Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Penyelundupan Pasir Timah, Bukti Lemahnya Negara dalam Sistem Kapitalisme
Opini

Penyelundupan Pasir Timah, Bukti Lemahnya Negara dalam Sistem Kapitalisme

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
30 Sep, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 Oleh: Dwi Karyanti
(Aktivis Muslimah Bintan)

TanahRibathMedia.Com—Penyelundupan pasir timah ilegal seberat 20 ton di perairan laut Natuna berhasil digagalkan oleh petugas Bea Cukai. Dalam operasi tersebut petugas mengamankan karung-karung berisi pasir timah tanpa dokumen kepabeanan.

Selain menyita barang bukti, petugas juga menahan nakhoda dan lima anak buah kapal (ABK) guna proses penyidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan sementara, dapat diketahui bahwa kapal tersebut berencana menyelundupkan pasir timah ke Thailand, yang tidak sesuai dengan prosedur ekspor resmi.
Menurut Zaky Firmansyah, selaku Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, praktik penyelundupan yang terjadi tidak hanya melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabean, tetapi juga merugikan negara serta menghambat pengelolaan sumber daya mineral sebagai strategi nasional (Delta Kepri, 08-09-2025)

Kapitalisme Lemah Menjaga Aset Negara

Penyelundupan yang terjadi berulang kali menjadi bukti nyata lemahnya sistem sanksi dan pengawasan negara. Alih-alih memberi efek jera, aturan yang ada justru memberi celah bagi para pelaku kejahatan untuk terus beraksi. Fenomena ini menyuburkan tindak kriminal yang terstruktur dan sistematis.

Negara dengan sistem kapitalisme tidak berdaya menghadapi penjahat-penjahat ekspor impor. Kepentingan elit ekonomi dalam menguasai SDA sering kali lebih dominan dari pada kepentingan rakyat. Akibatnya, praktik penyelundupan terus berlangsung tanpa ada solusi tuntas.

Sudah saatnya publik menyadari akar permasalahan yang ada bukan hanya pada lemahnya aparat, tetapi pada sistem kapitalisme itu sendiri, yang membuka ruang lebar bagi kejahatan terorganisir. Tanpa perubahan mendasar pada sistem, penyelundupan akan terus menjadi penyakit yang akan merugikan negara dan masyarakat.

Sumber Daya Alam dalam Pandangan Islam

Dalam hadis Nabi saw. menyebutkan bahwa,
"Kaum Muslim berserikat dalam 3 hal, yaitu air, api, dan padang rumput." (HR. Abu Dawud dan Ahmad).

Ini menjadi dasar penting dalam memahami konsep kepemilikan umum dalam Islam. Hadist ini menjelaskan bahwa sumber daya yang menyangkut hajat hidup orang banyak tidak boleh dimiliki atau dikuasai oleh individu maupun swasta. Dalam sistem ekonomi Islam, sumber daya alam yang jumlahnya melimpah seperti pasir timah termasuk kategori kepemilikan umat.

Dalam hal ini, negara berkewajiban mengelola sumber daya alam tersebut secara langsung tidak diserahkan kepada pihak asing atau swasta. Hasil pengelolaan akan dikembalikan untuk kepentingan rakyat. Misalnya melalui pembangunan infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar lainnya.

Dengan demikian, sistem ekonomi Islam memastikan bahwa kekayaan alam menjadi sumber kesejahteraan umat, baik Muslim maupun nonmuslim, bukan pada segelintir orang.

Hubungan Internasional dalam Islam

Dalam sistem pemerintahan Islam, hubungan kerjasama dengan negara luar, termasuk perdagangan internasional bukan perkara bebas tanpa aturan. Negara memiliki kontrol ketat terhadap aktivitas impor maupun ekspor, karena sektor ini sangat memengaruhi ketahanan ekonomi.

Islam menempatkan negara sebagai pengatur utama sekaligus penanggungjawab dalam menjaga komoditas strategis dan mengelola sumber daya alam. Aktivitas ekspor impor tidak boleh dilakukan tanpa izin negara, karena berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat.
Negara Islam atau khilafah memiliki tanggungjawab penuh atas pertahanan ekonomi demi memastikan kesejahteraan rakyat tetap terjaga. Ketahanan ekonomi negara juga dalam rangka pemeliharaan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pengawasan yang ketat dan aturan yang bersumber dari syariat. Negara Islam atau khilafah akan menjalankan perannya sebagai pemelihara rakyat termasuk menjaga stabilitas ekonomi. Setiap pelanggaran akan diberi sanksi tegas agar tertutupnya celah kejahatan terorganisir.

Inilah bukti bahwa Islam tidak hanya mengatur perkara ibadah semata. Namun Islam juga menata sistem ekonomi dengan visi menjaga dan mengurus kemaslahatan umat.
Waallahu a'lam bissawab.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Remaja: yang Muda yang Berkarya, Lindungi dari Malapetaka Narkoba

Tanah Ribath Media- November 28, 2025 0
Remaja: yang Muda yang Berkarya, Lindungi dari Malapetaka Narkoba
Oleh: Tri W  (Aktivis Muslimah) TanahRibathMedia.Com— Miris, prihatin, sedih, gemas dan entah apa lagi kata yang bisa mewakili kondisi ini. Surabay…

Most Popular

Darurat Narkoba pada Anak, Buah Sistem Rusak

Darurat Narkoba pada Anak, Buah Sistem Rusak

November 25, 2025
Narkoba Dikonsumsi, Remaja Hilang Jati Diri

Narkoba Dikonsumsi, Remaja Hilang Jati Diri

November 26, 2025
Remaja dan Narkoba, Malapetaka Sistem Cela

Remaja dan Narkoba, Malapetaka Sistem Cela

November 25, 2025

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Darurat Narkoba pada Anak, Buah Sistem Rusak

Darurat Narkoba pada Anak, Buah Sistem Rusak

November 25, 2025
Narkoba Dikonsumsi, Remaja Hilang Jati Diri

Narkoba Dikonsumsi, Remaja Hilang Jati Diri

November 26, 2025
Remaja dan Narkoba, Malapetaka Sistem Cela

Remaja dan Narkoba, Malapetaka Sistem Cela

November 25, 2025

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us