Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Semangka Simbol Perlawanan Palestina?
Opini

Semangka Simbol Perlawanan Palestina?

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
05 Nov, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh : Naila Ahmad Farah Adiba
(Siswi MAN Batam)

TanahRibathMedia.Com—Belakangan ini media sosial ramai dengan gambar-gambar buah semangka dengan berbagai macam dan model. Awalnya aku sempat bertanya-tanya, apasih maksud dari gambar buah semangka ini? Hingga akhirnya aku mendapatkan jawaban bahwa buah semangka adalah simbol pengganti dari bendera Palestina, yang digunakan untuk mengelabui pihak musuh. 

Peristiwa yang terjadi di negri Palestina saat ini bukanlah sekadar genosida biasa atau hanya perampasan biasa, namun lebih daripada itu. Ini adalah sebuah penjajahan yang telah dilancarkan oleh etnis-etnis Yahudi sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, sejak Daulah Utsmaniyah runtuh pada 3 Maret 1924 di Istanbul, Turki. 

Sebelum membahas lebih jauh, alangkah baiknya kita mengenal dan mengetahui sejarah mengenai tanah Palestina ini dengan informasi yang benar dan akurat. Jadi, Palestina ini adalah tanah kharijiah yakni tanah yang ditaklukkan tanpa pertumpahan darah sedikitpun oleh Khalifah Umar bin Khattab pada masa pemerintahannya. 

Kemudian sepeninggal Khalifah Umar bin Khattab, Palestina pernah direbut oleh para kaum salib hingga akhirnya Shalahuddin Al Ayyubi menaklukkannya kembali yang juga tanpa pertumpahan darah. Sehingga tanah Palestina ini adalah tanah milik seluruh kaum muslimin, bukan hanya terkotak-kotak pada nations state semata. 

Nah, perlu diketahui juga bahwa kita bukan melarang untuk Save Palestina, namun yang kita perlu perhatikan bersama adalah jangan terlalu menonjolkan Palestina sebagai sebuah negara saja dengan benderanya tersebut, namun lebih kepada bahwa Palestina adalah tanah milik seluruh kaum muslim. Sehingga yang lebih tepat kita suarakan adalah bendera al-Liwa' dan ar-Raya sebagai simbol persatuan seluruh umat Islam dibawah panji dan daulah yang satu, yakni Daulah Islamiah.

Jadi jangan latah untuk mengikuti simbol semangka sebagai wujud kepedulian kita terhadap Palestina, karena solusi yang tepat dan paling jitu bukanlah hal tersebut. 

Aku akan coba menganalogikan peristiwa yang terjadi di Palestina saat ini dengan contoh ada disalah satu perumahan, sebuah rumah di rampok, kita analogikan Hamas sebagai penjaga rumah yang telah disiksa sedemikian rupa, lalu kita sebagi seorang muslim yang tidak mampu memberikan apapun hanya mengatakan dari jauh, "Yang sabar ya! Aku doakan semoga perampoknya cepat keluar."

Nah, apakah hal itu akan membuat si perampok tersebut keluar dengan sendirinya? Tentu saja tidak. Sama seperti halnya Palestina yang kini telah dijajah dan dijarah oleh mereka, maka solusi jitunya bukan hanya sekadar memberi bantuan logistik dan barang-barang lainnya. Solusi yang tepat tidak lain dan tidak bukan adalah mendirikan sebuah Daulah yang akan mampu melindungi seluruh rakyatnya dari ancaman dan dan marabahaya yang datang.

Nah, oleh karenanya tugas kita saat ini adalah terus berjuang dan berdakwah untuk menyadarkan umat bahwa satu-satunya solusi bagi permasalahan Palestina dan seluruhnya hanyalah berdirinya Daulah Islamiah secara keseluruhan di muka bumi.

Wallahu a'lam bish showwab.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us