Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News Pamong Institute Beberkan Langkah Serius Menyelamatkan Lingkungan di Negeri Ini
Straight News

Pamong Institute Beberkan Langkah Serius Menyelamatkan Lingkungan di Negeri Ini

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
27 Mar, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Direktur Pamong Institute, Wahyudi Al Maroky, beberkan langkah serius yang harus dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan di negeri ini.

"Langkah serius yang harus kita lakukan untuk bisa menyelamatkan lingkungan kita dan seterusnya," ucapnya dalam acara Kabar Petang bertajuk Membela Hutan Indonesia, Ahad (16-03-2025) di kanal YouTube Khilafah News.

Pertama, sebutnya, para penguasa, para pemerintah, serta para pejabat, baik aparat sipil, aparat polri maupun TNI harus pro lingkungan.

"Harus punya kepedulian terhadap lingkungan, agar punya cara pandang, kalau merusak lingkungan maka harus segera diamankan atau ditindak," ujarnya.

Yang kedua, lanjutnya, harus ada para politisi yang pro lingkungan juga, karena harus membuat regulasi atau aturan-aturan yang begitu ketat terhadap para pelaku bisnis di lingkungan yang berpotensi merusak lingkungan.

"Regulasi harus ketat dan para politisi yang membuat regulasi juga yang pro lingkungan," tuturnya.

Jangan membuat undang-undang yang justru melindungi para pembisnis, cecarnya, tetapi tidak melindungi lingkungan.

Ketiga, sambungnya kembali, aparat penegak hukum harus betul-betul amanah, bersih dan profesional.

"Memang penting aparat yang profesional, tapi harus aparat yang bersih dan amanah" ungkapnya.

Kendala Serius

Bung Rocky, sapaan akrabnya berspekulasi bahwa untuk menyelamatkan lingkungan yang sudah terlanjur rusak ini memiliki kendala yang serius yaitu sistem demokrasi.

"Kemungkinan bisa menyelamatkan lingkungan negeri ini, walaupun sudah terlanjur rusak. Namun, memiliki kendala serius yaitu sistem demokrasi dengan biaya begitu mahal, maka praktis itu sulit sekali dilakukan," tukasnya.

Menurutnya, kalau ingin melakukan perlindungan terhadap lingkungan hidup maka harus mengubah sistem demokrasi yang begitu mahal menjadi sebuah sistem yang lebih simpel, sehingga tidak bisa menjadi sarana para pebisnis untuk masuk ke lingkungan politik dengan mendukung calon-calonnya.

"Dengan dukungan itu, dia akan bisa merapat di kekuasaan dan mendapat perlindungan, bahkan bisa membuat hukum dan aturan yang pro kepada lingkungan, pro kepada bisnis mereka yang justru tidak melindungi lingkungan," sesalnya.

Ia juga mengingatkan, betapa pentingnya berpikir ulang terkait dengan praktik hari ini yang dilakukan dengan uang, karena praktik sistem demokrasi yang begitu mahal. Akhirnya, menghadirkan para politisi baik di legislatif, eksekutif bahkan sampai di yudikatif seolah-olah punya hutang budi kepada para pembisnis yang bergerak di bidang lingkungan.

"Dan dengan itu mereka sungkan untuk menindak atau bahkan tidak akan menindak atau bahkan lamban dalam menindak, walaupun terjadi pelanggaran hukum atau bahkan hukumnya dibuat sehingga melindungi mereka," tandasnya.

Terakhir, ia menegaskan bahwa perlunya menata ulang cara untuk menghentikan mekanisme politik demokrasi dengan biaya tinggi, yakni dengan mengubah sistemnya.

"Harus berpikir ulang tentang cara untuk menghentikan mekanisme politik demokrasi biaya tinggi dan harus diubah sistemnya. Sehingga, punya peluang untuk menata ulang pemerintahan, karena negeri ini jadi lebih efisien dan juga tidak terjerat KKN atau terjerat kepada kolusi, korupsi, nepotisme dan seterusnya," pungkasnya.[] Novita Ratnasari
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Romansa Ditolak, Nyawa Terancam: Potret Gagalnya Sistem Pendidikan Sekuler

Tanah Ribath Media- Maret 11, 2026 0
Romansa Ditolak, Nyawa Terancam: Potret Gagalnya Sistem Pendidikan Sekuler
TanahRibathMedia.Com— Lagi-lagi, terjadi kekerasan remaja di lingkungan pendidikan. Kali ini ada di UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang melibatkan se…

Most Popular

Kekerasan Aparat dan Suburnya Ketidakadilan, Dampak Sistem Sekuler

Kekerasan Aparat dan Suburnya Ketidakadilan, Dampak Sistem Sekuler

Maret 10, 2026
Aneh, MBG tetap Jalan Meski di Bulan Ramadan

Aneh, MBG tetap Jalan Meski di Bulan Ramadan

Maret 10, 2026
Kekerasan Aparat, Cermin Gagalnya Sistem Sekuler

Kekerasan Aparat, Cermin Gagalnya Sistem Sekuler

Maret 08, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Kekerasan Aparat dan Suburnya Ketidakadilan, Dampak Sistem Sekuler

Kekerasan Aparat dan Suburnya Ketidakadilan, Dampak Sistem Sekuler

Maret 10, 2026
Aneh, MBG tetap Jalan Meski di Bulan Ramadan

Aneh, MBG tetap Jalan Meski di Bulan Ramadan

Maret 10, 2026
Kekerasan Aparat, Cermin Gagalnya Sistem Sekuler

Kekerasan Aparat, Cermin Gagalnya Sistem Sekuler

Maret 08, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us