Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Ironi Negeri Sekuler, Penyesatan Akidah Tumbuh Subur
Opini

Ironi Negeri Sekuler, Penyesatan Akidah Tumbuh Subur

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
03 Jul, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh : Salsabila Isfa Ayu Komalasari
(Sahabat Tanah Ribath Media)

TanahRibathMedia.Com—Belakangan ini, nama Abuya Ghufron Al-Batani atau disapa Abuya Mama Ghufron tengah menjadi perbincangan. Sosok yang disebut ulama itu, kini membuat geger berbagai pihak lantaran berbagai statemennya yang kontroversial. Di antara pernyataan-pernyataannya, Mama Ghufron mengaku bahwa dirinya ialah seorang wali yang telah menuliskan 500 kitab berbahasa Suryani, ia juga menyebut bisa berbahasa semut, mampu berinteraksi dengan jin, serta mampu mengikat perjanjian dengan malaikat. Jika dilihat dari sepak terjangnya, menunjukkan bahwa sederet pernyataan dan statementnya banyak yang bertentangan dengan Islam dan membahayakan akidah umat.

Menanggapi hal tersebut, aktivis Islam Farid Idris dalam pernyataannyan kepada redaksi www.suaranasional.com, Rabu (19-6-2024) mendesak agar Kementerian Agama (Kemenag) segera ambil tindakan. Ajaran yang disebarkan Mama Ghufron dan pengikutnya sangat meresahkan dan membahayakan akidah umat Islam. 

Fenomena ini tentu sangat memprihatinkan. Di negeri yang mayoritas muslim  kejadian serupa terus terjadi. Ajaran-ajaran nyeleneh, aliran aliran baru yang menyesatkan akidah terus bermunculan. Hal ini menjadi bukti kegagalan negara dalam menjamin dan menjaga akidah umat. 

Akar Masalah

Cengkraman sistem sekularisme  kapitalisme hari ini telah menumbuhsuburkan penyesatan akidah di tengah-tengah umat. Adanya sistem demokrasi dan hak asasi manusia menjadikan nilai-nilai kebebasan atau liberalisme hari ini wajib di junjung tinggi. Kebebasan yang memberikan keluasaan bagi setiap orang untuk beragama, kepemilikan, berpendapat, dan berperilaku. 

Kenyataannya, kebebasan yang digaungkan justru sumber permasalahan umat hari ini. Kebebasan beragama atau berakidah telah melahirkan orang orang yang berani menyekutukan Allah, menumbuhsuburkan khurafat, dan kemusyrikan di tengah-tengah umat, akibatnya penyesatan akidah semakin marak terjadi. 

Kebebasan berpendapat juga telah mendorong orang-orang untuk menyebarkan ide, pendapat, atau pemikiran dengan hawa nafsu mereka tanpa peduli benar atau salah, baik atau buruk, sesat dan menyesatkan orang lain atau tidak, berdampak buruk di tengah tengah umat atau tidak. Kebebasan inilah yang sesungguhnya menjadi  ancaman bagi umat Islam. 

Sistem Islam, Penjaga Akidah Umat

Islam sebagai agama yang sempurna memiliki seperangkat aturan yang menyeluruh dalam mengatur setiap sendi kehidupan manusia. Islam memandang, bahwa akidah adalah hal yang paling mendasar dan perkara penting yang harus ada dan tetap eksis di tengah-tengah umat. Negara merupakan institusi yang memiliki tanggung jawab penuh dalam mewujudkan pandangan ini. Negara tidak akan membiarkan tersebarnya pemikiran, ide, ajaran ataupun aliran aliran yang bertentangan dengan akidah Islam. 

Dalam upaya menjaga akidah umat, negara Islam akan menerapkan sistem pendidikan Islam yang berbasis akidah Islam, mulai dari tingkat dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Sistem pendidikan ini akan mampu melahirkan individu-individu yang berkepribadian Islam, yang lurus, dan kokoh akidahnya. 

Negara Islam akan melarang dan memastikan bahwa tidak ada propaganda ataupun upaya-upaya untuk menyebarkan ide atau pemikiran kufur yang menyesatkan. Siapapun yang melakukannya maka negara akan memberinya sanksi tegas, untuk memberikan efek jera. 

Sungguh hanya Islamlah satu satunya sistem yang akan menjamin dan menjaga akidah umat dari penyesatan akidah. Sudah saatnya umat hari ini bangun dari tidur panjangnya, dan menyadari bahwa tegaknya sistem Islam dalam bingkai khil4f4h adalah urgensitas yang harus diperjuangkan. Allahu Akbar!
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026
Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Urgensi Pelabelan Halal dalam Menjaga Akidah Umat

Urgensi Pelabelan Halal dalam Menjaga Akidah Umat

Maret 08, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026
Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Urgensi Pelabelan Halal dalam Menjaga Akidah Umat

Urgensi Pelabelan Halal dalam Menjaga Akidah Umat

Maret 08, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us