Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Merdeka Belajar Mewujudkan Generasi Berkualitas, Mampukah?
Opini

Merdeka Belajar Mewujudkan Generasi Berkualitas, Mampukah?

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
06 Mei, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Mariyam Sundari, S.Sos.I.,C.LQ.,CTrQ.,C.ALA.
(Jurnalis Ideologis)

TanahRibathMedia.Com—Dilansir dari detik.com (26-2-2024) bahwa Kemendikbudristek akan segera mengesahkan kurikulum merdeka sebagai kurikulum Nasional (Kumnas) 2024. 

Namun, menurut Direktur Eksekutif Bajik Dhita Puti Sarasvati menilai kurikulum merdeka ini masih compang-camping dan banyak kelemahan, jadi harus diperbaiki. 

Jelas kurikulum merdeka ini dianggap masih belum memberikan kejelasan sebagai kurikulum. Sebab, peserta didiknya hanya akan diarahkan kepada kompetensi atau daya saing terhadap sesuatu yang bersifat materi. Namun, di sisi lain melupakan pembinaan aspek akhlak, mental dan ruh agama di dalamnya. 

Apalagi ditambah dengan adanya fakta buramnya pendidikan dalam semua aspek saat ini, makin membludaknya kemaksiatan dan kejahatan melanggar hukum yang dilakukan oleh guru maupun siswa. Lantas, apakah ini yang disebut dengan generasi yang berkualitas? Justru sebaliknya akan menjadikan generasi terpuruk yang jauh dari ranah agama dan akhlak mulia. 

Sebab, kurikulum merdeka akan terus menguatkan sistem kapitalisme sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan yang masih bercokol di negeri saat ini, yang terus menggaungkan budaya Barat kepada generasi. Sehingga, menjadikan generasi rusak lagi merusak. 

Pendidikan merupakan aspek penting sebagai penentu nasib generasi masa depan. Jika pendidikan kapitalisme sekuler yang merusak terus diterapkan dalam kurikulum di negeri ini, sudah jelas akan menjadikan generasi tanpa akhlak mulia yang akan terus bermunculan. Hal ini harus segera diatasi dan diberikan solusi terbaik lagi paripurna. 

Tidak lain hanya Islam yang mampu mengatasi segala permasalahan yang ada dalam kehidupan terlebih kepada generasi. Islam sudah memberikan buktinya yaitu mampu mencetak generasi yang cemerlang, seperti tercatat dalam sejarah sahabat Rasulullah saw., Mus'ab bin Umair sang duta dakwah, yaitu seorang pemuda tampan keturunan bangsawan yang pada usia mudanya, beliau mampu mengislamkan penduduk Madinah dalam waktu yang tidak begitu lama. 

Selain itu, siapa yang tidak kenal Muhammad Al-Fatih, sang penakluk Konstantinopel. Dalam usia yang terbilang muda ia mampu memimpin sekaligus mengemban amanah yang berat lagi cemerlang. Baik Mus'ab bin Umair maupun Muhammad Al-Fatih adalah hasil didikan dari syariat yang dibawa oleh Islam yang mampu mengantarkan generasi pencinta Allah, Rasulullah, dan umat. 

Umat pasti sangat menginginkan putra putri yang seperti Mus'ab bin Umair atau Muhammad Al-Fatih. Jika umat menginginkan perubahan dan kebaikan pada generasi, jelas harus mengubah sistem kapitalisme buatan manusia yang merusak  dengan sistem Islam yang berasal dari pencipta yang sempurna.

Sebab, Islam mampu menargetkan terbentuknya generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, terampil, senantiasa berjiwa kepemimpinan, serta beriman dan bertakwa tentunya. Karena aturan dalam Islam memiliki sistem pendidikan yang terbaik berbasis akidah Islam, yang akan melahirkan generasi berkualitas untuk membangun perubahan dan peradaban mulia. 

Umat sudah sangat merindukan adanya perubahan dari yang merusak menjadi lebih baik. Sistem buatan manusia kapitalisme sekuler jelas berbeda dengan sistem Islam. Dalam sekuler akan terus menerapkan kurikulum merdeka yang sesuai dengan kehendak penguasa, semata-mata hanya demi meraih keuntungan dan kemanfaatan pribadi pemilik modal saja, serta mengabaikan nasib generasi. 

Sebaliknya dalam Islam akan menerapkan kurikulum pendidikan yang tujuannya semata-mata untuk kebaikan umat dan generasi yang akan menjadikan setiap individu seorang hamba yang beriman dan bertakwa. Oleh sebab itu, tunggu apalagi saatnya menerapkan aturan Islam dalam kehidupan. 

Jika aturan Islam diterapkan, bukan hanya mampu menjadikan generasi yang berkualitas, tapi juga segala permasalahan dalam bidang apapun akan teratasi secara komprehensif. Selain itu, memang seharusnya aturan Allah, wajib diterapkan di muka bumi ini, untuk menghindari kezaliman dan kerusakan yang mengundang murka Allah Aza wajalla. 

Juga memang aturan Islam yang pantas diterapkan saat ini. Karena aturannya berasal dari Allah yang maha tahu, seluk-beluk kehidupan. Jika aturan Allah, diterapkan semua permasalahan akan ada solusi terbaiknya, lebih-lebih terhadap nasib generasi. InsyaAllah. []
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us