Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SYIAR Meraih Kesucian Jiwa
SYIAR

Meraih Kesucian Jiwa

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
12 Des, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Maman El Hakiem
(Pegiat Literasi) 

TanahRibathMedia.Com—Setiap manusia dilahirkan dengan dibekali potensi luar biasa oleh Allah Swt. Potensi tersebut berupa hajatul udhawiyah (kebutuhan fisik) dan gharizah (potensi naluri). Kedua aspek ini menjadi dasar  manusia untuk melakukan aktivitas atau amal yang memiliki nilai ruh tersendiri jika dikaitkan dengan perintah atau larangan Allah Swt.

Menurut Dr. H. Nurhilal Ahmad M,Si dalam rangkaian acara Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit)  di Argapura, Majalengka (7-12-2024), menjelaskan bahwa hakikat ruh dalam arti  nyawa atau sirrul hayah merupakan materi yang ada pada manusia bersama bentuk fisiknya (jasad). "Bila aktivitas hidup manusia memiliki keterikatan atau kesadaran akan hubungannya dengan Allah sebagai pencipta dan pengatur kehidupan. Tentunya, itulah yang dinamakan ruhiyah,"  jelas Ustaz Nurhilal.

Adapun yang dimaksud  hajatul udhawiyah udhawiyah, mencakup kebutuhan fisik seperti makan, minum, tidur, dan perlindungan tubuh. Pemenuhannya bersifat wajib untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia. Sementara itu, gharizah meliputi potensi naluri seperti naluri mempertahankan diri, kasih sayang, dan spiritualitas. Berbeda dengan kebutuhan fisik, gharizah tidak harus dipenuhi secara langsung untuk keberlangsungan hidup, namun apabila diabaikan, akan melahirkan kegelisahan dan ketidakseimbangan jiwa.

Keseimbangan antara keduanya hanya bisa dicapai dengan memanfaatkan akal sebagai anugerah terbesar manusia. Akal tidak hanya bertugas memahami kebutuhan, tetapi juga menentukan cara terbaik dalam pemenuhannya, sesuai dengan nilai-nilai kebenaran.

Ilmu Penerang Akal

Agar akal dapat bekerja dengan sehat, ia membutuhkan ilmu sebagai penerangnya. Tanpa ilmu, akal dapat tersesat oleh hawa nafsu atau pengaruh lingkungan yang negatif. Rasulullah saw. bersabda:

"Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Dia akan memahamkan dia tentang agama." (HR. Bukhari dan Muslim).

Ilmu yang dipahami tidak cukup hanya berhenti pada tingkat pemahaman. Ia harus diamalkan agar memberikan dampak nyata dalam kehidupan. Ilmu yang diamalkan akan melahirkan hikmah, yaitu kemampuan untuk bertindak dengan bijaksana. Hikmah inilah yang menjadi cikal bakal jiwa yang suci.

Jiwa yang suci adalah jiwa yang terbebas dari penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan kebencian. Jiwa ini tumbuh dari kombinasi akal sehat dan ilmu yang terus-menerus diamalkan. Ketika seseorang memahami bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki tujuan dan hikmah, ia akan lebih mudah bersyukur, bersabar, dan berbuat kebaikan.

Akal yang sehat tidak hanya mampu membedakan antara yang benar dan salah, tetapi juga mampu menahan diri dari pemenuhan kebutuhan yang bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama. Contohnya, meskipun lapar (hajatul udhawiyah) adalah kebutuhan, seorang yang memiliki akal sehat tidak akan mengambil makanan yang haram untuk memenuhi rasa laparnya.

Ilmu yang diamalkan pun memberikan panduan agar pemenuhan gharizah berjalan sesuai koridor yang benar. Naluri kasih sayang, misalnya, diarahkan untuk mencintai sesama manusia tanpa melanggar batas syariat, sementara naluri agama atau spiritual membawa seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Kesimpulan

Meraih kesucian jiwa tidak datang begitu saja, melainkan merupakan hasil dari usaha manusia dalam menjaga akalnya tetap sehat melalui pencarian ilmu dan amal perbuatannya. Pemenuhan kebutuhan fisik (hajatul udhawiyah) dan naluri (gharizah) yang dilakukan dengan cara yang benar akan melahirkan keseimbangan hidup yang hakiki. Dari keseimbangan itulah, jiwa yang suci terwujud, membawa manusia lebih dekat kepada Allah Swt. menjalani hidup dengan penuh keberkahan, dan memberikan manfaat kepada sesama.

Wallahu'alam bish Shawwab
Via SYIAR
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us