OPINI
New Gaza dan Dewan Perdamaian, Kendali Total AS dan Israel
Oleh: Ismarini Rambulan
(Sahabat Tanah Ribath Media)
TanahRibathMedia.Com—Sungguh sangat menyedikan nasib saudara-saudara kita di Palestina saat ini. Di tengah kelaparan dan serba kekurangan, dunia bukannya membantu tapi menambah kesedihan mereka dengan adanya Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump. Sangat jauh dari kata damai karena salah satu negara anggota dari organisasi itu adalah Israel. Perdama Menteri Israel menyerukan untuk menghacurkan seluruh Gaza dan mengusir paksa warganya. Ini diperparah oleh pendiri organisasi ini yaitu AS yang sudah menyiapkan pembangunan New Gaza. Diketahui pembagunan ini murni rancangan mereka tanpa adanya keterlibatan dan pendapat dari warga Palestina.
Coba kita pikirkan bersama dengan logika yang waras, apakan organisasi ini untuk kedamaian Palestina? Tentu saja tidak. Tujuan dari AS membentuk Dewan Perdamaian Gaza adalah untuk mengendalikan Gaza secara total.
Semua ini adalah langkah cuci tangan AS dan Israel, di mana mereka ingin menguasai gaza dan menghilangkan jejak genosida dengan membangun New Gaza. Sunguh ini sebuah sejarah yang kelam.
Dunia sudah sangat mengecam apa yang dilakukan Israel selama ini pada Palestina. Oleh sebab itu, AS dan Israel sepertinya mencari cara agar kejahatan mereka bisa terlupakan dengan mengatur siasat demi menguasai dan mengendalikan Gaza secara total.
Sampailah di mana AS merangkul negeri-negeri muslim untuk ikut dalam siasatnya yaitu bergabung pada Dewan Perdamaian Gaza. Ini dilakukan AS untuk memperkuat posisi kendali politik internasional agar dunia bisa mereka bungkam. Kita sudah sangat lelah dengan apa yang terjadi di Gaza saat ini. Wilayah Gaza dan Palestina sejatinya tanah milik umat Islam yang dirampas oleh Israel. Kita semua tahu bagaimana kejamnya cara mereka merampas tanah tersebut, mengorbankan warga sipil, anak–anak, dan wanita.
Sekarang negeri-negeri muslim seperti anjing penjilat di mana mereka lebih memilih tunduk patuh dan memberikan loyalitas pada negara kafir, padahal Allah melarang hal tersebut. Hari ini umat dan pengusa Islam harusnya sadar dan bersatu, karena umat dan penguasa dunia Islam wajib melawan makar AS dan Israel untuk menguasai Gaza. Umat harus paham bahwa semua ini salah dan tidak sesuai syariat islam.
Jika sudah begini, maka menegakkan khilafah dan jihad untuk membebaskan Palestina wajib menjadi prioritas perjuangan umat bersama partai politik Islam ideologi. Karena solusi yang ditawarkan oleh AS dan seluruh anggotanya yang terlibat dari Dewan Perdamaian Gaza tersebut bukanlah akhir dari genosida untuk kedamain Palestina, melainkan itu adalah awal dari pemusnaan Palestina secara total.
Via
OPINI
Posting Komentar