Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News Bulan Ramadan, Bulan Mendekatkan Diri kepada Allah
Straight News

Bulan Ramadan, Bulan Mendekatkan Diri kepada Allah

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
22 Mar, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Direktur Forum On Islamic World Studies (FIWS) Farid Wadjdi menyampaikan di bulan Ramadan seharusnya mendekatkan diri kepada Allah Swt.

"Kita kembali berada pada bulan Ramadan yang penuh barokah ini, bulan Ramadan yang seharusnya mendekatkan diri kita kepada Allah Swt.," ujarnya dalam acara Minutes to Change: Mengenal Allah Lewat Ayat Ciptaan-Nya, Sabtu (15-03-2025) di kanal YouTube One Ummah TV.
Cara yang paling pertama, menurutnya, dengan mengenal Allah Swt. yaitu harus yakin terlebih dahulu kepada keberadaan Allah.

"Kalau kita tidak yakin akan adanya Allah, bagaimana kita bisa mengenal Allah? Bagaimana bisa kita taat kepada Allah Swt? Bagaimana muncul rasa takut kita kepada Allah Swt.? Karena itu mengenal Allah Swt. itu sangat penting terutama membuktikan Allah itu ada," bebernya.

Menarik, lanjutnya, di dalam Al-Qur'an Allah mengajarkan bagaimana cara membuktikan keberadaan Allah dengan melihat alam semesta dan melihat ciptaan-Nya. Karena tidak mungkin ada ciptaan tanpa ada penciptanya. Tidak mungkin ada makhluk tanpa ada Al-Khaliq, serta tidak mungkin ada keteraturan tanpa ada yang mengaturnya.

"Melihat ciptaan yang demikian teratur, yang demikian luar biasa ini, sungguh itu menjadi bukti nyata akan adanya Allah," ulasnya.
Inilah, sambungnya, yang difirmankan oleh Allah dalam Al-Qur'an yang artinya:
 
"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, Allah mengajak kita untuk berpikir dengan cara melihat alam semesta, melihat pergantian siang dan malam, penciptaan langit dan bumi".

Dalam ayat ini, imbuhnya, ada dua hal yang diinginkan oleh Allah kepada kita, yaitu memperhatikan penciptaan langit dan bumi, artinya apa setiap ada ciptaan pasti ada penciptanya. Kemudian berikutnya melihat keteraturan pergantian siang dan malam.

"Malam dan siang ini adalah suatu wujud keteraturan. Bagaimana mungkin keteraturan itu bisa terjadi kalau tidak ada yang mengaturnya? Pakaian kita yang demikian teratur ini karena kita yang mengaturnya, apalagi alam semesta ini yang demikian teraturnya, tidak mungkin atau mustahil tanpa ada yang mengaturnya. Itulah Allah Swt.," terangnya.

Cara kedua, cetusnya, setelah yakin keberadaan Allah, maka tugas umat Islam itu taat kepada Allah, karena kaum Muslimin sejatinya adalah Abdullah (hamba Allah), maka apapun perintah Allah harus taat.

"Sebagaimana dalam Al-Qur'an Allah Swt. mengaitkan ketaatan kita kepada Allah dengan keimanan. Jadi bukti keimanan kita itu bukan tidak cukup hanya yakin akan adanya Allah tapi tunduk kepada seluruh perintah-perintah Allah," paparnya.

Ia menuturkan, selaras dengan firman Allah di dalam surah Al-Maidah ayat 44 yang artinya: "Barang siapa yang tidak berhukum dengan apa-apa yang diturunkan oleh Allah disebut kafir, tidak beriman".

"Kalau dia masih yakin kepada Allah, tapi dia tidak mau berhukum pada hukum Allah dengan alasan yang lain yang tidak terkait dengan keimanan, dia bisa fasik, dia bisa zalim," tukasnya.

Jadi, bagaimanapun posisi umat Islam di hari akhir sangat ditentukan oleh apa yang dilakukan selama di dunia. Karena itu, penting untuk mengamati alam semesta ini sampai benar-benar yakin 100 persen bahwa Allah itu ada dan setelah itu taat pada Allah serta beriman kepada hari akhir.

“Inilah yang membuat ketaatan kaum Muslimin semakin meningkat,”pungkasnya.[] Novita Ratnasari
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Perempuan dan Generasi Menanggung Beban Berlapis Akibat Karhutla

Tanah Ribath Media- September 15, 2026 0
Perempuan dan Generasi Menanggung Beban Berlapis Akibat Karhutla
TanahRibathMedia.Com— Karhutla di Kalimantan sudah menjadi musibah tahunan yang belum ada solusinya sampai hari ini, akibat pembukaan lahan yang ma…

Most Popular

Jalur Mandiri: Ladang Korupsi, Berkedok Prestasi

Jalur Mandiri: Ladang Korupsi, Berkedok Prestasi

September 10, 2026
Karhutla Tak Kunjung Usai, Ada yang Salah dalam Tata Kelola Hutan

Karhutla Tak Kunjung Usai, Ada yang Salah dalam Tata Kelola Hutan

September 13, 2026
Karhutla Berulang: Bencana yang Disengaja?

Karhutla Berulang: Bencana yang Disengaja?

September 09, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Jalur Mandiri: Ladang Korupsi, Berkedok Prestasi

Jalur Mandiri: Ladang Korupsi, Berkedok Prestasi

September 10, 2026
Karhutla Tak Kunjung Usai, Ada yang Salah dalam Tata Kelola Hutan

Karhutla Tak Kunjung Usai, Ada yang Salah dalam Tata Kelola Hutan

September 13, 2026
Karhutla Berulang: Bencana yang Disengaja?

Karhutla Berulang: Bencana yang Disengaja?

September 09, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us