Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SYIAR Pentingnya Ilmu yang Berkah
SYIAR

Pentingnya Ilmu yang Berkah

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
08 Jun, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Maman El Hakiem
(Pegiat Literasi)

TanahRibathMedia.Com—Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran 2 Majalengka menggelar Haflah Takhorruj (acara kelulusan) santri angkatan ke-6 tahun ajaran 2024/2025 pada Ahad (1/6). Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri para wali santri, pengurus yayasan, dan segenap civitas pesantren.

Acara dibuka dengan sambutan dari Mudir Tarbiyah, Ustaz Sulaeman, M.Pd., yang mengapresiasi perjuangan para santri selama proses belajar dan menekankan pentingnya melanjutkan perjuangan menuntut ilmu pada yang jenjang lebih tinggi atau dalam kehidupan di tengah masyarakat.

“Kami berharap para wisudawan menjadi duta ilmu yang menebar manfaat dan kebaikan di mana pun mereka berada, tetap semangat dan libatkan Allah Swt. dalam setiap persoalan yang dihadapi.” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Yayasan Hidayatus Sunah, Ustaz Husni Mubarok, S.T., menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung pendidikan Islam yang berkualitas dan berlandaskan akidah yang lurus. Selain itu, menurutnya, lulusan pesantren harus menjadi orang yang berilmu  tinggi berakhlak luhur siap menjadi generasi peradaban. 

Puncak acara ditandai dengan prosesi wisuda para santri angkatan ke-6, yang menjadi momentum haru sekaligus kebanggaan bagi para wali dan pengajar.

Dalam sesi tausiah, Ustaz Muhammad Qasim Muhajir, Lc., menyampaikan pentingnya ilmu yang bermanfaat dan berkah sebagai bekal menjalani kehidupan. Beliau menekankan bahwa keberkahan tidak hanya tampak pada hasil, tapi juga pada proses, niat, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia merujuk pada QS. Maryam: 31, yang merupakan pernyataan Nabi Isa ‘alaihis salam:

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

"Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) salat dan zakat selama aku hidup." (QS. Maryam: 31)

Menurut Ustaz Muhajir, mengutip salah satu kitab ulama salaf, ayat ini menunjukkan bahwa keberkahan (al-barakah) dapat meliputi tiga hal:

Pertama, zaman (waktu): yaitu setiap masa yang digunakan untuk ketaatan dan ibadah.

Kedua, makān (tempat): yaitu tempat yang digunakan untuk menebar manfaat dan kebaikan.

Ketiga, Insān (manusia): yaitu pribadi yang menjadi sumber kebaikan bagi sekitar, melalui akhlak, ilmu, dan amal saleh.

Ia menambahkan, ciri ilmu yang berkah adalah yang menghasilkan amal, serta menjadikan seseorang taat kepada Allah dan berbakti kepada orang tua, sebagaimana lanjutan makna dari ayat tersebut dan ayat-ayat serupa dalam Al-Qur'an.

"Menjaga diri dan keluarga dari api neraka tidak cukup dengan ilmu saja, tapi dengan amal dan akhlak, terutama berbakti kepada orang tua sebagai bentuk penghambaan dan kesyukuran," tegasnya.

Dengan acara ini, Pesantren Al Irsyad Tengaran 2 Majalengka berharap agar para wisudawan dapat menjadi insan-insan yang membawa cahaya Islam dan ilmu yang berkah ke tengah umat. Haflah takhorruj tahun ini pun ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.

Wallahu'alam bish shawwab.

Via SYIAR
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us