Straight News
Inilah Lima Peristiwa Besar di Bulan Rajab
TanahRibathMedia.Com—Mubalighah Depok Ustazah Sulis memaparkan bahwa bulan Rajab merupakan bulan penuh keutamaan dan ada lima peristiwa besar dalam sejarah Islam yang terjadi di Bulan Rajab.
“Di Bulan Rajab terdapat lima peristiwa besar yang tercatat dalam sejarah Islam,” ungkapnya dalam kajian Komunitas Keluarga Sakinah (KKS) di Depok dengan tema: Rajab Bulan Kemuliaan, Saatnya Membumikan Islam Kaffah, Ahad (18-1-2026).
Adapun kelima peristiwa besar tersebut, lanjutnya, yakni: Pertama, peristiwa Isra Mikraj. “27 Rajab menjadi momen kita dalam memperingati Isra Mikraj, ketika Allah memperjalankan Rasulullah saw. di malam hari dari masjidil Haram ke Masjidil Aqsha,” jelasnya di hadapan puluhan peserta.
Kedua, Perang Tabuk. “Perang yang dipimpin langsung oleh Rasullullah saw. menghadapi Romawi terjadi pada bulan Rajab tahun kesembilan Hijriyah,” terangnya.
Ketiga, Perang Yarmuk. “Kemenangan Perang Yarmuk yang dipimpin Khalid bin Walid terjadi pada bulan Rajab 15 Hijriah,” ujarnya.
Keempat, pembebasan Baitul Maqdis. “Shalahudin Al Ayyubi berhasil membebaskan Baitul Maqdis kedua kalinya pada Rajab 583 Hijriah,” sebutnya.
Kelima, runtuhnya Daulah Khilafah. “Runtuhnya Khilafah Utsmani pada Rajab 1342 Hijriah /3 Maret 1924 dan runtuh setelah memimpin 1300 tahun di dunia,” ujarnya.
Ia pun kembali menyampaikan kondisi umat 105 tahun tanpa khiilafah sudah sangat sangat kritis, daulah Islam terpecah menjadi 50 negara, penguasa yang condong cenderung akan kedudukan dunia, umat kehilangan perisai yang mampu melindungi dan mengayomi mereka.
“Contohnya di Indonesia, berita seks bebas sering terdengar, narkoba, korupsi. Oleh karena itu, umat sangat merindukan khilafah karena kondisi saat ini sudah sangat memprihatikan,” imbuhnya.
Oleh karena itu, menurutnya, kewajiban kaum Muslim saat ini sebagai umat Rasullah saw. tak lain melanjutkan perjuangan dengan mengikuti metode dakwah Rasulullah saw., yaitu tatsqif (pembinaan intensif), tafa'ul ma'al ummah (interaksi dengan umat), dan istilamul hukmi (penerapan hukum Islam).
“Surat Muhammad ayat tujuh menguatkan kaum Muslimin agar menolong agama Allah sehingga Allah pun akan menolong dan meneguhkan kedudukan kaum Muslimin,” pungkasnya.[] Indah
Via
Straight News
Posting Komentar