Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda IBRAH Nikmat yang Tak Terlihat
IBRAH

Nikmat yang Tak Terlihat

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Jul, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Maman El Hakiem
(Pegiat Literasi)

TanahRibathMedia.Com—Pagi itu, seperti biasa.
Aku bangun tanpa alarm, membuka mata, dan masih menemukan atap yang sama di atas kepala.
Langit mendung, suara ayam bersahut-sahutan.
Anak-anakku masih terlelap, dan aroma nasi dari dapur mulai menguar.

Kuhampiri istri yang tengah menyiapkan sarapan.
“Biasa aja, ya,” gumamku dalam hati.
Rutinitas yang sama. Rumah yang itu-itu saja. Makanan yang sederhana. Hidup yang datar-datar saja.

Kupikir, mungkin aku butuh sesuatu yang baru.
Sesuatu yang lebih.
Sesuatu yang ‘wah’.
Bukankah hidup harus berkembang?

Tapi siang itu, aku bertemu seseorang.

Di warung kecil pinggir jalan, aku duduk bersebelahan dengan seorang bapak.
Tubuhnya kurus, wajahnya teduh. Tangannya memegang sebungkus nasi yang belum dibuka.

Kami berbincang ringan.
Sampai akhirnya, ia berkata, “Saya baru dapat kerja hari ini. Nguli bongkar pasir. Ini makan siang pertama saya setelah dua hari cuma minum air keran.”

Aku terdiam.

Mataku menatap nasi bungkus itu.
Nasi putih, tempe goreng, sambal. Biasa saja.
Tapi di matanya, nasi itu seperti pesta.

Ia tersenyum lebar, penuh syukur.
“Alhamdulillah... saya doakan semoga Bapak juga selalu diberi rezeki,” ucapnya sambil menyambung makan dengan pelan.

Aku menunduk. Tiba-tiba dada ini sesak.
Apa yang tadi pagi aku anggap biasa, baginya adalah anugerah luar biasa.
Apa yang kubilang "datarnya hidup", ternyata adalah "doa yang terkabul" bagi orang lain.

Ternyata aku tak kekurangan.
Aku hanya lupa bersyukur.

Hari itu bukan hari yang biasa.

Itu adalah hari ketika Allah menegurku
melalui seseorang yang tak pernah kutemui sebelumnya.
Melalui sepiring nasi, dan senyum syukur yang benar-benar tulus.

Sejak hari itu, setiap aku merasa hidupku "kurang menarik",
aku ingat kembali pertemuan itu.
Dan kusebut satu-satu nikmat yang kuluputkan dari rasa syukur:

Atap. Nafas. Keluarga. Waktu.
Kesempatan. Kesehatan.
Dan hati yang masih bisa disentuh oleh cerita orang lain.

Karena mungkin…
apa yang hari ini aku keluhkan,
adalah sesuatu yang orang lain masih panjatkan dalam doanya setiap malam.

Kota Angin, 8 Juli 2025
Via IBRAH
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us