Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Kasus Keracunan MBG Terus Berulang
SP

Kasus Keracunan MBG Terus Berulang

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
07 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



TanahRibathMedia.Com—Korban diduga keracunan MBG tercatat mjd 1.242 orang dalam periode 1-13 januari 2026. Bahkan di akhir januari ini korban masih terus berjatuhan seperti yang belum lama terjadi di SMA 2 kudus jateng.

Kepala Dinas Kesehatan Kudus Mustiko Wibowo di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengatakan bahwa  berdasarkan hasil pendataan dinas kesehatan,  hingga saat ini, jumlah siswa yang dirawat mencapai 118 orang dan tersebar di tujuh rumah sakit (Kompas TV, 29-1-2026).

Anggaran makanan bergizi gratis kini tengah digugat ke mahkamah konstitusi (MA) karena  anggaran tersebut telah mencapai Rp335 triliun pada 2026 atau Rp171 triliun pada 2025. Gugatan ini diajukan oleh berbagai pihak, termasuk Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), guru honorer, mahasiswa, dan yayasan, karena kekhawatiran terkait sumber pendanaan yang dinilai menggerus anggaran sektor lain. 

Sebenarnya yang menjadi Pokok Gugatan (Sumber Dana) adalah dana MBG diambil dari anggaran pendidikan (APBN) yang diwajibkan konstitusi sebesar 20%, menurut para penggugat. Bahkan menurut JPPI, anggaran pendidikan diserap untuk mendanai program MBG sekitar 66% hingga 70%, melebihi anggaran pendidikan APBN yang diwajibkan konstitusi yaitu sebesar 20%. Ini dinilai bisa  mencederai konstitusi.

Di lain sisi, kasus keracunan makanan bergizi terus bertambah dan berulang. Namun mirisnya pemerintah sepertinya tidak mengindahkan keluhan rakyatnya dan terkesan ngotot untuk mempertahankan progam tersebut. Alih-alih ingin menjamin gizi generasi, tetapi MBG Justru mengancam kesehatan para peserta didik.

Kebijakan jaminan makanan bergizi gratis, di duga kuat berorientasi proyek daripada jaminan kesejahteraan. Karena di sini terdapat jurang besar antara tujuan normatif MBG dengan anggaran besar MBG. Kita bisa melihat, bahwa MBG tidak fokus pada akar masalah gizi generasi tetapi justru hanya berfokus pada distribusi makanannya saja.

Akar permasalahan gizi buruk di negeri ini adalah, buruknya penerapan sistem kapitalisme yang menciptakan kemiskinan struktural, daya beli rendah dan ketimpangan akses kebutuhan pokok. Pendekatan tambal sulam yang dilakukan pemerintah tidak dapat menyelesaikan masalah, karena pendekatan tersebut hanya mampu memberikan perbaikan sementara tanpa memberikan solusi jangka panjang yang tuntas bagi permasalahan ekonomi sosial masyarakat yang fundamental. 

Dalam Islam, negara bertindak sebagai rain wa junnah (pengurus dan pelindung rakyat). Pemenuhan kebutuhan pokok menjadi tanggung jawab negara melalui mekanisme syariat Islam. Negara dalam Islam, akan menjamin kesejahteraan rakyatnya dengan menciptakan berjuta lapangan kerja dan memberikan upah yang layak bagi kepala keluarga.

Pemenuhan gizi masyarakat pun terpenuhi, karena distribusi pangan yang dilakukan secara merata dan berkualitas. Harga terjangkau di seluruh wilayah bahkan pelosok desa, sehingga masyarakatnya mudah menjangkaunya.

Selain itu negara juga wajib menjamin layanan kesehatan, pendidikan, dan keamanan rakyatnya tanpa di bebankan iuran yang tinggi. Sehingga fasilitas serta sarana tetap ada dan memadai. Pelayanan pun berjalan optimal.

Wallahu a'lam bish shawab.


Laesih Ummu Al Fatih
(Sahabat Tanah Ribath Media)
Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Kapitalisasi Masjid Istiqlal: Dana Suci Umat Digulirkan ke Meja Judi Bursa Efek

Tanah Ribath Media- Agustus 23, 2026 0
Kapitalisasi Masjid Istiqlal: Dana Suci Umat Digulirkan ke Meja Judi Bursa Efek
Oleh: Mei Widiati, M.Pd .  ( Sahabat Tanah Ribath Media ) TanahRibathMedia.Com— Masjid Istiqlal Jakarta, yang berdiri anggun sebagai simbol kemerde…

Most Popular

‎Pelucutan Senjata Hamas, Makar Barat Melemahkan Palestina‎

‎Pelucutan Senjata Hamas, Makar Barat Melemahkan Palestina‎

Agustus 19, 2026
Mampukah Kurikulum Sekolah Mencegah L6BTQ?

Mampukah Kurikulum Sekolah Mencegah L6BTQ?

Agustus 15, 2026
Sejuta Sarjana Nganggur, Harusnya Pemerintah Ngatur

Sejuta Sarjana Nganggur, Harusnya Pemerintah Ngatur

Agustus 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

‎Pelucutan Senjata Hamas, Makar Barat Melemahkan Palestina‎

‎Pelucutan Senjata Hamas, Makar Barat Melemahkan Palestina‎

Agustus 19, 2026
Mampukah Kurikulum Sekolah Mencegah L6BTQ?

Mampukah Kurikulum Sekolah Mencegah L6BTQ?

Agustus 15, 2026
Sejuta Sarjana Nganggur, Harusnya Pemerintah Ngatur

Sejuta Sarjana Nganggur, Harusnya Pemerintah Ngatur

Agustus 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us