Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda OPINI AI Menggantikan Peran Ulama Mukhlis? Tidak akan Pernah Bisa
OPINI

AI Menggantikan Peran Ulama Mukhlis? Tidak akan Pernah Bisa

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
15 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Saat ini, AI sudah sangat digemari masyarakat, termasuk pemuda. Mereka dapat mendapatkan jawaban dengan cepat dengan rasa yang sama seperti bertanya dengan teman. Bahkan, sampai pertanyaan tentang ilmu kesehatan, sampai hukum atau ilmu agama. Fenomena muncul layanan AI yang dapat menjawab berbagai pertanyaan seputar keagamaan ini, dinilai kemenag memang sangat mudah diterima oleh generasi muda.

Namun, meskipun sangat mudah diterima dan sangat membantu, AI ini tetap harus digunakan sebagai alat bantu saja, tidak boleh dijadikan sebagai pengganti ulama atau rujukan utama yang dipercaya. Hanya bisa dijadikan alat bantu untuk mencari referensi tertentu atau memudahkan merangkum informasi. Hasil AI tidak pasti, tapi harus terus mencari tahu kebenaran fakta dari hasil yang diberikan AI tersebut. Tidak bisa ditelan mentah-mentah.

Hal ini juga sejalan dengan pandangan Ayu Purwarianti, seorang ahli AI dari ITB. Menurutnya, AI tidak bisa dijadikan rujukan utama, karena bisa salah memberikan jawaban (khazanah.republima.co.id, 2-7-2026).

AI memang dapat sangat membantu kita untuk mengefisienkan kerjaan. Sehingga kerjaan lebih cepat diselesaikan. AI merupakan platform digital berupa kecerdasan buatan. Platform ini berfungsi untuk memberi penggunanya sejumlah informasi berdasarkan data dan informasi yang beredar di internet, yang kita tahu bahwa tidak semua informasi di internet tersebut adalah fakta.

Artinya, AI tidak bisa dijadikan sumber informasi yang tepercaya, maka tidak bisa pula kita mempercayai AI untuk meminta rujukan agama dan fatwa.
Menggantikan peran ulama Mukhlis dengan sebuah platform digital buatan yang diawasi negara-tempat algoritma dirancang berdasarkan kriteria kebijakan dan keamanan-, akan berpotensi memberikan jawaban yang telah disortir dan dirumuskan sebelumnya.

Jadi apakah kita bisa menggunakan AI? Jawabannya, bisa. Namun, hanya untuk merangkum atau mencari referensi. Bukan untuk meminta fatwa hukum tentang suatu hal. Hukum dan fatwa dalam Islam hanya besumber dari empat; Al-Quran, Sunah (hadits), ijmak, dan qiyad yang dihasilkan melalui jalan ijtihad dari para mujtahid.

Maka, merujuk hukum Islam atau agama dan meminta fatwa hukum terkait suatu hal, haruslah kepada ulama yang berakal dan faqih dalam ilmu agamanya. Karena ulama akan memberikan informasi hukum atau fatwa yang benar-benar berlandaskan dalil syar'i dan rasa takut kepada Allah, sehingga tidak berani memberikan informasi yang tidak jelas.

Platform digital yang tidak berakal dan tidak memiliki kesadaran seperti AI ini tidak akan bisa menggantikan posisi ulama dalam mengambil rujukan agama atau meminta fatwa. Seperti yang difirmankan dalam QS An-Nahl ayat 43.

"Kami tidak mengutus sebelum engkau (Nabi Muhammad), melainkan laki-laki yang Kami beri wahyu kepadanya. Maka, bertanyalah kepada orang-orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (QS An-Nahl: 43) 

Oleh: Sarah Fauziah
(Sahabat Tanah Ribath Media)

Via OPINI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

AI Menggantikan Peran Ulama Mukhlis? Tidak akan Pernah Bisa

Tanah Ribath Media- Juli 14, 2026 0
AI Menggantikan Peran Ulama Mukhlis? Tidak akan Pernah Bisa
TanahRibathMedia.Com— Saat ini, AI sudah sangat digemari masyarakat, termasuk pemuda. Mereka dapat mendapatkan jawaban dengan cepat dengan rasa yan…

Most Popular

Tahun Ajaran Baru Serba Susah, Gambaran Pendidikan dalam Kapitalisme

Tahun Ajaran Baru Serba Susah, Gambaran Pendidikan dalam Kapitalisme

Juli 10, 2026
Dinamika Hubungan Penguasa dan Rakyat dalam Sistem Islam

Dinamika Hubungan Penguasa dan Rakyat dalam Sistem Islam

Juli 10, 2026
Kemiskinan Struktural di Negeri yang Kaya Raya

Kemiskinan Struktural di Negeri yang Kaya Raya

Juli 10, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Tahun Ajaran Baru Serba Susah, Gambaran Pendidikan dalam Kapitalisme

Tahun Ajaran Baru Serba Susah, Gambaran Pendidikan dalam Kapitalisme

Juli 10, 2026
Dinamika Hubungan Penguasa dan Rakyat dalam Sistem Islam

Dinamika Hubungan Penguasa dan Rakyat dalam Sistem Islam

Juli 10, 2026
Kemiskinan Struktural di Negeri yang Kaya Raya

Kemiskinan Struktural di Negeri yang Kaya Raya

Juli 10, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us