Allah yang mengetahui isi dada
Tentang hati yang pernah jatuh lalu belajar pulang
Via PUISI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Pekerja Informal Menjamur, Bukti Negara Gagal Ciptakan Lapangan Kerja

Tanah Ribath Media- Mei 13, 2026 0
Pekerja Informal Menjamur, Bukti Negara Gagal Ciptakan Lapangan Kerja
Oleh: Pudji Arijanti (Pegiat Literasi untuk Peradaban) TanahRibathMedia.Com— Julukan Zamrud Khatulistiwa memang pantas diberikan kepada Indonesia. …

Most Popular

Mengkritisi Proyek BRT, ketika Kemajuan Tak Sekadar Fisik

Mengkritisi Proyek BRT, ketika Kemajuan Tak Sekadar Fisik

Mei 08, 2026
Refleksi May Day, Negara Mandul Ciptakan Lapangan Kerja

Refleksi May Day, Negara Mandul Ciptakan Lapangan Kerja

Mei 08, 2026
Kampus Tak Lagi Aman: Peringatan Serius atas Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Kampus Tak Lagi Aman: Peringatan Serius atas Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Mei 08, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023

Popular Post

Mengkritisi Proyek BRT, ketika Kemajuan Tak Sekadar Fisik

Mengkritisi Proyek BRT, ketika Kemajuan Tak Sekadar Fisik

Mei 08, 2026
Refleksi May Day, Negara Mandul Ciptakan Lapangan Kerja

Refleksi May Day, Negara Mandul Ciptakan Lapangan Kerja

Mei 08, 2026
Kampus Tak Lagi Aman: Peringatan Serius atas Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Kampus Tak Lagi Aman: Peringatan Serius atas Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Mei 08, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us