Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News Adab di Tengah-Tengah WA Keluarga, Begini Penjelasannya
Straight News

Adab di Tengah-Tengah WA Keluarga, Begini Penjelasannya

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
16 Apr, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Cendekiawan Muslim Muhammad Rahmat Kurnia menyampaikan adab ketika di tengah-tengah WhatsApp (WA) keluarga.

"Seringkali kita lihat ada hal-hal yang kurang elok untuk kita baca gitu. Oleh karena itu kita penting untuk menengok bagaimana sih adab ketika kita ada khilaf di tengah-tengah WA keluarga kita," tuturnya dalam Minutes to Change: Khilaf di Grub WA Keluarga, Sabtu (29-03-25) di kanal YouTube One Ummah TV.

Menurutnya, hal utama yang menjadi prinsip di dalam WA keluarga adalah menjalin silaturahim. Sehingga, yang pertama harus dilakukan ketika berbicara atau menulis di dalam WA keluarga itu tentu niatnya harus lurus. 

"Luruskan niat, niat untuk apa? Yaitu niat untuk menjalin silaturahim, niat agar keluarga kita ini makin erat persaudaraannya itu satu," ucapnya.

Kemudian yang kedua, tentu saja menggunakan metode bicara dan metode menulis di WA itu hukumnya sama.

Nah, lanjutnya, Allah Swt. memberikan guide (panduan) kepada kaum Muslimin, tentang cara untuk menyampaikan pandangan agar bisa diterima.

"Di dalam Surah An-Nahl ayat 125, jelas sekali di situ dikatakan, serulah manusia ke jalan Allah," ujarnya.

Menyeru manusia ke jalan Allah dengan dua cara, sambungnya kembali, yang pertama dengan dalil, dengan argumen, dengan bukti, ataupun dengan data. Jadi, ketika ada khilaf di dalam WA grup tentu jangan sampai terjebak dalam hoax.

Kemudian, yang kedua dengan nasihat yang baik.

"Apabila diperlukan dengan debat, maka debat yang baik, debat yang bukan debat kusir tetapi debat dengan argumen dan kata-kata yang baik," jelasnya.

Ia juga menjelaskan apabila masih ada perbedaan pendapat di WA, maka harus membuka ruang perbedaan pendapat.

"Tidak semua orang punya pandangan yang sama, bukalah ruang itu. Jadi jangan main caci maki di dalam WA keluarga," terangnya.

Kemudian, ulasnya, kalau misalnya setelah mencoba untuk memperbaiki tetap juga ada beda pendapat. Agar tidak menimbulkan ketegangan, lebih baik diam. Senada dengan perkataan Rasulullah saw. "Siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir berkatalah baik. Kalau tidak bisa diam saja."

Terakhir, ia menekankan, jangan sampai silaturahmi putus karena percakapan di WA, dan lebih baik diam jika ada hal-hal yang tidak berkenan.

"Dari pada memutuskan silaturahim, lebih baik diam saja. Kemudian langkah terakhir adalah mencoba di japri (mengirim pesan secara pribadi). Sebab, kalau di japri biasanya  lebih nyaman sehingga komunikasinya menjadi komunikasi individual," pungkasnya.[] Novita Ratnasari
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us