SP
Sandiwara Gencatan Senjata
TanahRibathMedia.Com—Baru-baru ini tersebar video yang menanyangkan Israel melancarkan serangan udara ke sebuah bangunan di jalur Gaza pada Jumat waktu setempat (4-2-2026). Mereka mengklaim bahwa serangan itu dilakukan karena Hamas melanggar kesepakatan gencatan senjata. Serangan itu mengakibatkan setidaknya 21 orang tewas di antaranya ada 6 anak-anak dan seorang bayi yang baru berusia 5 bulan (Kompas.com, 5-2-2026).
Gencatan senjata dan Board of Peace yang digadang-gadang untuk perdamaian di Palestina, nyatanya Israel berulang kali melakukan pelanggaran dan selalu melancarkan serangan ke Palestina. Pernyataan Donald Trump tentang pembentukan Board of Peace untuk mengawasi rekonstruksi Gaza, bahkan berpotensi menggantikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memicu kontroversi besar. Lembaga ini bersifat eksklusif, berbasis kekuatan modal, dan memberi kewenangan terhadap pihak yang memiliki akses serta kekayaan. Awalnya hanya terkait Gaza, tetapi kemudian meluas pada stabilitas global.
Dunia terlalu naif percaya dengan janji-janji gencatan senjata dan Board of Peace, padahal yang terjadi hanyalah sandiwara Zionis penjajah untuk melanggengkan penjajahannya di bumi Palestina. Penguasa negeri-negeri Muslim tidak punya nyali untuk melawan Zionis penjajah, mereka beralasan demi menjaga keamanan dan mencegah agar kawasan perang tidak meluas. Bahkan mereka dengan suka rela ikut bergabung dengan Board of Peace.
Umat membutuhkan otoritas politik Islam yang independen agar nasib negeri Muslim tidak di tentukan lembaga kapitalis dan jihad politik untuk menolak legitimasi lembaga penjajah. Otoritas Politik Islam tersebut adalah Khilafah. Sikap umat haruslah tegas terhadap narasi gencatan senjata dan perdamaian yang digembor-gemborkan AS dan Israel melalui Board of Peace. Kesatuan umat dalam politik dan kepemimpinan sangat dibutuhkan untuk melawan hegemoni kafir penjajah. Umat dan penguasa Muslim harus paham bahwa kaum Muslim adalah umat yang satu tubuh, ketika anggota tubuh yang satu merasa sakit maka yang lainnya pun merasakan sakitnya. Saat ini selain bantuan materi yang dibutuhan, kita juga harus melakukan jihad dan mendorong penyatuan negeri-negeri Muslim di bawah naungan Khilafah.
Wallahu a'lam bi shawab.
Elis Schaaci
(Sahabat Tanah Ribath Media)
Via
SP
Posting Komentar