SYIAR
Rukun Islam Dibongkar sampai ke Akar
Oleh: Kartika Soetarjo
(Sahabat Tanah Ribath Media)
TanahRibathMedia.Com—Rabu yang mendung, tidak membuat niat jamaah Riyadus Shalihin untuk menuntut ilmu, menjadi urung. Pengajian rutin yang diselenggarakan setiap hari Rabu di Madrasah Riyadus Shalihin, Limbangan-Garut kali ini, membongkar dua dari lima perkara rukun Islam.
Seperti biasa, materi disampaikan oleh Ustaz Aji Muhammad Syahid, selaku Pimpinan Majlis Talim Madrasah Riyadus shalihin itu sendiri. Beliau menyatakan, bahwa Rukun Islam yang lima, bukan hanya dihapal saja. Kalau sekadar dihapal, mungkin anak kecil pun mampu. Rukun Islam harus dibongkar sampai ke akar-akarnya.
Di Akhir Nanti
Di akhirat nanti, seluruh manusia akan menyeberangi jembatan shirat selama tiga ribu tahun. Seribu tahun menanjak, seribu tahun datar, dan seribu tahun menurun. Jembatan itu pun tajamnya melebihi pedang, tipisnya melebihi sehelai rambut, panasnya melebihi api, dan gelapnya melebihi malam, serta di bawahnya api neraka yang mendidih dan bergemuruh. Andai saja api neraka sebesar lubang jarum disimpan di bumi, maka hancur seluruh jagat. Ungkapnya.
Selanjutnya. Manusia sebelum mencapai Surga, mereka akan ditanya di tujuh posko. Pertama posko syahadat. Kedua, posko salat. Ketiga, posko zakat. Keempat, posko puasa. Kelima posko haji, dan keenam posko mandi jinabat, serta ketujuh, posko hormat kepada orang tua. Namun, dalam kajian kali ini, Ustaz Aji baru menjelaskan dua posko, yaitu posko syahadat dan posko salat.
Posko Syahadat
Di posko syahadat, menurut beliau. Bukan hanya ditanya tentang lafaznya saja, tetapi beserta artinya, rukunnya, syaratnya, serta yang menjadikan batalnya syahadat. Jika semua pertanyaan tersebut bisa dijawab, maka selamatlah manusia, dan melanjutkan perjalanan menuju posko berikutnya, yaitu posko salat. Namun, jika pertanyaan tersebut tidak bisa dijawab, maka jatuhlah manusia ke dalam amukan api neraka. Naùdzubillah.
Adapun rukun syahadat, Ustaz Aji menjelaskan jumlahnya ada 4 perkara:
1. Harus menganggungkan kepada Allah Ta'ala.
2. Harus mengindahkan segala perintah dan aturan-Nya
3. Harus Jazm (memantapkan/meyakinkan hati) kepada Allah Swt.
4. Harus bersikap manis dalam mengindahkan Allah Swt. jangan sekali-kali ada keraguan kepada-Nya.
Beliau pun mengatakan bahwa syarat syahadat juga jumlahnya sama, ada 4 perkara:
1. Harus diimankan (benar-benar percaya/yakin kepada Allah dan Rasul-Nya)
2. Harus diucapkan kalimatnya.
3. Harus dilaksanakan segala apa yang diperintahkan Allah Swt. dan Rasul-Nya.
4. Diindahkan oleh anggota badan.
Kemudian, Pimpinan majlis ini memaparkan tentang hal-hal yang bisa membatalkan syahadat ada 4 perkara:
1. Ragu kepada Allah Swt.
2. Meyakini Allah itu ada dua.
3. Menyebut diri sendiri adalah Allah.
4. Tidak mau mengucapkan bahwa kanjeng Nabi Muhammad saw. itu adalah utusan Allah Swt.
Demikianlah tentang rukun Islam yang pertama, sambungnya.
Salat
Selain penjelasan tentang syahadat, ustaz Aji pun memaparkan tentang rukun Islam yang kedua. Tentang salat pun, ungkap beliau. Kita harus mengetahui dari mulai rukunnya, saratnya, juga batalnya. Salat, bukan hanya dilaksanakan, tatepi harus didirikan. Dilaksanakan dengan didirikan jelas sangat jauh berbeda.
Jika sekadar dilaksanakan, mungkin kita hanya melakukan seputar gerakan dan bacaannya saja. Setelahnya, kita merasa bebas tanpa tuntutan. Efeknya, banyak orang yang STMJ, yaitu: Salat Terus Maksiat Jalan.
Namun, jika salat didirikan, kita akan benar-benar melaksanakannya dengan khusuk, mencerna makna dari setiap bacaannya, tumaninah/tenang dalam setiap gerakannya, serta mengetahui arti dari setiap bacaan yang kita baca. Karena kita yakin, Allah tidak pernah sekejap pun berpaling dari apa yang kita kerjakan. Efeknya pun kita akan STAM (Salat Terus Amal Mulus).
Perumpamaan salat lima waktu dalam sehari semalam, lanjut beliau. Ibarat air sungai yang bening mengalir di depan rumah kita, dan kita mandi dengar air sungai itu sehari lima kali. Maka, dipastikan tubuh kita akan bersih dari noda. Begitu pula, ketika kita mendirikan salat lima kali dalam sehari, maka insyaa Allah diri kita akan bersih dari dosa.
Ustaz Aji pun menambahkan bahwa, barang siapa yang melaksanakan salat Fardu secara berjamaah dalam waktu 40 hari tanpa jeda, maka akan dibentengi dari ganasnya api neraka, dan dari sifat munafik.
Untuk para istri, jangan khawatir tidak mendapatkan fadhilah seperti di atas tersebut. Karena mungkin kebanyakan para istri mendirikan salatnya di rumah. Maka jika ingin mendapatkan fadhilah tersebut ingatkanlah suami untuk selalu berjamaah di masjid, jika suami sedang tidak ada, suruhlah anak laki-laki kalian. Maka, insyaa Allah para istri pun akan mendpatkan fadhilah berjamaah selama 40 hari tersebut. Sambungnya.
Karena, Rasulullah saw. telah bersabda dalam hadisnya yang diriwayatkan oleh Muslim.
(Man dalla 'ala khairin falahu mitslu ajri faa'ilihi).
Artinya: "Barang siapa yang menunjukan kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti yang mengerjakannya".
Demikianlah, dua dari lima rukun Islam yang nanti akan dipertanyakan di sebagian posko dari tujuh posko yang akan kita temui dalam perjalanan shirat. Pungkasnya. Beliau pun mengakhiri kajian dengan doa bersama, agar kita bisa selamat dari amukan ganasnya api neraka, dan bermuara di Surga-Nya. Aamiin ya Rabbal 'alamin
Wallahu 'alam bissawwab.
Via
SYIAR
Posting Komentar