Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda PUISI Di Manakah Rindu Berlabuh?
PUISI

Di Manakah Rindu Berlabuh?

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
21 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Rianti Budi Anggara

TanahRibathMedia.Com—Di sudut meja tua
Sebuah gelas retak menampung sunyi
Ia tak berisi air, apalagi gula
Hanya gema bunyi saat ia terpukul sepi

Buku bertumpuk berteriak ingin dibaca
Halaman menguning termakan usia
Untaian kata teronggok pasi, bak kapal di dermaga
Menunggu laut mata berlayar di atasnya

Langit malam menyapa tuan
Rupa macam tak pernah terlihat
Tekad diri dihantam badai zaman
Terguncang tanpa penenang yang dekat

Bulan menatapku kelu
Seperti tahu ada yang tak terucap
Cahayanya jatuh pelan di jendela itu
Bagai pesan yang tak sempat singgah menetap

Lampu-lampu rumah redup bersahaja
Langkah orang pulang terdengar lirih
Waktu berjalan pelan di bulan yang sama
Seakan dunia sedang belajar menahan perih

Kurma terbelah di ujung senja
Manisnya jatuh tanpa suara
Seperti harap yang tumbuh diam-diam saja
Namun tak tahu akan berakar di mana

Sajadah terhampar setia di lantai
Menghadap arah yang tak pernah keliru
Ia menunggu dahi yang datang bersandar damai
Sebagaimana hati menunggu temu

Tasbih berderak pelan di jemari
Butirnya jatuh satu demi satu
Menghitung rindu yang tak bernama pasti
Pada seseorang yang tak pernah kutahu

Dan di antara sunyi yang semakin teduh
Di bawah langit yang menua warna biru
Aku masih bertanya lirih dan rapuh

Di manakah rindu berlabuh,
jika pelabuhannya pun
belum pernah kutemui sejak dulu.

Di penghujung malam ketika sahur memanggil jiwa,
aku mengerti rindu bukan sekadar ingin memiliki,
melainkan jalan pulang agar hati tak lagi lupa arah-Nya
ia mengajak diri menyalakan pelita di dada yang lama redup,
menjadi tangan yang ringan berbagi, menjadi lisan yang lembut menasihati,
sebab bulan ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga,
tetapi tentang menumbuhkan cahaya yang menuntun sesama
agar setiap langkah kecil kita berubah menjadi dakwah sunyi,
yang mengalir pelan seperti doa,
namun sampai jauh… 
hingga ke langit yang abadi.
Via PUISI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Tanah Ribath Media- Juli 21, 2026 0
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi
Oleh: Lina (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, terseret…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us