Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Demokrasi Tidak Akan Membentuk Masyarakat yang Bertakwa
Opini

Demokrasi Tidak Akan Membentuk Masyarakat yang Bertakwa

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
20 Mar, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Muhammad Syafi'i 
(Aktivis Dakwah)

TanahRibathMedia.Com—Selain gagal dalam melahirkan pemimpin yang pro terhadap kepentingan rakyat serta melahirkan banyak konflik di tengah masyarakat, demokrasi juga tidak akan mampu membentuk masyarakat yang beriman dan bertakwa. Karenanya, demokrasi bukan hanya tidak diperlukan dalam mengatur urusan umat Islam melainkan harus dibuang.

Akidah yang melahirkan demokrasi menjadi penyebab utama sulitnya umat Islam meraih predikat manusia yang bertakwa. Demokrasi lahir dari sekularisme, sebuah akidah yang memisahkan agama dari kehidupan. Sekularisme meyakini adanya Tuhan sebagai pencipta tetapi Tuhan tidak mengatur urusan kehidupan manusia. Agama diakui dan punya ruang tersendiri oleh sekularisme tetapi tidak boleh mencampuri urusan kehidupan lainnya seperti ekonomi, politik, sosial maupun urusan negara.

Ibarat anak kandung, demokrasi bakal selalu tunduk dan patuh kepada sekularisme. Demokrasi tentunya tidak akan membiarkan berkembangnya pandangan maupun keyakinan yang bertentangan dengan sekularisme apalagi mengancam eksistensinya di muka bumi. Karena itu, demokrasi tidak akan pernah mendukung konsep takwa dalam arti yang sebenarnya. Sebab, konsep takwa dalam arti yang sebenarnya sangat bertentangan bahkan dapat membinasakan sekularisme. 

Pertentangan konsep takwa dengan sekularisme sangatlah jelas. Takwa adalah konsep yang terlahir dari ajaran Islam. Sementara akidah Islam sangat bertentangan dengan sekularisme. Akidah Islam meyakini Allah sebagai pencipta sekaligus mengatur seluruh kehidupan umat manusia. Tidak seperti sekularisme, Islam tidak memisahkan agama dari kehidupan. Justru, Islam mengharuskan setiap Muslim terikat dengan ajaran Islam dalam seluruh aspek kehidupan.

Suasana kehidupan masyarakat yang dibentuk dengan berbagai konsep pemikiran yang terlahir dari sekularisme dan dilindungi oleh demokrasi semakin menyulitkan seorang Muslim meraih predikat takwa. Liberalisme yang menuntut kebebasan berperilaku menciptakan manusia yang hanya mengikuti hawa nafsunya belaka. Pluralisme dan sinkritisme telah merusak aqidah umat yang seharusnya menjadi pondasi dalam membangun ketakwaan. 

Kapitalisme melahirkan orang-orang kaya yang hanya berorientasi pada materi, rakus dengan harta, dan tidak peduli berbuat zalim demi mengejar materi.

Dengan akidah sekularisme dan berbagai konsep kehidupan yang berkembang dalam demokrasi itu, masyarakat yang bertakwa tidak akan terwujud. Lebih dari itu, menjadi seorang Muslim yang beriman dan bertakwa dalam sistem demokrasi sangatlah sulit meskipun tidak bisa dikatakan mustahil.

Alih-alih melahirkan masyarakat yang bertakwa, demokrasi hanya akan melahirkan masyarakat yang rusak. Selain itu menjadikan masyarakat jauh dari agama, merajalelanya kemaksiatan, maraknya tindakan kriminal, terlahir banyak koruptor sangat mewarnai kehidupan masyarakat demokrasi. Dampaknya berbagai kesempitan hidup melanda masyarakat, berupa kemiskinan, depresi, berbagai macam penyakit, kesewenang-wenangan, penjajahan serta berbagai penderitaan lainnya. 

Karena itu, sebuah keharusan membuang demokrasi dengan sekularisme yang melahirkannya dan berbagai pemikiran yang dipeliharanya untuk mewujudkan masyarakat yang bertakwa. Siapa saja yang mengaku beriman  tidak boleh lagi memperjuangkan demokrasi atau sekadar membelanya jika ingin benar-benar meraih ketakwaan. 

Untuk mengganti demokrasi, Islam memiliki sistem pemerintahan yang dipimpin oleh seorang Khalifah yang dibai'at untuk menerapkan seluruh syari'at Islam dan menjaga kemurnian akidah Islam. Dengan diterapkannya syari'at Islam secara menyeluruh dalam seluruh aspek kehidupan dengan berlandaskan akidah Islam, maka akan tercipta suasana keimanan yang kuat di lingkungan masyarakat. Terciptalah masyarakat Islam yang memliki pemikiran yang sama mengatur kehidupannya berdasarkan syariat Islam. Masyarakat yang tidak hanya berorientasi dunia tetapi selalu mengejar kebahagiaan di akhirat.
Akhirnya, masyarakat yang bertakwa hanya bisa tercipta dalam sistem pemerintahan Islam yang dikenal dengan sebutan khilafah, bukan demokrasi apalagi yang lain.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Tanah Ribath Media- Juli 21, 2026 0
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi
Oleh: Lina (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, terseret…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Ketika Isu LGBT Kembali menjadi Perbincangan Publik

Juli 18, 2026
Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Ustaz AI Tidak Bisa menjadi Rujukan Agama

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us