Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Generasi Strawberry
Opini

Generasi Strawberry

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
19 Agu, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Sunaini, S.Pd, CTrQ

TanahRibathMedia.Com—Berbicara mengenai generasi adalah mengenal sosok manusia pengganti dari masa ke masa. Setiap penciptaan manusia pasti dimulai dari proses yang sama, yaitu sel telur dibuahi sperma, kemudian menjadi zigot, lalu berkembang menjadi janin dan pada akhirnya menjadi manusia yang utuh. Bersiap memulai babak baru kehidupan di dunia. 

Ketika manusia lahir maka potensi kehidupan yang dimiliki soeorang manusia itu sama. Yaitu ia akan memiliki kebutuhan jasmani (hajatul udhawiyyah) seperti makan, minum, tidur, buang hajat, yang kesemuanya ini wajib terpenuhi dan apabila tidak maka akan menimbulkan kekacauan diri hingga berakibat mati. Kemudian pasti memiliki naluri (gharizah) seperti, ingin disayangi, bisa meluapkan emosi, ingin memiliki pasangan, ingin melanjutkan keturunan, dan pasti ingin melakukan penyembahan kepada Yang Maha Kuat darinya. 

Namun, ketika potensi kehidupan manusia itu sama yang dikaruniakan oleh Allah Ta'ala, lantas kenapa generasi itu potensinya tidak sama? 

Mengutip dari laman blog.ecampuz.com (1-1-2023) bahwa di Indonesia memiliki 6 macam generasi berdasarkan pengelompokan tahun kelahiran. Pertama, generasi Pre Boomer yang lahir sebelum 1945. Kedua, generasi Baby Boomer yang lahir rentang tahun 1946-1964. Ketiga, generasi X yaitu lahir rentang tahun1965-1980. Keempat, generasi Y lahir rentang tahun 1981-1996. Kelima, generasi Z lahir rentang tahun 1997-2012. Terakhir, generasi Alpha yaitu lahir rentang 2013-hingga sekarang. 

Berdasarkan fakta penamaan generasi ini adalah dilatarbelakangi atas ciri identitas karakteristik yang dominan. Fokus pada Gen Z dan Gen Alpha adalah generasi yang sudah tidak asing lagi dengan dunia teknologi. Mereka sangat melek dengan dunia maya. Bagi mereka, dunia maya adalah kehidupan nomor satunya. 

Dengan kehadiran teknologi canggih ini, sungguh akan memberikan pengaruh yang sangat signifikan kepada pribadi generasi, terutama kepada Gen Z dan Gen Alpha. Salah satunya yang penulis soroti adalah lahirnya generasi bermental lunak, lembek, temperamen, sulut emosi negatif, dan anti kritik. Inilah yang kemudian penulis beri sebutan dengan "generasi stoberi".

Penyebab Generasi Stoberi

Kepribadian setiap individu dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya sebagai berikut:
Pertama, lingkungan keluarga sebagai madrasatul ula atau pendidikan pertama untuk generasi. Tentu menjadi pentingnya peran ibu dan ayah yang dapat membantu mengantarkan anak atau generasi agar memiliki kepribadian yang cerdas, punya semangat yang tinggi, rajin ibadah, berbakti kepada orang tua, tau akan kewajiban sebagai anak dan lain sebagainya. Ketika dalam tahapan ini orang tua mengabaikan pengasuhan dasar, maka akan tinggi risiko kekacauan mental dan kepribadian buruk. Orang tua yang tidak sabaran sehingga untuk mengantisipasi ketidaksabaran itu, orang tua cenderung memfasilitasinya dengan gawai atau televisi yang jauh dari kontrol. 

Kedua, lingkungan teman sepergaulan baik di perumahan maupun teman di sekolahan. Teman sepergaulan adalah sarana anak untuk mendapatkan banyak sekali ragam informasi terlepas itu baik dan buruk. Baik dari hobi, cara berbicara, atitude, yang kesemuanya ini sangat mungkin ditiru oleh anak atau generasi Gen Z atau Gen Alpha.

Ketiga, dunia digitalisasi dan teknologi. Menjadi suatu kewaspadaan orang tua apabila anak cenderung mengurung diri di kamar, jarang komunikasi atau tidak mau diajak diskusi. "Mager" atau malas gerak. Ini adalah ciri generasi yang sudah terpapar dunia maya. Biasanya akan mudah marah, bahkan cenderung melawan jika dinasihati. 

Ketika ketiga faktor di atas jika tidak dikontrol atau jauh dari pengawasan orang tua, maka akan berefek fatal. Lahirlah generasi yang bermental lembek. Malas gerak. Tidak produktif.

Selain itu, faktor yang tidak bisa dielakkan lagi adalah jebakan sistem kapitalisme sekularisme. Sistem ini berupaya menjauhkan generasi dari agama sehingga tidak jarang ditemukan anak usia sekolahan sampai perguruan tinggi yang tidak mengenal waktu salat. Seolah mereka tidak kenal akan Allah Yang Maha Melihat dan Mengawasi. 

Sistem kapitalisme ini juga menjadikan generasi yang bersifat arogan. Hidup dengan gaya "suka-suka gue", "masa muda masa bahagia, agama urusan nanti" begitulah banyak ungkapannya.

Islam Aturan Sempurna

Di dalam Islam generasi itu dipandang sebagai mahkota mutiara umat, mendapat gelar umat terbaik yaitu khairul ummah. Untuk mewujudkan itu, memang terlahir dari ibu terbaik yang memahami hebatnya Islam. 

Seorang ibu harus senantiasa menuntut ilmu, dengan ilmu Islam ia dapat mengantarkan anaknya menjadi generasi terbaik. Begitu pun seorang ayah akan mengajarkan jiwa yang kuat, penuh tanggung jawab. Keluarga akan menjadi benteng pertama dalam memahamkan agama, di kala negara abai atas generasi. Oleh karena itu, selama Islam tidak dijadikan asas dalam kehidupan maka generasi terbaik itu banyak yang gugur sebelum masanya. Mari kembali pada sistem Islam rahmatan lil'alamiin.

Wallahu a’lam bissawab.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us