Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Rokok Ilegal dan Krisis Moral Ekonomi: Saat Keuntungan Mengalahkan Kesehatan Rakyat
SP

Rokok Ilegal dan Krisis Moral Ekonomi: Saat Keuntungan Mengalahkan Kesehatan Rakyat

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
03 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Maraknya peredaran rokok ilegal di Kepulauan Riau menjadi persoalan serius yang tidak hanya menyangkut pelanggaran hukum, tetapi juga persoalan moral dan kesehatan masyarakat. Fenomena ini memperlihatkan bahwa meskipun rokok ilegal merugikan negara karena menghilangkan potensi pendapatan dari cukai, pada dasarnya keberadaan rokok — legal maupun ilegal — tetap membawa dampak negatif bagi masyarakat. Rokok adalah produk yang telah terbukti secara ilmiah merusak tubuh, namun tetap beredar luas karena adanya kepentingan ekonomi yang besar di baliknya.

Dalam sistem kapitalis yang menjadi dasar pengelolaan ekonomi saat ini, keuntungan materi sering kali dijadikan tolok ukur utama, tanpa memperhatikan nilai kemanusiaan dan dampak sosial yang ditimbulkannya. Pemerintah memungut cukai dari rokok dan menjadikannya salah satu sumber pendapatan utama, sementara di sisi lain, biaya kesehatan masyarakat akibat penyakit yang ditimbulkan rokok justru membengkak setiap tahun. Ketimpangan ini menunjukkan bahwa orientasi ekonomi yang berbasis profit tidak mampu menyeimbangkan antara kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat.

Berbeda dengan sistem kapitalis, Islam memandang bahwa setiap hal yang membawa mudarat bagi manusia harus dijauhi. Prinsip dasar dalam syariat Islam adalah larangan terhadap segala sesuatu yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, dalam sistem pemerintahan Islam, negara tidak akan mengizinkan produksi atau peredaran barang yang dapat merusak kesehatan masyarakat, meskipun hal tersebut dapat menghasilkan keuntungan ekonomi. Keuntungan materi tidak dapat dijadikan alasan untuk menjustifikasi kemudaratan yang lebih besar.

Sebagai contoh, pada masa Khalifah Umar bin Khattab r.a., perdagangan khamr (minuman keras) dilarang dengan sangat tegas. Umar tidak hanya melarang konsumsi khamr, tetapi juga menindak keras para pedagang yang memperjualbelikannya. Ia memerintahkan agar tempat-tempat penyimpanan dan penjualan khamr dihancurkan. Bahkan, bagi orang yang kedapatan menjual atau meminum khamr, diberlakukan sanksi had berupa cambukan sebanyak 40 hingga 80 kali, sesuai ketentuan hukum Islam yang berlaku saat itu. Tindakan ini menunjukkan bahwa negara Islam benar-benar melindungi masyarakat dari bahaya moral, sosial, dan fisik yang ditimbulkan oleh minuman keras, meskipun secara ekonomi perdagangan khamr bisa mendatangkan keuntungan.

Dalam pandangan Islam, seorang pemimpin adalah ra’in, yakni pelindung dan pengurus urusan rakyatnya. Ia bertanggung jawab memastikan bahwa kebijakan negara berpihak pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, bukan pada kepentingan segelintir pihak. Oleh karena itu, solusi hakiki terhadap maraknya rokok — baik legal maupun ilegal — adalah dengan mengembalikan fungsi negara sebagai penjaga moral dan kesehatan publik. Negara seharusnya membangun sistem ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai keadilan dan kemaslahatan, bukan sekadar mengejar keuntungan jangka pendek yang merugikan rakyatnya sendiri.

Apabila prinsip ini diterapkan, maka persoalan seperti rokok, minuman keras, dan barang-barang lain yang merusak kesehatan serta moral masyarakat tidak akan dibiarkan beredar hanya karena alasan ekonomi. Negara akan benar-benar menjadi pelindung rakyat dari segala bentuk bahaya, baik yang tampak secara fisik maupun yang merusak nilai-nilai kehidupan. Dengan demikian, kesejahteraan yang lahir bukan hanya bersifat materi, tetapi juga mencakup ketenangan, kesehatan, dan keberkahan dalam kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Ilma Nafiah
(Muslimah Peduli Generasi)
Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us