Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda OPINI Darurat KDRT dan Kekerasan Remaja: Cermin Rapuhnya Fondasi Keluarga
OPINI

Darurat KDRT dan Kekerasan Remaja: Cermin Rapuhnya Fondasi Keluarga

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
31 Okt, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Ilma Nafiah
(Muslimah Peduli Generasi)

TanahRibathMedia.Com—Berita tentang kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan yang dilakukan remaja akhir-akhir ini sungguh mengkhawatirkan. Dari kasus suami yang membakar istri, ayah yang tega menyakiti anaknya sendiri, hingga remaja yang melakukan tindakan brutal terhadap keluarga maupun teman sekolah — semua ini menandakan bahwa bangsa kita sedang menghadapi darurat moral dan krisis ketahanan keluarga.

Jika ditelusuri, akar masalahnya bukan sekadar soal ekonomi atau kurangnya edukasi. Sekularisme yang menyingkirkan nilai agama dari kehidupan menjadi penyebab paling mendasar.  Ketika ajaran agama hanya dipahami sebatas ibadah ritual tanpa menuntun perilaku dan sistem hidup, keluarga kehilangan landasan takwa dan tanggung jawab moral. Hubungan suami-istri tak lagi dibangun atas dasar ibadah, tapi atas kepentingan pribadi. Akibatnya, ketika ada tekanan atau konflik, kekerasan menjadi jalan pintas.

Sistem pendidikan sekuler-liberal pun memperparah keadaan. Generasi muda dibesarkan dengan paham kebebasan tanpa batas, menjunjung tinggi ego dan individualisme, tapi miskin nilai akhlak. Akibatnya, remaja mudah marah, kehilangan empati, dan tak mampu mengelola emosi. Sementara itu, gaya hidup materialistis membuat banyak orang mengukur kebahagiaan hanya dari harta dan kesenangan dunia. Saat ekonomi sulit, tekanan mental muncul, dan keluarga pun mudah retak.

 Sayangnya, negara justru abai, Undang-Undang PKDRT hanya menjadi solusi hukum formal yang menindak setelah kekerasan terjadi, tanpa menyentuh akar rusaknya sistem sosial dan moral masyarakat.

Padahal, Islam memiliki konsep yang menyeluruh untuk membangun keluarga yang kuat dan harmonis. Pendidikan Islam sejak dini menanamkan ketakwaan dan akhlak mulia, bukan hanya mengejar dunia. Syariat Islam menata peran suami dan istri secara jelas, suami sebagai pemimpin yang bertanggung jawab, istri sebagai pendamping yang mulia, sehingga KDRT bisa dicegah sejak awal.

Negara dalam Islam juga berperan sebagai pelindung (raa’in), menjamin kesejahteraan rakyat, agar tekanan ekonomi tidak menghancurkan rumah tangga.
Selain itu, hukum Islam ditegakkan bukan hanya untuk menghukum, tetapi juga mendidik. Sanksi bagi pelaku kekerasan menjadi zawajir (efek jera) dan jawabir (penebus dosa), agar masyarakat sadar pentingnya hidup sesuai dengan syariat Allah. Dengan penerapan Islam secara kafah, keluarga tidak hanya menjadi tempat tinggal, tapi juga benteng moral yang menumbuhkan cinta, kasih sayang, dan ketenangan.  
Via OPINI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us