Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Motivasi Jodoh yang Sebenarnya
Motivasi

Jodoh yang Sebenarnya

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
23 Agu, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Maman El Hakiem
(Motivator)

TanahRibathMedia.Com—Jika ada perempuan di atas usia 30 tahunan belum mendapat jodoh biasanya mudah panik, dan merasa terlambat untuk mendapatkan jodoh. Hal yang sama sebenarnya dengan pria. Hanya saja perempuan lebih terasa panik karena berpotensi untuk melahirkan keturunan menjadi usia dengan risiko tinggi. 

Dalam kehidupan manusia, persoalan jodoh telah menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan dan menjadi harapan besar bagi banyak orang. Namun, apa sebenarnya jodoh itu? Apakah jodoh sekadar pendamping hidup? Atau ada makna yang lebih mendalam yang harus kita pahami dalam konsep jodoh menurut syariat Islam? 

Hakikat Jodoh

Jodoh dalam Islam tidak hanya sekadar orang yang menjadi pasangan hidup kita di dunia. Lebih dari itu, jodoh adalah bagian dari ketentuan Allah Swt., yang sudah tertulis di Lauh Mahfuz sebelum kita dilahirkan. Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur'an, "Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah." (TQS. Adz-Dzariyat: 49)

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah Swt. telah menciptakan segala sesuatu di dunia ini berpasang-pasangan, termasuk manusia. Dalam konteks ini, jodoh adalah pasangan yang telah ditentukan Allah untuk kita, yang akan melengkapi dan menemani kita dalam perjalanan hidup.

Sebagai seorang muslim harus meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, termasuk pertemuan dan perpisahan dengan seseorang, adalah bagian dari takdir yang sudah diatur oleh Allah Swt. Tidak ada yang bisa mengubah ketentuan-Nya, kecuali dengan izin-Nya. 

Dalam Al-Qur'an Surah An Nur: 26, Allah Swt.  menyebutkan  bahwasanya wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji pula. Pun wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik pula.  

Makna dari penggalan ayat tersebut mengisyaratkan tentang persoalan  jodoh sebagai  cerminan dari diri kita sendiri. Oleh karena itu, jika kita ingin mendapatkan jodoh yang baik, kita harus memperbaiki diri terlebih dahulu. Allah Swt. akan memberikan pasangan yang sesuai dengan kualitas iman dan amal  yang dilakukan. 

Bukan Hanya Pendamping Hidup

Banyak orang menganggap jodoh hanya sebagai seseorang yang menemani kita dalam menjalani kehidupan di dunia. Padahal, dalam Islam, jodoh adalah lebih dari itu. Jodoh adalah teman yang akan bersama kita tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Oleh karena itu, jodoh harus menjadi seseorang yang membantu kita untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., serta mendorong kita untuk melakukan amal saleh.

Rasulullah saw. bersabda, "Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang salehah." (HR. Muslim)

Hadis tersebut menekankan pentingnya memilih pasangan hidup yang saleh atau salehah, yang dapat membantu kita mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Pasangan yang baik akan selalu saling mengingatkan dalam perkara amar makruf nahi mungkar,  menjadi jalan ketaatan dan motivasi untuk terus berbuat kebaikan.

Sebagai Amal Saleh

Menjalani kehidupan rumah tangga bersama jodoh yang sebenarnya adalah bagian dari amal saleh. Menjaga hubungan baik dengan pasangan, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang beriman adalah amal-amal yang sangat bernilai di sisi Allah Swt.

Allah Swt. berfirman di dalam Al Qur'an Surah Ar Rum:21, yang maknanya berkenaan dengan tanda-tanda kekuasaan Allah Swt. dengan menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Di dalam hal yang  demikian itu, sungguh terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

Kandungan dari ayat  tersebut, menunjukkan bahwa keberadaan jodoh adalah tanda kasih sayang Allah Swt. kepada hamba-Nya. Melalui jodoh, kita mendapatkan ketenangan, cinta, dan rasa saling menyayangi yang akan membawa kita kepada kebaikan di dunia dan akhirat.

Dengan demikian,  jodoh yang sebenarnya bukanlah sekadar pendamping hidup, melainkan seseorang yang telah Allah Swt. tentukan untuk kita mendapatkan ketenangan dalam hidup. Jodoh adalah pasangan yang akan bersama kita dalam menjalani kehidupan dunia dan menjadi amal saleh yang akan menemani kita hingga akhirat. 

Dengan pemahaman ini, semoga kita selalu berusaha untuk selalu memperbaiki diri dan memohon kepada Allah Swt. agar diberikan jodoh yang terbaik dan bisa membersamai di dalam dakwah untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah. Jodoh  yang akan membawa kita memperoleh keridaan Allah Swt. Wallahu'alam bishshawwab.
Via Motivasi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us