Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda OPINI Refleksi Hardiknas: Dunia Pendidikan semakin Memprihatinkan
OPINI

Refleksi Hardiknas: Dunia Pendidikan semakin Memprihatinkan

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
05 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Reni Susanti, S.A.P
(Muslimah Riau)

TanahRibathMedia.Com— Dunia pendidikan saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kasus demi kasus terus terjadi dengan ragam yang berbeda. Tiap tahun Hari Pendidikan Nasional dirayakan, nyatanya dunia pendidikan makin buram dan memprihatikan. Kasus kekerasan dan pelecehan seksual makin banyak dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa, ruang aman sekolah dan kampus tak terjamin. 

Baru-baru ini terjadi kasus penganiayaan pelajar di Bantul yang dilakukan oleh setidaknya sepuluh orang mengeroyok seorang pelajar. Kejadian bermula saat korban dijemput dan dibawa ke lokasi sepi. Diduga kuat penganiayaan dilakukan karena balas dendam (tvOnenews.com, 22-4-2026). Sementara itu, di Bogor terjadi penyiraman air keras terhadap dua orang pelajar SMA di Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat oleh orang yang tidak dikenal. Kedua korban dalam perjalanan pulang ke rumah (detikNews, 22-4-2026).

Berbeda dengan kasus yang terjadi di dunia perguruan tinggi, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 menemukan sejumlah praktik kecuragan yang dilakukan sejumlah praktik kecurangan yang dilakukan peserta ujian. Praktik perjokian ditemukan di lokasi Pusat UTBK Universitas Sulawesi Barat. Peserta tes mengganti kehadirannya dengan orang lain. Orang yang sama mengikuti UTBK di tahun lalu, ikut lagi di tahun ini dengan nama yang berbeda. Praktik joki dalam pelaksanaan UTBK-SNBT dengan kasus yang sama juga ditemukan di lokasi tes Universitas Negeri Surabaya (Tempo.com, 21-4-2026).

Selain praktik perjokian, panitia SNPMB 2026 menemukan adanya peserta yang membawa alat bantu. Salah satunya penggunaan alat bantu dengar yang ditemukan di pererta UTBK di lokasi tes Universitas Diponegoro. Alat bantu dengar dipasang di lubang telinga peserta UTBK dan harus dibawa ke dokter THT untuk bisa melepaskan alat tersebut (Tempo.com, 21-4-2026).

Tak ketinggalan, dua kampus besar di Jawa Timur, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Airlangga (Unair), melaporkan adanya upaya kecuranga dari peserta UTBK. Di Unesa, panitia berhasil mengamankan seorang joki yang mencoba mengelabui dengan dokumen palsu. Sedangkan di Unair, joki diduga sudah terendus identitasnya hingga akhirnya memilih tidak hadir di lokasi ujian (Detik.com, 22-4-2026).

Dunia Pendidikan dalam Sistem Kapitalis 

Peringatan Hardiknas mestinya menjadi alarm keras bagi semua pihak untuk memperbaiki kembali kondisi buruk dunia pendidikan hari ini. Baik keluarga, masyarakat, terlebih negara yang memberikan pengaruh besar bagi berhasil atau tidaknya pendidikan generasi. Dalam sistem kehidupan yang sekuler kapitalistik saat ini, tampak jelas kegagalan implementasi arah/peta jalan pendidikan sehingga menghasilkan pelajar yang krisis kepribadiannya, yaitu sekuler (memisahkan agama dari kehidupan), liberal, dan pragmatis, ditambah orientasi dari pendidikan menghasilkan output yang disiapkan hanya untuk mencari materi, sehingga jauh dari predikat kaum intelektual yang beradab dan bermoral.

Sistem pendidikan sekuler kapitalistik menghasilkan output orag-orang yang ingin sukse instan tanpa mau berusaha secara serius, juga orang-orang yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan uang dalam jumlah besar. Minimnya pendidikan nilai-nilai agama yang benar dalam pendidikan sekuler akan memperlebar ruang kebebasan yang akhirnya mengikis moral dan kepribadian bahkan mudah terseret pada tindak kejahatan dan kemaksiatan. Selain itu, longgarnya sanksi negara bagi pelaku pelajar yang dianggap hanya sekedar kenakalan anak semata, sehingga menoleransi kriminalitas yang sebenarnya berbahaya bagi individu pelaku dan kenyamanan masyarakat.

Pendidikan dalam Islam

Dalam Islam, pendidikan merupakan hal penting dan mendasar yang wajib dijamin pemenuhannya oleh negara. Rakyak tidak perlu pusing memikirkan biaya pendidikan karena akan difasilitasi negara secara gratis dan berkualitas. Sistem pendidikan Islam berasaskan aqidah Islam yang fokus pada pembentukan karakter (syakhsiyah Islamiyah) di mana pelajar harus memiliki kesadaran antara pola pikir dan pola sikapnya, sehingga menghasilkan insan kamil yang cerdas sekaligus bertakwa. Harapannya tidak akan melakukan kecurangan demi meraih kesuksesan. 

Negara Islam akan membangun suasana hidup yang penuh ketakwaan dan mendorong setiap orang untuk berlomba dalam amal kebaikan, dengan menerapkan sistem sanksi yang tegas bagi pelaku kejahatan termasuk pelajar. Sinergi pendidikan dalam keluarga, lingkungan dan sistem pendidikan harus berpijak pada aqidah san syariat Islam. 
Allahu a’lam.
Via OPINI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Refleksi Hardiknas: Dunia Pendidikan semakin Memprihatinkan

Tanah Ribath Media- Mei 04, 2026 0
Refleksi Hardiknas: Dunia Pendidikan semakin Memprihatinkan
Oleh: Reni Susanti, S.A.P (Muslimah Riau) TanahRibathMedia.Com—  Dunia pendidikan saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kasus demi kasus terus terj…

Most Popular

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Mei 01, 2026
Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Mei 01, 2026
Demiliterisasi Gaza, Upaya Barat Untuk Terus Menjajah Palestina

Demiliterisasi Gaza, Upaya Barat Untuk Terus Menjajah Palestina

April 29, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023

Popular Post

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Mei 01, 2026
Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Mei 01, 2026
Demiliterisasi Gaza, Upaya Barat Untuk Terus Menjajah Palestina

Demiliterisasi Gaza, Upaya Barat Untuk Terus Menjajah Palestina

April 29, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us