Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News Ekonomi dalam sistem Kapitalisme
Straight News

Ekonomi dalam sistem Kapitalisme

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
11 Feb, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Guntoro
(Sahabat Tanah Ribath Media) 

TanahRibathMedia.Com—Sistem ekonomi kapitalisme adalah sistem ekonomi yang banyak dianut oleh mayoritas negara-negara di dunia saat ini, termasuk negara dengan mayoritas penduduk muslim. 

Pertumbuhan ekonomi, kemajuan di berbagai bidang termasuk sains dan teknologi, yang telah memberikan dampak yang menguntungkan bagi banyak orang dianggap berhasil karena menganut sistem ini.

Padahal faktanya sistem kapitalisme memiliki dampak negatif yang sangat luar biasa. Berbagai kerusakan yang disebabkan oleh sistem ini terjadi di berbagai bidang dan menyasar berbagai kalangan masyarakat. Kerusakan sistem ini sangat dirasakan juga oleh individu dan keluarga. Ketimpangan ekonomi yang sangat mencolok, rusaknya tatanan pergaulan di masyarakat, dan ketidakstabilan ekonomi merupakan indikasi lain yang dapat kita rasakan. 

Negara-negara penganut sistem kapitalisme juga sangat rentan terhadap krisis. Beberapa faktor yang memperkuat ketidakstabilan ini meliputi sistem keuangan yang ribawi, penggunaan mata uang kertas (fiat money), adanya pasar komoditas berjangka yang memungkinkan perilaku spekulatif dari para pemilik modal. Perilaku tersebut bisa menyebabkan ketidakstabilan yang merugikan masyarakat secara luas. Salah satu contohnya adalah merosotnya nilai tukar rupiah, yang berdampak langsung pada tingkat kesejahteraan rumah tangga karena negara  masih bergantung pada impor pangan.

Fakta Pertumbuhan Ekonomi Pada 2023

Pada tahun 2023 yang lalu, menurut data Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III 2023 tetap tumbuh kuat sebesar 4,94%, walaupun sedikit melambat dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang sebesar 5,17%. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2023 tetap pada kisaran 4,5-5,3%. Sementara itu, konsumsi Pemerintah tumbuh negatif 3,76% disebabkan terutama oleh belanja pegawai yang mengalami pergeseran sehubungan penyaluran gaji ke-13 ke triwulan II. 

Namun, fakta yang terjadi di masyarakat pertumbuhan ekonomi tersebut hanya dirasakan oleh segelintir masyarakat, terutama para pengusaha. Bahkan justru terjadi anomali dari fakta pertumbuhan yang dirilis BPS. Pada tahun 2023 justru terjadi PHK di beberapa perusahaan yang tentu saja menambah angka pengangguran di Indonesia yang mengakibatkan semakin sulit bagi masyarakat terutama kaum buruh. BPS mencatat sampai bulan November 2023 angka pengangguran mencapai 7,86 juta. Tentu saja jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan terjadinya PHK di beberapa perusahaan. Salah satunya yang terjadi di perusahaan yang memproduksi ban yaitu PT. Hung-A Indonesia Cikarang yang mengakibatkan sekitar 1500 karyawan dirumahkan. 
Ini adalah segelintir fakta miris akibat dianutnya sistem kapitalisme di negari ini.

Sistem ini hanya menguntungkan para pemilik modal yang notabene berjumlah sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk di negeri ini. Sehingga kesejahteraan dan kemakmuran tidak dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Tentu saja hal semacam ini tidak akan terjadi jika Islam diterapkan secara total, termasuk dalam tatanan ekonomi.

Wallahu'alam
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Desember 27, 2025
Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Desember 08, 2025
Kupas Tuntas Akar Maraknya Penculikan Anak di Indonesia

Kupas Tuntas Akar Maraknya Penculikan Anak di Indonesia

Desember 05, 2025

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Desember 27, 2025
Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Desember 08, 2025
Kupas Tuntas Akar Maraknya Penculikan Anak di Indonesia

Kupas Tuntas Akar Maraknya Penculikan Anak di Indonesia

Desember 05, 2025

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us