Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Hutan dikuasai Korporasi, Karhutla Berulang Lagi
SP

Hutan dikuasai Korporasi, Karhutla Berulang Lagi

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
04 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



TanahRibathMedia.Com—Di Mabes Polri pada hari Ahad (23 Agustus 2026) menyelenggarakan konferensi pers.  Bareskrim Polri Brigjen Irhamni menyampaikan bahwa ada 89 laporan polri yang terbesar di sembilan kantor kepolisian. Saat ini sudah terdapat 72 tersangka terkait karhutla. Diduga kuat bahwa kebakaran ini dilakukan pelaku untuk dengan sengaja. Petugas menyita beberapa barang bukti. Di antatanya adalah korek api, giregen BBM, botol-botol bekas minya, dengan bukti yang ada jelas sekali lagan dibakar dengan sengaja oleh pelaku tutur brigjen Irhamni.


Laham ini dibkar pada musim panas dan pada muaim hujan akan dilakukan penanaman sawit. Ini demi mengurangi biaya yang besar untuk mengolah lahan perkebunan sawit (DetikNews, 28 Agustus 2026).


Hutan di Tangan Korporasi  

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia tidak bisa lepas dari sistem ekonomi kapitalisme. Di mana hutan dijadikan ladang bisnis dan ladang untung meraup keuntungan individu dan kelompok. Negara dalam kapitalis tidak mementingkan keselamatan rakyat. Tidak mencari masalah dari akarnya, tidak mensolusikan masalah yang ada. Yang dipikirkan hanyalah keuntungan oligarki. Negara dalam sekuler tidak memposisikan diri sebagai periayyah bagi takyat. Mereka menjadikan rakyat sebagai sapi perah dengan kebijakan pajak yang terus meroket.

Kebakaran yang sedang terjadi sudah sangat meresahkan. Bukan hanya rakyat dalam negeri tapi juga negara tetangga juga mendapat imbas dari asap yang sangat menyiksa kesehatan. Malaysia negara tetangga juga menjadi korban atas musibah kebakaran dari Kalimantan. Mereka juga sudah melaporkan ke ASEAN prihal kiriman asap dari Indonesia. Seharusnya pemerintah menyelasaikan aecara tuntas akar masalah penyebab kebakaran. Masyarakat mendapat kerugian dari kebakaran ini, namun pelaku tidak ditindak dan bebas tanpa ditindak dengan tuntas.


Pemimpin sekuler tidak memahami kepemimpinannya sebagai amanah. Mereka berkuasa demi kepentingan individu. Jauh dari dimensi riayyah dan junnah (perisai).


Islam Mengelola Hutan

Hutan termasuk kepemilikan umum, begitu pandangan Islam. Negara tidak menguasai hutan dan tidak memberi izin kepada orang-orang tertentu demi kepentingan bisnis. Masyarakat umum dibolehkan memanfaatkan hutan sesuai kebutuhannya. Tidak mengganggu pihak lain yang juga menggarap hutan untuk kebutuhan hidup mereka. Rakyat juga menggarap hutan seperlu dan secukupnya saja tidak menjadikan diri mereka rakus.


Dalam peraturan Islam, bagi yang membakar hutan dengan sengaja akan mendapat sanksi secara jelas, tegas, dan tuntas. Pemimpin Islam memandang jabatan sebagai pemimpin adalah amanah. Jadi pemimpin Islam sangatlah takut akan siksa Allah, saat memimpin sangat takut kebijakan yang dibuat melenceng dari perintah Allah. Kerusakan yang terjadi di darat, di laut, dan di udara itu akibat ulah tangan manusia sendiri. 
Wallahua a’lam.

Yuliana, S.E.
(Muslimah Pemerhati Umat)

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Karhutla Berulang: Rakyat Jadi Korban, Hutan Dikuasai untuk Bisnis

Tanah Ribath Media- September 04, 2026 0
Karhutla Berulang: Rakyat Jadi Korban, Hutan Dikuasai untuk Bisnis
Oleh: Ummu Kayfa Lestari (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Musim kemarau selalu datang membawa duka yang sama, kabut asap, paru-pa…

Most Popular

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Agustus 31, 2026
Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Agustus 31, 2026
Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

September 17, 2024

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Agustus 31, 2026
Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Agustus 31, 2026
Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

September 17, 2024

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us