PUISI
Bulan Antara Ampunan dan Harapan
Oleh: Rianti Budi Anggara
TanahRibathMedia.Com—Belum genap dua belas bulan dalam setahun
Masehi dengan Januari Hijriyah dengan Sya’ban
Waktu berlari tanpa menunggu kesiapan
sementara hati sering tertinggal dalam kelalaian
Kini telah ku pijak langkah di akhir Sya’ban
ia tak datang membawa perayaan
Ia hanya mengetuk pelan setiap pintu
pada hati manusia yang lupa cara kembali ke Tuhan
Sya’ban mengajarkanku diam
bukan tanda kelemahan atau kekalahan
namun agar hati belajar mendengar
agar diri mengakui luka dosa yang disembunyikan
Agar topeng ketaatan berani dilepaskan
agar pura-pura baik berhenti dipertahankan
sebab taubat tak lahir dari pengakuan
melainkan dari kejujuran dan penyesalan
Di saat umat sibuk menghitung kekayaan
namun lupa menghitung dosa dan kesalahan
sibuk menyiapkan meja dan hidangan
namun lalai menyiapkan jiwa dan keimanan
Masjid dipoles untuk menyambut keramaian
namun hati dibiarkan penuh kelalaian
Al-Qur’an disiapkan di rak-rak simpanan
namun belum tentu hidup dalam tindakan
Kita menyebut Ramadan sebagai bulan kemenangan, namun iman masih rapuh dalam ujian
kita menanti ampunan turun dari Tuhan
sementara maksiat belum sungguh ditinggalkan
Sya’ban menjadi saksi perjalanan
bahwa banyak dari kami belum siap menyambut Ramadan
bukan karena Ramadhan terlalu mulia
tetapi karena kami terlalu jauh dari taat dan takwa
Di sisa malam yang menggantungkan harapan,
aku belajar menundukkan diri dan keangkuhan
belajar pulang sebelum masa nya datang
belajar berubah sebelum amal ditimbang
Ya Allah...
jika Ramadan adalah bulan kemenangan
maka jadikan Sya’ban sebagai medan kejujuran
tempat kami mengaku tanpa pembelaan
kami belum siap, namun ingin disiapkan
Sebab banyak lisan menyerukan perubahan
namun langkah enggan meninggalkan kebiasaan
iman sering goyah oleh pembenaran
dan dosa yang terus diberi ruang atas nama keadaan
Maka terimalah Sya’ban ini sebagai permohonan
bukan dengan bangga melainkan penuh kerendahan
agar Ramadan tak sekadar perayaan
tetapi benar-benar menjadi jalan keselamatan
Menuju bulan sya'wal-Mu
Agar takbir bukan sekadar gema kemenangan,
melainkan kesaksian atas iman yang diperjuangkan,
dan Syawal menjadi awal keteguhan
bukan akhir dari ketaatan yang pernah dilatih dengan susah payah
Via
PUISI
Posting Komentar