Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Tren Perceraian: Keluarga Runtuh, Generasi Rapuh
SP

Tren Perceraian: Keluarga Runtuh, Generasi Rapuh

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
02 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



TanahRibathMedia.Com—Akhir-akhir ini banyak sekali pemberitaan tentang perceraian. Baik yang terjadi pada usia pernikahan senja (grey divorce) ataupun masih muda dan terjadi pada masyarakat umum maupun publik figur. 

Fenomena perceraian di era digital bukan lagi hanya sebatas ranah individu, tapi masuk ke dalam ranah publik. Terutama mereka yang menyandang status publik figur, menjadi konsumsi sehari-hari di dunia media sosial. 

Menurut voi.id (09-11-2025), dari data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka perceraian pada tahun 2024 sedikit menurun dibanding tahun 2023. Meski demikian, jumlah perceraian yang tercatat jauh lebih tinggi kondisinya dibanding sebelum pandemi covid-19. Artinya, tetap saja kasus perceraian itu sangat banyak jumlahnya. Sebaliknya jumlah pernikahan malah terus menurun. Hingga tahun 2024 tercatat jumlah pernikahan menurun drastis sejak tahun 2020. Fenomena perceraian ini dipicu beberapa faktor diantaranya bisa berupa faktor ekonomi, perselingkuhan, KDRT, judol dan lain sebagainya. 

Bahtera pernikahan memanglah berat untuk dijalani di era gempuran kapitalisme yang mengakar kuat pada sistem kehidupan saat ini, kecuali bagi mereka yang benar-benar siap untuk menjalaninya. Pernikahan adalah amalan ibadah yang dilaksanakan seumur hidup, jika tidak benar-benar faham tentang tantangan kehidupan pada sistem kapitalisme maka tak jarang pondasi pernikahan itu akan hancur. 

Dengan faktor pemicu tersebut, jelas menunjukkan lemahnya pemahaman masyarakat tentang hakikat pernikahan. Adapun dampak yang paling buruk dari perceraian adalah anak. Jika pernikahan bertahan saja mengalami kesulitan dalam mendidik dan mencetak generasi, apalagi pada posisi keluarga broken home. Perceraian menyebabkan ketahanan keluarga runtuh dan generasi rapuh.

Di dalam Islam, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang unggul terdapat konstruksi yang perlu ditegakkan. Mulai dari sistem pendidikan yang menghantarkan pada pembinaan kepribadian Islam yang kokoh dan siap membangun keluarga asmara. Lalu, sistem pergaulan yang menjaga hubungan keluarga dan sosial masyarakat yang harmonis berlandaskan ketakwaan. Dan penerapan sistem ekonomi Islam yang mampu membebrikan kesejahteraan keluarga.

Maka dari itu jelas bahwa masyarakat saat ini harus mempelajari Islam lebih mendalam dan sempurna agar tidak membangun pernikahan di atas posisi yang rapuh dan dengan mudahnya melakukan perceraian. Selain itu juga memperjuangkan agar sistem Islam dapat diterapkan secara sempurna dalam kehidupan.

Wallahu a'lam.


Devi Ririn Armiana
(Praktisi Pendidikan) 

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Isra Mikraj dan Bulan Rajab, Momen Membumikan Hukum Langit

Tanah Ribath Media- Januari 29, 2026 0
Isra Mikraj dan Bulan Rajab, Momen Membumikan Hukum Langit
Oleh: Siti Rofiqoh (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang mulia, di dalamnya banyak terdapa…

Most Popular

Guru Dikeroyok Siswa, Buah Penerapan Sistem Kapitalis

Guru Dikeroyok Siswa, Buah Penerapan Sistem Kapitalis

Januari 28, 2026
Ketika Adab Tumbang di Ruang Kelas: Potret Buram Pendidikan Sekuler

Ketika Adab Tumbang di Ruang Kelas: Potret Buram Pendidikan Sekuler

Januari 29, 2026
Cinta Mekar di Balik Tusukan Duri Mawar

Cinta Mekar di Balik Tusukan Duri Mawar

Januari 28, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Guru Dikeroyok Siswa, Buah Penerapan Sistem Kapitalis

Guru Dikeroyok Siswa, Buah Penerapan Sistem Kapitalis

Januari 28, 2026
Ketika Adab Tumbang di Ruang Kelas: Potret Buram Pendidikan Sekuler

Ketika Adab Tumbang di Ruang Kelas: Potret Buram Pendidikan Sekuler

Januari 29, 2026
Cinta Mekar di Balik Tusukan Duri Mawar

Cinta Mekar di Balik Tusukan Duri Mawar

Januari 28, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us