Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Hutan Dijadikan Lahan Bisnis, Rakyat Jadi Korban
SP

Hutan Dijadikan Lahan Bisnis, Rakyat Jadi Korban

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
04 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



TanahRibathMedia.Com—Petugas menemukan indikasi pembakaran itu sengaja di lakukan untuk menuntaskan pembukaan lahan perkebunan. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia masih terus terjadi dan mulai memicu munculnya kabut asap hingga lintas negara yang semakin memperburuk keadaan kualitas udara. Hingga 9-Agustus-2026, luas lahan terbakar disumatra dan Kalimantan tercatat sekitar 48,889,69 hektar. Sebanyak 72 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Para tersangka bertanggung jawab atas karhutla yang terjadi di Kalimantan, Sumatra Selatan (Sumsel) hingga Riau. Dalam konferensi pers yang digelar di Mabes Polri, (Jakarta-Detik.com. Minggu, 23-8-2026), pemerintah menekankan penguatan operasi satgas darat sebagai ujung tombak utama penanganan karhutla, yang didukung oleh helikopter water bombing.

Kerugian ekologis (kabut asap lintas negara, kualitas negara) ditanggung publik sementara pelaku karhutla yang tidak memikirkan kerugian yang lain yang mereka incar adalah ke untungan tidak pernah ditindak tegas dalam hal ini. Karhutla tidak dapat dilepaskan dari prinsip ekonomi kapitalisme yang memandang lahan dan hutan hanya sebagai komoditas yang bisa dikuasai dan dimanfaatkan demi kepentingan bisnis. Negara dalam sistem kapitalisme sangat abai terhadap kemaslahatan rakyat, karhutla hanya di tindak secara reaktif dan teknis (satgas, water bombing) tanpa menguasai struktur penguasaan lahan yang jadi akar masalah. Kondisi ini sungguh sangat niscaya karena sistem kepemimpinan yang sedang tegak adalah sistem sekuler yang sangat jauh dari dimensi ruhiyyah. Jabatan sangat tidak dipahami sebagai amanah uang harus dijaga dan siap di pertanggung jawabakan. Jabatan hanyalah dijadikan sebagai alat segelintir orang yang hanya dijadikan untuk meraih kesenangan material. Maka dari itu sangat tidak ada fungsi sebagai riayyah apa lagi junnah.

Rakyat boleh memanfaatkan hutan secara langsung untuk kebutuhan hidup sesuai kemampuannya dalam mengelolanya dan tanpa menghalangi pihak lain mengambil manfaat yang sama dan bukan pada kawasan lindung (hima) yang ditetapkan negara. Dalam Islam, hutan dipandang sebagai kepemilikan umum yang dikelola oleh negara, bukan dikuasai lewat izin konsesi kepada korporasi. Gambaran pemimpin Islam sebagai raain dan junnah, tampak dalam perlakuan mereka terhadap rakyatnya. Para penguasa muslim akan senantiasa berupaya agar semua hak rakyat terpenuhi, terlindungi dari semua hal yang membahayakan mereka. Termasuk dalam konteks mitigasi bencana, penguasa dalam sistem Islam akan selalu sangat terdepan dalam menolong seluruh rakyatnya. Negara Islam akan sangat tegas bagibpara pelaku tindak pembakaran hutan jika dilakukan secara sengat, sudah saatnya kita bangkit bersama-sama untuk saling memahamkan dan menguatkan pemahaman Islam agar umat sadar sudah saatnya sistem Islam untuk berkuasa dan hanya Islam yang akan memberikan perlindungan secara nyata.
Wallahu'allam bish-shawab.


Anah Muawanah 
(Sahabat Tanah Ribath Media)

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Karhutla Berulang: Rakyat Jadi Korban, Hutan Dikuasai untuk Bisnis

Tanah Ribath Media- September 04, 2026 0
Karhutla Berulang: Rakyat Jadi Korban, Hutan Dikuasai untuk Bisnis
Oleh: Ummu Kayfa Lestari (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Musim kemarau selalu datang membawa duka yang sama, kabut asap, paru-pa…

Most Popular

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Agustus 31, 2026
Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Agustus 31, 2026
Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

September 17, 2024

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Agustus 31, 2026
Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Agustus 31, 2026
Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

September 17, 2024

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us