Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News FIWS: Kapitalisme lebih Mengedepankan Pragmatisme
Straight News

FIWS: Kapitalisme lebih Mengedepankan Pragmatisme

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
11 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Menanggapi sikap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyatakan bahwa tidak perlu minta restu Amerika untuk menyerang negara mana pun, Direktur Forum on Islamic World Studies (FIWS), Farid Wajdi menilai bahwa kapitalisme lebih mengedepankan pragmatisme.

"Padahal saat ini gencatan senjata sedang berlangsung di Gaza. Ini menunjukkan kebobrokan dari nilai-nilai mendasar kapitalisme. Di mana kapitalisme lebih mengedepankan pragmatisme. Apa yang sesuai dengan selera mereka, apa yang sesuai dengan hawa nafsu mereka," tuturnya dalam Kabar Petang: Netanyahu Tantang Dunia, Perang Tanpa Restu Siapa Pun! di kanal YouTube Khilafah News, Sabtu (01-11-2025).
Menurutnya, HAM itu hanya omong kosong demokrasi.

"Sebenarnya, standar mereka itu adalah sesuatu yang bisa memuaskan kepentingan mereka sendiri. Jadi omong kosong, HAM dan demokrasi yang mereka sebutkan," bebernya.

Sistem sekuler, jelas Farid, lebih memprioritaskan kepentingan politik, ekonomi dan militer di atas keadilan.

"Apa yang mereka sebut sebagai keadilan universal adalah palsu," kritiknya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa HAM adalah simbol kosong ketika bertentangan dengan kepentingan elit politik. Bisa dikatakan bahwa perdamaian yang ada saat ini hanyalah kedok.

"Perjanjian perdamaian itu sesungguhnya hanya permainan rekayasa Washington yang disajikan sebagai bentuk perdamaian. Tapi kenyataan sebenarnya menguatkan proyek kolonial Israel," terangnya.

Maka, imbuhnya, istilah-istilah seperti gencatan senjata, bantuan kemanusiaan itu istilah-istilah palsu. Karena diselenggarakan justru oleh pihak yang sama, yang menghancurkan Gaza.

Israel, sambungnya kembali, sering melanggar perjanjian itu demi kepentingan sendiri. Gencatan senjata sesungguhnya tidak kredibel. Sejarah menunjukkan bagaimana puluhan tahun pengusiran hubungan kolektif, genosida oleh Israel itu didukung oleh Amerika Serikat dan rezim pengkhianat, penguasa-penguasa negeri Islam.

"Ini pola yang berulang, topeng-topeng atas nama perdamaian. Kemudian ujung-ujungnya negara itu adalah negara yang semakin dikendalikan dan dikontrak oleh negara-negara imperialis," paparnya.

Terakhir, ia menegaskan bahwa perdamaian yang ditawarkan hanya kedok.
"Perdamaian yang ditawarkan itu sesungguhnya pendudukan berkedok baru. Sementara Palestina terus dikhianati,” pungkasnya.[] Nur Salamah
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Takbir di Tengah Reruntuhan: Alarm bagi Persatuan Umat

Tanah Ribath Media- April 08, 2026 0
Takbir di Tengah Reruntuhan: Alarm bagi Persatuan Umat
Oleh: Salma Rafida (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Perayaan Idulfitri yang semestinya menjadi momentum kemenangan dan kebahagiaa…

Most Popular

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Desember 27, 2025
Kekerasan Remaja Dampak Normalisasi Gaul Bebas

Kekerasan Remaja Dampak Normalisasi Gaul Bebas

Maret 13, 2026
Digitalisasi, Potensi Generasi Menjadi Budak Korporasi Semakin Nyata

Digitalisasi, Potensi Generasi Menjadi Budak Korporasi Semakin Nyata

Desember 27, 2025

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Desember 27, 2025
Kekerasan Remaja Dampak Normalisasi Gaul Bebas

Kekerasan Remaja Dampak Normalisasi Gaul Bebas

Maret 13, 2026
Digitalisasi, Potensi Generasi Menjadi Budak Korporasi Semakin Nyata

Digitalisasi, Potensi Generasi Menjadi Budak Korporasi Semakin Nyata

Desember 27, 2025

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us