Straight News
Arien Najah: Benarkah Pemerintah Berhasil Mengentaskan Kemiskinan?
TanahRibathMedia.Com—Pengasuh Majelis Taklim Kaisha, Ustazah Arien Najah mempertanyakan, benarkah pemerintah berhasil mengentaskan kemiskinan?
"Indonesia merilis angka kemiskinan sebesar 8 persen, berdasarkan data terbaru penghitungan sensus dan desil. Apakah ini keberhasilan pemerintah mengentaskan kemiskinan atau sekadar pencitraan semata?" tanyanya retoris ketika mengisi kajian rutin, pada Ahad (6-9-2026) di Probolinggo.
Desil, jelasnya, merupakan pembagian masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1 adalah kelompok miskin ekstrem, desil 2 terkategori miskin, desil 3 termasuk kelompok rentan miskin, desil 4 adalah kelompok menengah.
“Kelompok desil 5 sampai desil 10 merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi,” cetusnya.
Padahal, imbuhnya, Islam mempunyai definisi yang jelas terkait masalah kemiskinan.
"Fakir adalah seseorang yang tidak memiliki harta dan penghasilan. Sedangkan arti miskin ialah seseorang yang mempunyai harta dan penghasilan tetapi tidak mencukupi kebutuhan sehari-harinya," terangnya.
Menurutnya, Islam juga punya mekanisme perwalian terhadap seseorang yang fakir dan miskin.
"Kerabatnya yang akan menanggung kebutuhannya. Jika semua kerabatnya juga tidak mampu, maka tanggung jawab itu berpindah menjadi tanggung jawab negara," tegasnya.
Selain itu, katanya, Islam telah menetapkan kelayakan standar pemenuhan kebutuhan dasar yang setara.
“Artinya, tingkat konsumsi di lingkungan tempat tinggalnya haruslah merata. Mulai dari kebutuhan primer, pangan, sandang, dan papan hingga kebutuhan komunal, yaitu pendidikan, kesehatan, dan keamanan wajib difasilitasi oleh negara,” bebernya.
Ia menegaskan, inilah wujud pengurusan negara kepada rakyatnya yang sudah diatur oleh Islam dan menekankan bahwa solusi dari kemiskinan yang struktural ini hanyalah Islam.
"Solusi dari kemiskinan yang struktural ini tidak lain hanyalah Islam," pungkasnya.[] Irma Hidayati
Via
Straight News
Posting Komentar