Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Ketika Dunia Diam, Gaza Terus Berdarah
SP

Ketika Dunia Diam, Gaza Terus Berdarah

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
22 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp




TanahRibathMedia.Com—Tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza tak kunjung menemukan ujungnya. Sejak agresi militer yang dimulai Oktober 2023, ribuan warga sipil kehilangan nyawa, sementara ribuan lainnya dilaporkan hilang tanpa jejak. Investigasi media internasional mengungkap dugaan penggunaan senjata termal dan termobarik yang menyebabkan jasad korban seolah menguap atau sulit dikenali (CNN Indonesia, 14 Februari 2026). Laporan investigasi Al Jazeera juga menyebut sedikitnya 2.842 warga Palestina dinyatakan hilang sejak agresi dimulai (Metro TV News, 15 Februari 2026).

Serangan terus terjadi bahkan ketika isu gencatan senjata digaungkan. Banyak korban berasal dari kalangan perempuan dan anak-anak—kelompok yang paling rentan dalam konflik bersenjata. Situasi ini kembali menyoroti konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina yang tak kunjung menemukan penyelesaian adil.

Penggunaan persenjataan dengan daya rusak masif terhadap wilayah padat penduduk menunjukkan krisis kemanusiaan yang serius. Jika benar senjata termobarik digunakan, maka dampaknya bukan hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga memusnahkan kehidupan secara brutal. Banyak pihak menilai tindakan ini sebagai bentuk pelanggaran berat hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional. 

Namun pertanyaannya, mengapa dunia tampak tak mampu menghentikan tragedi ini? Resolusi, kecaman, dan pernyataan diplomatik terus bergulir, tetapi di lapangan kekerasan belum berhenti. Standar ganda dalam politik global membuat keadilan seolah berjalan pincang. Rakyat sipil kembali menjadi korban tarik-menarik kepentingan geopolitik. 

Penderitaan perempuan dan anak-anak Palestina bukan sekadar angka statistik. Ia adalah luka kemanusiaan yang nyata. Ketika bom masih dijatuhkan, tangis anak-anak belum reda, maka suara keadilan tak boleh berhenti disuarakan. Selama Islam belum tegak sebagai sebuah istituti negara, Palestina dan negeri muslim lainnya akan tetap terjajah dan menderita. 

Ilma Nafiah
(Sahabat Tanah Ribath Media)

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Kontroversi yang Membuat Berbagai Reaksi dari Film Pesta Babi

Tanah Ribath Media- Mei 25, 2026 0
Kontroversi yang Membuat Berbagai Reaksi dari Film Pesta Babi
Oleh: Amy Sarahza (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Pesta Babi, salah satu judul film dokumenter karya anak negeri Dandhy Dwi Laks…

Most Popular

Ketika Aksi Freestyle Game Online Berujung Maut

Ketika Aksi Freestyle Game Online Berujung Maut

Mei 21, 2026
Lonjakan Pekerja Informal, Bukti Nyata Kegagalan Negara

Lonjakan Pekerja Informal, Bukti Nyata Kegagalan Negara

Mei 20, 2026
Buruknya Pendidikan Saat Ini, Buah dari Sistem Kapitalisme

Buruknya Pendidikan Saat Ini, Buah dari Sistem Kapitalisme

Mei 20, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023

Popular Post

Ketika Aksi Freestyle Game Online Berujung Maut

Ketika Aksi Freestyle Game Online Berujung Maut

Mei 21, 2026
Lonjakan Pekerja Informal, Bukti Nyata Kegagalan Negara

Lonjakan Pekerja Informal, Bukti Nyata Kegagalan Negara

Mei 20, 2026
Buruknya Pendidikan Saat Ini, Buah dari Sistem Kapitalisme

Buruknya Pendidikan Saat Ini, Buah dari Sistem Kapitalisme

Mei 20, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us