PUISI
Aku Rindu Tapi Aku Malu
Oleh: Putri Az Zahra
TanahRibathMedia.Com—Dunia ini telah menarikku menjauhi fitrahku
Mengikis perlahan meninggalkan bayang-bayang pekat hijrahku
Dia memperdaya pemikiran semu di otakku
Mengacaukan pondasi keimanan yang telah kubangun dengan peluh
Aku kalah, aku kalah
Benarkah?
Bisakah aku merangkai kembali serpihan pahala itu
Oh, tidak, ternyata sibuk yang kupamerkan telah menghentikan langkahku meraih Jannah itu
Kini mengurungku dalam situasi ambigu
Teman-teman yang dahulu membersamaiku perlahan meninggalkanku
Tidak ada lagi nasihat bagiku
Tidak ada lagi tawa bersamaku
Tidak ada lagi mendengarkan isi hatiku
Karena kami memang sudah beda visi beda misi tertentu
Dan suasana itu
Aku rindu tapi aku malu
Bisakah aku kembali dan keluar dari persimpangan jalan ini
Aku lelah, aku ingin kehidupan yang dulu
Ya Rabbi
Kembalikan, kembalikan itu kepadaku
Bisakah?
Aku rindu tapi aku malu
Ini yang membuatku terkurung dalam kesesakan nafas di dadaku
Hati kecilku selalu berharap ada yang meraih tangan ini kembali
Merangkul pundak ini
Membiarkan pecah tangisku
Dan mengeluarkan kepenatan yang mengikis sesal di dadaku
Jangan biarkan ku sendiri wahai teman-temanku
Peluk jauh buatmu yang ingin kembali
Kami akan senantiasa membuka hati ini untuk kamu
Kembalilah, jika kau sudah merasa dunia ini begitu penuh kepalsuan
Jangan biarkan langkah kakimu terus menjauhi fitrahmu
Kembalilah, jangan malu
Karena kami akan selalu merangkulmu
Dumai, September 2026
Via
PUISI
Posting Komentar