Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Hubungan Sedarah, Bikin Resah dan Gelisah
Opini

Hubungan Sedarah, Bikin Resah dan Gelisah

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
31 Mei, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Lia Purwati 
(Pegiat Literasi Islam)

TanahRibathMedia.Com—Akhir-akhir ini, masyarakat dihebohkan dengan adanya grup Facebook "Fantasi Sedarah". Aktivitas di dalam grup tersebut adalah saling berbagi informasi tentang hubungan sedarah. Ada yang dengan bangganya melakukan hubungan sedarah dengan adik perempuannya, bahkan anaknya sendiri. Yang lebih parah, melakukan hubungan sedarah dengan ibu kandungnya sendiri.

Banyak masyarakat yang mengecam bahkan mengutuk perbuatan keji tersebut. Keresahan masyarakat terhadap adanya grup fantasi sedarah ini makin memuncak. Apalagi di dalam grup facebook Fantasi Sedarah itu memiliki sebanyak 32 ribu pengikut dan rutin membagikan pengalaman menjijikkannya itu.

Sekretaris Kemen PPPA, Titi Eko Rahayu menyatakan bahwa jika ada bukti pelanggaran, proses hukum harus ditegakkan demi memberi efek jera dan melindungi masyarakat, khusus nya anak-anak dari dampak buruk konten yang menyimpang (republika.co.id, 17-05-2025).

Komisi Nasional (Komnas) Anti Kekerasan terhadap perempuan mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus grup Fantasi Sedarah yang meresahkan masyarakat (beritasatu.com, 17-05-2025).

Mengapa Bisa Terjadi?

Hubungan sedarah jelas keharamannya. Bagaimana mungkin, seorang ayah tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Bahkan seorang anak tega menyetubuhi ibu kandungnya yang telah mengandung dan melahirkan serta membesarkan dirinya. Tidak adalagi tempat berlindung bagi anak perempuan. Yang seharusnya menjadi pelindung dari kejahatan, kini malah menjadi orang yang melakukan kejahatan keji tersebut.

Pada dasarnya, dengan diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang memisahkan agama dari kehidupan membuat masyarakat menjadi awam dan asing dengan agamanya sendiri. Sehingga tolok ukur perbuatannya bukan lagi berdasarkan hukum syarak, melainkan hanya mengikuti hawa nafsunya saja.

Nyatanya, dengan diterapkannya sistem sekuler kapitalisme di tengah-tengah kehidupan masyarakat, justru memberikan peluang kejahatan yang tak terbatas. Dengan adanya teknologi yang super canggih seperti sekarang memudahkan orang-orang jahat untuk melancarkan aksinya. 

Apa Solusinya?

Islam merupakan agama rahmatan lil alamin. Agama yang paling benar dan satu-satunya agama yang memiliki ideologi yang shohih (benar). Ideologi Islam mampu menjaga generasinya dari pergaulan yang bebas dan tak beraturan. Ideologi Islam juga akan menjaga masyarakatnya dari kemaksiatan yang dilakukan secara terang-terangan. Sehingga tidak akan ada kejahatan atau kemaksiatan yang dilakukan secara sengaja atau bahkan mengumbarnya.

Berbeda dengan ideologi kapitalisme, ideologi Islam mampu memberantas masalah hingga ke akarnya. Kasus hubungan sedarah ini bila ditelusuri lebih dalam, penyebabnya karena kurangnya kontrol diri dari nafsu yang bergejolak. Banyaknya tontonan yang merusak seringkali menjadi tuntunan. Seperti pornografi yang semakin hari semakin membludak ini. Dari tontonan itulah kemudian diri hilang kendali sampai tega melakukan hal yang menjijikkan tersebut dengan kakak,anak bahkan ibunya. 

Sudah seharusnya masyarakat sadar, bahwa masalah seperti ini tidak akan pernah bisa hilang jika masih diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang rusak ini. Hanya sistem Islamlah yang mampu menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan secara tuntas hingga ke akarnya. 

Wallahu a'lam bis-shawab.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026
Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026
Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us