Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda SP Akibat Kerakusan, Rakyat Dikorbankan dan Musibah Terjadi di Mana-Mana
SP

Akibat Kerakusan, Rakyat Dikorbankan dan Musibah Terjadi di Mana-Mana

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
05 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp




TanahRibathMedia.Com—Dilansir dari Okezone.com (29-11-2025), beberapa daerah di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Sejumlah rumah di Aceh, Langsa, Binjai, Medan hingga Tapanuli terendam Banjir. Tanah longsor di Banjarnegara dan Perbukitan Jawa, menyapu apapun yang di lewatinya. Erupsi Semeru di Lumajang pun belum berhenti, membuat warga terpaksa meninggalkan tanah tempat mereka tinggal.

Bencana yang datang silih berganti ini bukan sekadar rangkaian musibah alam biasa. Ada tangan-tangan manusia yang ikut andil, terutama kerakusan yang membutakan hati para penguasa dan pemilik modal. Hutan digunduli tanpa ampun, bukit dikeruk demi keuntungan, dan sungai-sungai dipersempit oleh bangunan yang berdiri tanpa izin yang jelas. Ketika keseimbangan alam dirusak, maka tak heran jika alam menagih kembali haknya. Sesuai dengan Firman Allah Swt. dalam QS Ar-Rum ayat 41 :

 ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ 

Yang artinya:

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Dalam Sistem Kapitalis Sekularisme, rakyat selalu menjadi korban paling pertama. Mereka kehilangan rumah, harta, bahkan nyawa. Namun suara mereka sering kali tenggelam di antara hiruk-pikuk kepentingan elite yang lebih sibuk menjaga kekuasaan daripada menjaga keselamatan rakyatnya. Bantuan tak jarang datang terlambat, penanganan bencana pun seringkali hanya bersifat sementara tanpa mengubah akar masalah yang terus dibiarkan.
Alhasil nampak jelaslah kebobrokan dari Sistem yang diterapkan saat ini.

Inilah akibat kerakusan para penguasa, yang mengakibatkan kerusakan merajalela, sementara rakyat dipaksa menanggung beban. Musibah yang terjadi di berbagai daerah seharusnya menjadi peringatan keras bahwa kebijakan yang abai pada lingkungan hanya akan membawa kehancuran yang lebih besar. 

Sudah waktunya kita bersuara lebih lantang, menuntut pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk kembali menegakkan Aturan Islam, Aturan yang bersumber dari Allah Swt. yang mempunyai wewenang sebagai Al Hakim (Pembuat Hukum).
Karena sejatinya hanya dengan Sistem Islam-lah segala problematika hidup manusia termasuk bencana bisa terselesaikan.

Wallahu'alam bishawab.

Ulpasari 
(Komunitas Ibu Peduli Generasi)
Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us