Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Tatkala Judol dan Pinjol Merasuki Jiwa Generasi Muda
SP

Tatkala Judol dan Pinjol Merasuki Jiwa Generasi Muda

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
18 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Saat ini berbagai situs judi di jejaring sosial merebak luas di dunia pendidikan. Membuat para pelajar rentan terpapar oleh judi online dan pinjaman online. Seperti yang terjadi di daerah Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), terjerat judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) hingga jutaan rupiah. Ia juga berutang kepada temannya sebesar 4 juta rupiah untuk membayar pinjol. Karena malu belum bisa membayar utang pada teman-temanya, ahirnya Ia pun memutuskan untuk tidak berangkat sekolah sampai satu bulan (Kompas.com, 29-10-2025).

Judol dan Pinjol sudah meresahkan masyarakat baik dari kalangan pekerja, pegawai, dan orangtua. Lebih parahnya yang menjadi sasaran empuk adalah para generasi muda yang masih di jenjang pendidikan. Karena siapapun yang sudah masuk bahkan sampai kecanduan pinjol dan judol, dengan sendirinya telah membentuk lingkaran setan yang senantiasa mengikat para pengikutnya. Sehingga setiap membutuhkan uang, dalam benak pikirannya hanya akan mencari pijaman online.

Dalam kasus ini menunjukan adanya lorong atau celah dalam pengawasan para orangtua juga pihak sekolah terhadap anak-anak. Itu juga karena lemahnya negara dalam mengatasi serta membrantas judi online, buktinya kasus demi kasus selalu terulang lagi. Penyebabnya yaitu dari rusaknya pemikiran mereka. Saat ini, pendidikan yang dterapkan adalah pendidikan Kapitalis-Sekuler, yang bertujuan mencetak generasi muda yang siap dan mampu bekerja untuk memperbaiki perekonomian negara, dengan berbasis pada sistem ekonomi Kapitalis bukan berbasis pada akidah Islam.

Negara yang menerapkan sistem Kapitalisme hanya berperan sebagai regulator bukan sebagai pelidung rakyat. Kapitalisme tolok ukur kebahagiaan adalah mencari keuntungan materi yang sebanyak-banyaknya tanpa mempertimbangkan halal dan haram. Munculah pemikiran rusak yang menginginkan kekayaan tetapi malas kerja. Maunya secara cepat atau instan, seperti mengambil pinjol dan sebagainya.

Dalam Islam, pendidikan yag diterapkan pastinya berbasis pada akidah Islam. Selain generasi muda mendapat transfer ilmu pengetahuan umum, mereka juga akan dikuatkan akidah Islam terlebih dahulu. Sehingga akan memunculkan kepribadian Islam secara sempurna. Jika negara menerapkan Islam, maka wajib berperan penuh untuk memberantas dan menutup akses-akses judol, pinjol dan berbagai akses yang berbahaya dan menyimpang dari Islam. Negara juga akan memberi sanksi tegas untuk para pelakunya sesuai dengan hukum yang telah ditetapkan oleh syariat Islam.

Wallahu 'alam bi showab.

Wiji Ummu Fayyadh 
(Muslimah Kebumen)


Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Takbir di Tengah Reruntuhan: Alarm bagi Persatuan Umat

Tanah Ribath Media- April 08, 2026 0
Takbir di Tengah Reruntuhan: Alarm bagi Persatuan Umat
Oleh: Salma Rafida (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Perayaan Idulfitri yang semestinya menjadi momentum kemenangan dan kebahagiaa…

Most Popular

Arus Balik, Arus Masalah: Urbanisasi sebagai Bukti Gagalnya Sistem

Arus Balik, Arus Masalah: Urbanisasi sebagai Bukti Gagalnya Sistem

April 08, 2026
BoP dan Ilusi Perdamaian, ketika Umat Harus Bersikap Tegas

BoP dan Ilusi Perdamaian, ketika Umat Harus Bersikap Tegas

April 08, 2026
Urbanisasi setelah Idulfitri, Wujud Kesenjangan

Urbanisasi setelah Idulfitri, Wujud Kesenjangan

April 08, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Arus Balik, Arus Masalah: Urbanisasi sebagai Bukti Gagalnya Sistem

Arus Balik, Arus Masalah: Urbanisasi sebagai Bukti Gagalnya Sistem

April 08, 2026
BoP dan Ilusi Perdamaian, ketika Umat Harus Bersikap Tegas

BoP dan Ilusi Perdamaian, ketika Umat Harus Bersikap Tegas

April 08, 2026
Urbanisasi setelah Idulfitri, Wujud Kesenjangan

Urbanisasi setelah Idulfitri, Wujud Kesenjangan

April 08, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us