Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Buruknya Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalis dan Menghilangnya Nilai-Nilai Islam
SP

Buruknya Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalis dan Menghilangnya Nilai-Nilai Islam

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
03 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Miris, sebuah video yang menayangkan adu jotos Seorang guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, yang bernama Agus Saputra dengan siswanya. Aksi mereka tersebut viral di media sosial. Selain viralnya video tersebut, Agus Saputra selaku guru dalam video tersebut juga melaporkan ke Polda Jambi bahwa adu jotos tersebut sebagai penganiayaan (detik.news.com, 17 Januari 2026).

Kasus relasi guru dan murid di atas merupakan sebuah realita yang terjadi di dunia pendidikan saat ini dan menjadi kompleks dengan ditandai dengan adanya kekerasan fisik (adu jotos), kriminalitas guru dan murid, hingga dekadensi moral murid berupa penghinaan di medsos. Hal tersebut mencerminkan perubahan dinamika, pengaruh konsumsi teknologi digital, kompetensi guru dan buruknya sistem pendidikan.

Selain itu, murid seringkali bersikap tidak sopan dan tidak hormat kepada guru menandai menurunnya sikap sopan santun dan adab dalam dunia Pendidikan. Hal tersebut terjadi dikarenakan beberapa faktor baik dari sisi murid seperti pola asuh keluarga yang kurang baik dan pengaruh media sosial maupun dari sisi guru berupa perilaku guru yang buruk dan tidak bisa menjadi teladan serta kurangnya ketegasan. Namun tentu saja faktor utama yang paling berperan dalam buruknya sistem pendidikan adalah faktor sistem pendidikan itu sendiri yang berbasis sekuler kapitalis yang hanya berfokus pada materi semata dan menjauhkan dari nilai-nilai Islam.

Bebeda dengan pendidikan Islam, berfokus pada pengembangan akhlak mulia dan ketaatan kepada Allah Swt. sebagai tujuan utama sebagaimana sabda Rasulullah saw. bahwa tujuan utama diutusnya beliau adalah untuk menyempurnakan akhlak. Sementara pendidikan kapitalis memperlakukan pendidikan sebagai komoditas untuk meraih profit, mengedepankan logika pasar dan persaingan namun mengorbankan keadilan dan kualitas demi keuntungan, serta mengarah pada materialisme tanpa batas yang bertentangan dengan nilai spiritual dan keutuhan karakter dalam Islam.

Dalam sistem pendidikan Islam, adab didahulukan sebelum ilmu. Hal tersebut bukan untuk mengenyampingkan ilmu daripada adab karena adab dan ilmu memiliki nilai yang sama penting. Namun pemahaman mengenai ilmu perlu didahului oleh pemahaman adab terlebih dahulu sebagai fondasi karakter dan moral yang memastikan ilmu yang didapat akan bermanfaat, berkah, dan tidak membahayakan sementara ilmu tanpa adab bisa menjadi sia-sia bahkan berbahaya.

Adapun guru dalam pandangan Islam merupakan sosok mulia yang mengemban amanah dan bertugas tidak hanya menyampaikan ilmu tetapi juga membimbing akhlak dan spiritualitas, menjadi teladan dan mengantarkan murid menuju ketaatan kepada Allah Swt.

Peran negara sangat dibutuhkan dalam merubah sistem pendidikan saat ini menjadi sistem pendidikan Islam dan hanya dapat dilakukan oleh instusi khilafah untuk memastikan kurikulum berlandaskan akidah Islam dan diarahkan untuk membentuk kepribadian Islam (bukan sekadar kompetensi pasar). 

Wallahu a’lam bishawab.


Yelly
(Sahabat Tanah Ribath Media)  

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Miris, Negara yang Mengaku Super Power Ternyata Sumber Banyak Masalah

Tanah Ribath Media- Februari 03, 2026 0
Miris, Negara yang Mengaku Super Power Ternyata Sumber Banyak Masalah
Oleh: Lijan  (Aktivis Muslimah) TanahRibathMedia.Com— Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump semakin memperlihatkan arogansinya, mempertegas ke…

Most Popular

Guru Dikeroyok Siswa, Buah Penerapan Sistem Kapitalis

Guru Dikeroyok Siswa, Buah Penerapan Sistem Kapitalis

Januari 28, 2026
Ketika Adab Tumbang di Ruang Kelas: Potret Buram Pendidikan Sekuler

Ketika Adab Tumbang di Ruang Kelas: Potret Buram Pendidikan Sekuler

Januari 29, 2026
Cinta Mekar di Balik Tusukan Duri Mawar

Cinta Mekar di Balik Tusukan Duri Mawar

Januari 28, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Guru Dikeroyok Siswa, Buah Penerapan Sistem Kapitalis

Guru Dikeroyok Siswa, Buah Penerapan Sistem Kapitalis

Januari 28, 2026
Ketika Adab Tumbang di Ruang Kelas: Potret Buram Pendidikan Sekuler

Ketika Adab Tumbang di Ruang Kelas: Potret Buram Pendidikan Sekuler

Januari 29, 2026
Cinta Mekar di Balik Tusukan Duri Mawar

Cinta Mekar di Balik Tusukan Duri Mawar

Januari 28, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us