OPINI
Urgensi Tegaknya Khilafah sebagai Junnah
Oleh: Irohima
(Sahabat Tanah Ribath Media)
TanahRibathMedia.Com—Zionis Israel semakin nyata memperlihatkan tujuan mereka merampas tanah Palestina dan mendirikan Israel Raya. Hal ini tampak dari rencana mereka memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza. Sungguh sangat tak bisa diterima logika, perampokan tanah, penjajahan dan genosida yang dilakukan mereka, dan kini hendak mengusir sang pemilik tanah tapi respon dunia masih tetap diam saja. Tragedi di Gaza seperti menguap begitu saja.
Rencana “Disengagement 710” atau pembersihan etnis untuk mengeluarkan 1,86 juta warga Palestina dari Gaza dengan dalih “migrasi sukarela” dalam kurun waktu tujuh tahun, diungkapkan oleh Ben-Gvir, menteri sekaligus pemimpin partai sayap kanan Jewish Power, dalam konferensi pers sebagai bagian dari kampanye pemilunya. Tak hanya itu, Ben-Gvir juga menerobos masuk kompleks Masjid Al-Aqhsa di Yerussalem Timur dan menyerukan pembangunan sebuah kuil Yahudi di lokasi tersebut. Rencana: Disengagement 710” sejalan dengan kebijakan pemerintahan Israel meski Menteri Pertahanan Israrl, Katz menyebut bahwa pihaknya masih menunggu persetujuan Amerika Serikat (www.metrotvnews.com, 4-9-2026).
Di sisi lain, Tindakan pemukim Israel makin menggila, mereka berupaya menerobos dan membakar Masjid Nur al-Din Zengi di Bazariya, barat laut Nablus serta mencoretkan slogan bernada rasis dan ancaman terhadap rakyat Palestina di sekitar masjid.
Tindakan dan perilaku agresif Israel semakin menjadi-jadi, tak ada perkembangan sedikit pun terkait perdamaian di Gaza. Berbagai upaya tidak ada yang membuahkan hasil, Pada akhirnya perundingan dan gencatan senjata tak ada yang membawa kebebasan bagi Palestina. Berbagai kecaman, aksi, dan bantuan kemanusiaan seperti berjalan di tempat, masih dilakukan namun tak menimbulkan perubahan yang signifikan. Inilah konsekuensi logis dari nation state (sistem negara-bangsa) dan absennya otoritas politik Islam yang menyatukan kekuatan kaum muslimin untuk mengusir penjajah.
Hukum internasional modern produk negara-negara imperialis barat yang selama ini dijadikan acuan dan tolok ukur dalam menangani persoalan justru menormalisasi penjajahan melalui istilah-istilah halus seperti “migrasi sukarela”, seperti yang direncanakan zionis Israel saat ini. Ketergantungan pada persetujuan Amerika Serikat menunjukkan bahwa Israel adalah proyek kolonial yang disponsori kekuatan besar, dan bukan sebuah entitas yang berdaulat. Hal ini juga membuktikan pada kita bahwa sejatinya Amerika Serikat dan Board Of Peace nya tak pernah benar-benar berniat menyelesaikan konflik di Palestina.
Solusi mendasar bagi persoalan Palestina adalah pembentukan kembali Khilafah Islamiyah sebagai junnah (perisai) yang akan melindungi harta, jiwa dan setiap jengkal tanah kaum muslimin. Pembantaian, pembunuhan dan genosida yang terjadi di Gaza tak cukup hanya disikapi dengan kecaman dan perundingan, tapi harus mengirimkan pasukan. Dan yang bisa mengirimkan pasukan hanyalah Khilafah. Negara akan memberlakukan Jihad sebagai metode atau thariqah baku politik luar negeri negara Islam untuk membebaskan tanah yang dijajah dan mengemban Islam ke seluruh penjuru dunia.
Khilafah adalah sistem kepemimpinan umum bagi seluruh umat Islam di dunia untuk menerapkan hukum syariat. Khilafah merupakan institusi yang akan menyatukan umat dan mendobrak nation state. Khilafah akan melahirkan satu kekuatan mandiri yang akan memutus secara total ketergantungan ekonomi politik dengan negara-negara yang mensponsori zionis dan mengonsolidasikan sumber daya (termasuk kepemilikan umum seperti minyak dan gas di dunia Islam) sebagai basis kekuatan militer-ekonomi independen untuk mendukung pembebasan Palestina.
Hanya Khilafah, satu-satunya harapan kita untuk bisa membebaskan Palestina dan umat muslim seluruhnya. Maka dari itu, sebagai muslim yang taat, kembali kepada Syariat adalah sebuah keharusan bukan pilihan. Kita wajib mengambil bagian dalam perjuangan mengembalikan kehidupan Islam di bawah naungan Khilafah sesuai dengan metode perjuangan Rasulullah saw. kita harus terus berdakwah memahamkan umat akan urgensi tegaknya Khilafah sebagai satu-satunya solusi seluruh problematika hidup kita saat ini.
Wallahualam bish shawab.
Via
OPINI
Posting Komentar