Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Tsaqafah Menjaga Rasa Cinta Kedua
Tsaqafah

Menjaga Rasa Cinta Kedua

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
30 Nov, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Maman El Hakiem
(Sahabat Tanah Ribath Media) 

TanahRibathMedia.Com—Perasaan cinta pada lawan jenis adalah naluri yang normal. Namun, yang perlu diingat naluri tersebut pemenuhannya harus mengikuti kaidah hukum syariat. Mencintai bukan berarti memaksakan keinginan untuk memiliki, apalagi sampai melakukan perbuatan maksiat.

Islam menetapkan batasan yang jelas dalam interaksi antara pria dan wanita yang bukan mahram. Misalnya, tidak adanya sentuhan fisik yang tidak dibenarkan, tidak adanya khalwat (berduaan) antara pria dan wanita yang bukan mahram, menundukkan pandangan, menjaga kehormatan diri serta tata kesopanan dalam pergaulan.

Dalam kehidupan berumah tangga, Islam mendorong suami untuk bersikap hormat dan setia terhadap istri mereka. Mencintai istri, memberikan perhatian, dan membangun hubungan yang sehat dianggap sebagai tugas dan tanggung jawab suami untuk menjaga keharmonisan dan rasa tenteram dalam kehidupan berumah tangga.

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu mendapatkan ketenangan hati dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang." (QS Ar-Rum: 21).

Ada dua hal penting yang harus diperhatikan ketika muncul rasa cinta untuk kedua kalinya pada wanita lain. Sebenarnya hal yang wajar karena seorang suami yang normal masih memiliki hasrat syahwat sekali pun telah berkeluarga. Dalam hal ini syariat Islam telah mengatur agar rasa cinta yang menggelora tersebut tidak mengarah pada perbuatan dosa. 

Pertama, menundukkan pandangan saat berinteraksi dengan lawan jenis artinya tidak mengumbar tatapan mata secara liar, apalagi disertai syahwat dan pikiran kotor yang dapat mendekatkan diri pada perbuatan zina.
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS Al-Isra: 32).

Kedua, memuliakan kedudukan seorang wanita dengan menjaga dan melindunginya, bukan malah melecehkan apalagi menodainya.
"Sebaik-baik kamu adalah yang paling baik akhlaknya di antara kamu, dan sebaik-baik kamu di antara kamu adalah yang paling baik terhadap isterinya." (HR Tirmidzi)

Penting untuk diperhatikan bahwa Islam menekankan pengendalian diri, mengarahkan perasaan cinta dalam batas-batas yang telah ditetapkan, menjaga kemuliaan,  kehormatan dan martabat wanita. Untuk itu kesetiaan terhadap pasangan hidup, hormat terhadap semua wanita, dan menjaga kesuciannya adalah nilai-nilai yang ditanamkan oleh Islam dalam memandang rasa cinta pada wanita, apalagi saat jatuh cinta untuk yang kedua kalinya.  

Jika hasrat tersebut memuncak, solusinya memang poligami, namun itu pun hendaknya bukan karena dorongan syahwat semata. Poligami sejatinya adalah mubah, sementara menjaga amanah untuk keharmonisan rumah tangga hukumnya wajib.

Wallahu'alam bish Shawwab.
Via Tsaqafah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us