Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda PUISI Jejak yang Kini Kupijak
PUISI

Jejak yang Kini Kupijak

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
21 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Rianti Budi Anggara


TanahRibathMedia.Com—Ada langkah berat mengiringi hariku,
Ingat suatu masa kala itu.
Bersama bayangan sosok tak tersentuh ragu,
Bersemayam rapi dalam ruang kalbu.

"Ibu, ini bagaimana?"
Lantang memecah lamunannya.
Bukan marah, senyum dan peluk diberinya,
Lembut hatimu menyiram akalku yang fana.

Di ruang sederhana penuh cerita,
Papan tulis menjadi saksi berjuta makna.
Setiap huruf yang kautulis di sana,
Menjelma cahaya, menuntunku membaca dunia.

Teringat pula kala itu,
Warna dan rupa molek khas milikmu.
Mencium telapak tangan dengan sendu,
Bukan pinta disanjung ataupun dipuja selalu,
Namun sedang menanam adab dalam diriku.

Kala bel berbunyi menutup pagi,
Riuh tawa memenuhi lorong-lorong sepi.
Ada tangis karena salah yang kami sesali,
Ada pula bangga ketika usaha dihargai.

Tak semua hari dihiasi pelangi,
Pernah pula air mata diam-diam menemani.
Tugas yang menumpuk, teguran yang menyakiti,
Baru kini kupahami...
Itulah kasih yang sedang membentuk diri.

Dahulu kupikir engkau hanya menyampaikan ilmu.
Nyatanya, engkau sedang merapikan arah langkahku.
Menguatkan kaki yang hampir membeku,
Menyinari hati yang nyaris kelabu.

Kini waktu, tempat, dan kesempatan baru.
Larangan telah menjadi kewajibanku.
Bukan khianat, namun pilihan sadarku.
Sebuah pesan tersampaikan, harus tersampaikan dariku.

Kini aku berdiri di depan mereka,
Di tempat yang dahulu kupandang penuh takzim dan bangga.
Suara kecil yang dulu bertanya,
Kini berganti mengucap,
"Anak-anak, mari kita mulai belajar."

Barulah kusadari beratnya langkahmu.
Menahan lelah di balik senyummu.
Menyimpan letih tanpa mengeluh,
Agar setiap benih terus bertumbuh.

Aku mulai mengerti mengapa dahulu
Engkau tak pernah bosan mengulang ilmu.
Sebab mendidik bukan sekadar membuka buku,
Melainkan menanam harapan hingga waktu.

Andai kelak namaku terlupa,
Semoga ilmu tetap tinggal di dada mereka.
Sebagaimana jejakmu tak selalu disebut dunia,
Namun doa-doamu hidup dalam setiap langkah yang dewasa.

Hari ini aku bukan lagi anak yang menatapmu dari bangku kayu.
Aku sedang belajar menjadi sosok sepertimu.
Belum seteduh tatapanmu, belum selembut tuturmu,
Namun setiap langkahku adalah ikhtiar meneruskan jejakmu.

Terima kasih, untuk setiap teguran, doa, dan restu.
Untuk setiap sabar yang tak pernah meminta temu.
Sebab dari seluruh pelajaran yang kautanam dahulu,
Pelajaran paling indah bukan sekadar tentang ilmu,
melainkan bagaimana menjadi manusia yang mampu menerangi sesamanya, 
sebagaimana dahulu engkau menerangiku.
Via PUISI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Karhutla Berulang: Rakyat Jadi Korban, Hutan Dikuasai untuk Bisnis

Tanah Ribath Media- September 04, 2026 0
Karhutla Berulang: Rakyat Jadi Korban, Hutan Dikuasai untuk Bisnis
Oleh: Ummu Kayfa Lestari (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Musim kemarau selalu datang membawa duka yang sama, kabut asap, paru-pa…

Most Popular

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Agustus 31, 2026
Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Agustus 31, 2026
Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

September 17, 2024

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Buah Sistem Rusak Hasilkan Tenaga Kesehatan Nirempati

Agustus 31, 2026
Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Antara Himpitan Ekonomi dan Krisis Tujuan Hidup

Agustus 31, 2026
Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

Karakteristik Kepemimpinan Rasulullah saw.

September 17, 2024

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us