Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda PUISI Buku Tulis yang Tak Pernah Sampai
PUISI

Buku Tulis yang Tak Pernah Sampai

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
09 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Ilma Nafiah

TanahRibathMedia.Com—Seorang anak tumbang sebelum dewasa
usia kecil dipaksa mengerti derita
bukan perang, bukan amukan alam semata
hanya buku tulis yang tak mampu dibeli dari negara

Sekolah menjanjikan masa depan bahagia
namun rumah mengajarkan arti papa
mimpi dilipat bersama rasa kecewa
karena kemiskinan diwariskan tanpa jeda

Negara berteriak pendidikan terbuka
namun biaya datang tanpa rasa bersalah
buku, pulpen, seragam, jadi syarat utama
gratis berubah dusta yang dilegalkan bahasa

Anak belajar dalam tekanan jiwa
takut salah takut dimarahi tanpa dosa
bukan malas bukan menolak cita
namun hidup menindih kepala belia

Kemiskinan dijaga sebagai warisan lama
mengalir dari kebijakan ke tubuh manusia
negara menunggu sampai nyawa sirna
baru datang membawa simpati kosong makna
Islam memandang ilmu cahaya mulia
hak anak yang wajib dijaga negara
bukan diserahkan pada orang tua papa
atau dibiarkan mati oleh sistem yang kejam nyata

Sejarah mencatat baitul mal bekerja
menjamin hidup pelajar tanpa cela
anak disokong sejak usia muda
agar belajar tak berakhir luka

Umar menetapkan tunjangan keluarga
agar miskin tak memakan jiwa
negara hadir sebelum air mata
bukan setelah jasad dibungkus duka
Selama ilmu diperdagangkan harga
dan miskin dipersalahkan terus menerus saja
anak-akan terus jadi korban senyap bernama data
hingga negara berhenti membunuh lewat kelalaian kuasa
Via PUISI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Pekerja Informal Menjamur, Bukti Negara Gagal Ciptakan Lapangan Kerja

Tanah Ribath Media- Mei 13, 2026 0
Pekerja Informal Menjamur, Bukti Negara Gagal Ciptakan Lapangan Kerja
Oleh: Pudji Arijanti (Pegiat Literasi untuk Peradaban) TanahRibathMedia.Com— Julukan Zamrud Khatulistiwa memang pantas diberikan kepada Indonesia. …

Most Popular

Mengkritisi Proyek BRT, ketika Kemajuan Tak Sekadar Fisik

Mengkritisi Proyek BRT, ketika Kemajuan Tak Sekadar Fisik

Mei 08, 2026
Refleksi May Day, Negara Mandul Ciptakan Lapangan Kerja

Refleksi May Day, Negara Mandul Ciptakan Lapangan Kerja

Mei 08, 2026
Kampus Tak Lagi Aman: Peringatan Serius atas Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Kampus Tak Lagi Aman: Peringatan Serius atas Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Mei 08, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023

Popular Post

Mengkritisi Proyek BRT, ketika Kemajuan Tak Sekadar Fisik

Mengkritisi Proyek BRT, ketika Kemajuan Tak Sekadar Fisik

Mei 08, 2026
Refleksi May Day, Negara Mandul Ciptakan Lapangan Kerja

Refleksi May Day, Negara Mandul Ciptakan Lapangan Kerja

Mei 08, 2026
Kampus Tak Lagi Aman: Peringatan Serius atas Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Kampus Tak Lagi Aman: Peringatan Serius atas Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Mei 08, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us