Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Islam Komprehensif vs Kapitalisme Parsial
SP

Islam Komprehensif vs Kapitalisme Parsial

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
30 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Sungguh memprihatinkan, akibat kelangkaannya LPG dan naiknya harga BBM membuat pengisian bahan bakar minyak di sejumlah daerah seperti Makassar dan Sulawesi Selatan mengalami antrian yang sangat panjang hingga sulit dikendalikan. Tak hanya itu saja, bahkan sepekan terakhir ini antreannya dikabarkan sampai beberapa kilometer. Langkanya BBM dan LPG tentunya akan secara otomatis berimbas pada berbagai hal, diantaranya dunia pendidikan, oleh karena itu guna mengurangi mobilitas, pemerintah memutuskan agar pelajar ataupun pegawai untuk melakukan aktivitasnya secara daring selama sepekan kedepan. 

Langkanya BBM dan LPG tentunya tidak bisa dianggap enteng oleh seluruh masyarakat, sebab hal ini sangat berdampak pada keberlangsungan hidup tentunya bukan hal yang tidak mungkin jika hal ini memicu demontrasi yang dilakukan oleh organisasi masyarakat, mahasiswa bahkan ojeg online di kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional, yang terletak dijalan Garuda, kelurahan kunjung Mae, kecamatan Mariso, Makassar Sulawesi Selatan (IDNTimes.com, 14-9-2026). 

Problema tersebut menjadi bukti bahwa negara tidak meriayah dalam memenuhi kebutuhan BBM dan LPG yang mudah untuk diakses serta memadai, sehingga mengakibatkan terhambatnya ekonomi, pendidikan, serta produktivitas masyarakat. Kondisi tersebut mencerminkan watak tata kelola energi dalam sistem kapitalisme sekularis, sebab negara hanya berperan sebagai regulator, sedangkan pengelolaan energi baik milik negara ataupun swasta dilakukan oleh para korporasi, tentunya jika pengelolaan energi sudah diprivasi oleh kerangka korporasi, maka logika yang berjalan akan menjadi ladang bisnis, dimana keuntungan adalah segalanya.

Inilah cerminan bahwa negara tidak sepenuhnya berperan sebagai pengurus, melainkan hanya berada dalam pusaran kepentingan ekonomi. Selama paradigma kapitalisme yang menjadikan energi sebagai komoditas dan negara hanya berperan sebagai regulator dalam mekanisme bisnis, maka kebijakan energinya hanya akan berputar pada subsidi, kuota, dan kepentingan ekonomi, sedangkan kewajiban meriayah (mengurusi) terhadap rakyat justru terabaikan.

Berbeda dengan sistem Islam, dalam Islam negara diwajibkan untuk meriayah rakyat secara komprehensif dan merata, sehingga negara akan memastikan kebutuhan setiap individu terpenuhi.
Negara dalam Islam juga tidak menyerahkan energi rakyat kepada mekanisme pasar, SDA akan dipastikan dikelola oleh negara sedangkan hasilnya sepenuhnya untuk kemaslahatan rakyat yang sesuai dengan syari'at Islam.

Islam juga memposisikan energi sebagai kepemilikan umum, sehingga tidak diperbolehkan dimiki oleh segelintir orang baik itu dimiliki lokal ataupun asing. Negara dalam Islam mempunyai visi untuk meriayah rakyat sehingga akan memastikan distribusi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah yang menguntungkan secara bisnis saja. Kini saatnya umat menyadari bahwa Islam satu-satunya solusi yang Konfrehensif, tidak seperti kapitalisme yang solusinya hanya bersifat parsial. Namun sistem Islam kaffah (menyeluruh) hanya akan terwujud dalam naungan khilafah.
Wallahu 'alam bissawab.

Nurjanah 
(Sahabat Tanah Ribath Media)
Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Pendidikan Tanpa Akidah: Akar Mewabahnya Bullying di Sekolah

Tanah Ribath Media- September 30, 2026 0
Pendidikan Tanpa Akidah: Akar Mewabahnya Bullying di Sekolah
Oleh: Nur Komariah (Ibu Rumah Tangga)  TanahRibathMedia.Com— Pendidikan bukan sekadar proses pemindahan ilmu pengetahuan, melainkan pembentukan akh…

Most Popular

Keracunan Massal MBG Akibat Masalah Sistemik

Keracunan Massal MBG Akibat Masalah Sistemik

September 23, 2026
Mengurai Racun Kapitalisme dalam Piring MBG

Mengurai Racun Kapitalisme dalam Piring MBG

September 23, 2026
Birokrasi Membunuh: Ketika Prosedur Menumbalkan Nyawa Korban Bencana

Birokrasi Membunuh: Ketika Prosedur Menumbalkan Nyawa Korban Bencana

September 25, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Keracunan Massal MBG Akibat Masalah Sistemik

Keracunan Massal MBG Akibat Masalah Sistemik

September 23, 2026
Mengurai Racun Kapitalisme dalam Piring MBG

Mengurai Racun Kapitalisme dalam Piring MBG

September 23, 2026
Birokrasi Membunuh: Ketika Prosedur Menumbalkan Nyawa Korban Bencana

Birokrasi Membunuh: Ketika Prosedur Menumbalkan Nyawa Korban Bencana

September 25, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us