Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News Mencari Ilmu Sama dengan Mencari Seluruh Kebaikan
Straight News

Mencari Ilmu Sama dengan Mencari Seluruh Kebaikan

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Des, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Pengasuh Kajian Mutiara Ummat, Ustazah L. Nur Salamah, S.Pd. menerangkan isi sebuah syair bahwa mencari ilmu sama dengan mencari seluruh kebaikan.

"Maka barangsiapa yang mencari ilmu, sesungguhnya dia telah mencari kebaikan seluruhnya," tuturnya saat membuka kajian, Selasa, 5-12-2023, di Batam.

Barangsiapa, lanjutnya, yang mendapatkan ilmu, sesungguhnya dia telah mendapatkan semua yang dicari. Karena dia (ilmu) adalah kedudukan yang tinggi wahai orang-orang yang berakal.

Kemudian ia menyampaikan isi syair yang menerangkan bahwa orang yang berilmu akan merasa ringan apabila kehilangan kedudukan. "Jika kamu telah mendapatkan ilmu, maka akan ringan bagimu kehilangan kedudukan," jelasnya.

Jika kamu, imbuhnya, kehilangan dunia dan kebaikan-kebaikan nikmat dunia, maka tutup matamu. Karena sesungguhnya ilmu itu adalah sebaik-baik anugerah.

Bunda, sapaan akrabnya juga melanjutkan membaca syair yang lain yang semakna dengan syair di atas tentang keutamaan ilmu fiqih. 

"Dikatakan dalam makna ini: Jika orang yang berilmu tidak berbangga dengan ilmunya, maka sesungguhnya ilmu fiqih itu lebih utama dan ia merasa cukup dengan memilikinya," terangnya.

Sebagai pengasuh kajian, kemudian Ustazah Nur menjelaskan tentang keutamaan atau kemuliaan orang-orang yang berilmu dengan membacakan syair. 

"Betapa banyak minyak wangi yang semerbak, akan tetapi tidak seperti Minyak Misik atau Kasturi. Betapa banyak burung yang terbang tetapi tidak bisa terbang seperti Burung Elang atau Rajawali," ujarnya. 

Maksud dari perumpamaan di atas, bebernya, bahwa semulia apapun seseorang atau setinggi apapun jabatan yang dimilikinya, bahkan sebanyak apapun harta yang dimiliki maka tidak ada yang menandingi kemuliaan atau keutamaan orang-orang yang berilmu. 

Sebelum mengakhiri kajian, ia kembali membacakan syair dari ulama yang lain. "Telah mendendangkan kepadaku sebagian ulama yang lain: Ilmu fiqih adalah hal yang paling mahal dari setiap sesuatu yang engkau tabung. Maka barangsiapa yang mempelajari ilmu, maka dia sedang membangun hal-hal yang paling mulia atau mahal," paparnya.

Syair di atas, kata Ustazah Nur, sangat jelas. Bahwa apapun yang ada di dunia ini, semahal dan semewah apapun tidak akan ada yang menandingi ilmu. Bahkan sesuatu yang bersifat duniawi ini jika Allah kehendaki bisa lenyap kapan saja dalam waktu sekejap.

Terakhir, sebelum mengakhiri kajian ia menegaskan bahwa orang yang mempelajari ilmu itu akan bahagia sejak awal hingga akhir.

"Maka carilah untuk dirimu apa-apa yang tidak kamu ketahui. Maka pada saat pertama kali mempelajari ilmu akan mendapatkan kebahagiaan sampai akhirnya. Dan cukuplah dengan lezatnya ilmu, lezatnya fiqih dan lezatnya kefahaman  sebagai ajakan dan dorongan bagi orang berakal untuk mendapatkan ilmu," pungkasnya. []Bey
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us